Portal Berita Ekonomi Kamis, 22 Oktober 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:08 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup menguat 0,75% pada level 24.754.
  • 16:07 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup menguat 0,53% pada level 2.370.
  • 16:07 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup menguat 0,31% pada level 23.639.
  • 16:06 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup melemah 0,09% pada level 3.325.
  • 16:06 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup melemah 0,07% pada level 2.526.
  • 16:05 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka melemah 1,57% pada level 5.797.
  • 16:04 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,30% terhadap Yuan pada level 6,6569 CNY/USD.
  • 16:04 WIB. Valas - Rupiah ditutup menguat 0,17% terhadap Dollar AS pada level 14.632 IDR/USD.

Tak Hanya Raja Minyak Sawit, Indonesia: Pionir Produsen Green Gasoline

Tak Hanya Raja Minyak Sawit, Indonesia: Pionir Produsen Green Gasoline
WE Online, Jakarta -

Meskipun telah dimulai sejak tahun 2008 silam melalui program biodiesel berbasis minyak sawit, implementasi dan inovasi sumber energi terbarukan serta green energy oleh pemerintah Indonesia dan sejumlah stakeholder terkait makin marak dilakukan sejak akhir tahun 2019.

Tidak hanya berhenti di B30 yang saat ini beredar di Indonesia, pemerintah dan PT Pertamina (Persero) terus melahirkan terobosan baru terkait green diesel, green avtur, dan green gasoline (bensin).

Baca Juga: Sekolah Binaan Grup Astra Olah Lidi Sawit Jadi Produk Bernilai Ekonomis Tinggi

Kebijakan green energy yang dijalankan PT Pertamina adalah dengan memanfaatkan minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO) yang melimpah di dalam negeri sebagai bahan baku utama sehingga produk green energy memiliki tingkat komponen dalam negeri (TKDN) yang sangat tinggi. Langkah ini juga dinilai sangat positif karena dapat mengurangi defisit transaksi negara dan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

Deputy CEO PT Kilang Pertamina Internasional, Budi Santoso Syarif, mengatakan, "Indonesia menjadi negara pertama di dunia yang menghasilkan gasoline dari sawit. Belum pernah dilakukan di dunia di skala operasional. Baru sebatas skala paper research. Pertamina menjadi yang pertama."

Dalam pengembangan green gasoline, PT Pertamina sudah melakukan uji coba sejak 2018 di Kilang Plaju dan Cilacap. Saat ini, Pertamina bersama berbagai pihak terus mengembangkan katalis merah putih untuk dapat mengolah Refined, Bleached, and Deodorized Palm Oil (RBDPO) menjadi green gasoline.

Dalam uji coba green gasoline di Kilang Plaju, PT Pertamina baru mampu mengolah minyak sawit sebesar 20 persen. Lebih lanjut Budi mengatakan bahwa uji coba terus dijalankan untuk memperoleh kondisi optimum pengolahan RBDPO menjadi green gasoline.

Saat yang bersamaan, di kilang Plaju, PT Pertamina juga sedang menyelesaikan pembangunan fasilitas biorefinery dengan kapasitas produksi sebesar 20.000 barel per hari dan diharapkan akan selesai pada kuartal IV-2023. Di akhir 2020, PT Pertamina akan melakukan uji coba produksi green avtur dari RBD Palm Kernel Oil dengan injeksi sebesar 3 persen.

Lebih lanjut Budi menerangkan, "Pencampuran langsung CPO dengan bahan bakar fosil di kilang ini secara teknis lebih sempurna dengan proses kimia sehingga menghasilkan bahan bakar bensin dengan kualitas lebih tinggi karena nilai octane mengalami peningkatan."

Hasil implementasi co-processing tersebut telah menghasilkan Green Gasoline Octane 90 sebanyak 405 MB per bulan atau setara 64.500 kiloliter per bulan dan produksi Green LPG sebanyak 11.000 ton per bulan.

Baca Juga

Tag: Sawit, Energi Terbarukan, PT Pertamina (Persero), B30

Penulis: Ellisa Agri Elfadina

Editor: Puri Mei Setyaningrum

Foto: Kementan

Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,927.93 3,888.63
British Pound GBP 1.00 19,112.38 18,919.29
China Yuan CNY 1.00 2,210.74 2,188.52
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,731.29 14,584.71
Dolar Australia AUD 1.00 10,425.33 10,320.14
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,900.81 1,881.87
Dolar Singapura SGD 1.00 10,869.39 10,757.27
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,444.79 17,269.76
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,554.85 3,515.23
Yen Jepang JPY 100.00 13,980.54 13,837.49
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5096.446 -3.394 707
2 Agriculture 1163.989 1.570 24
3 Mining 1444.949 11.076 47
4 Basic Industry and Chemicals 759.889 4.898 80
5 Miscellanous Industry 930.858 11.455 53
6 Consumer Goods 1822.694 -3.494 60
7 Cons., Property & Real Estate 313.044 -2.121 95
8 Infrastruc., Utility & Trans. 820.850 1.847 79
9 Finance 1123.950 -7.834 94
10 Trade & Service 639.715 3.932 175
No Code Prev Close Change %
1 JAYA 96 114 18 18.75
2 LION 238 270 32 13.45
3 PTIS 137 155 18 13.14
4 CNTX 200 226 26 13.00
5 TRIN 234 262 28 11.97
6 SAME 134 150 16 11.94
7 WAPO 70 78 8 11.43
8 INTD 142 156 14 9.86
9 INKP 8,650 9,475 825 9.54
10 PORT 440 480 40 9.09
No Code Prev Close Change %
1 PPGL 306 276 -30 -9.80
2 BRIS 1,500 1,395 -105 -7.00
3 OKAS 115 107 -8 -6.96
4 POLL 4,890 4,550 -340 -6.95
5 BNLI 2,590 2,410 -180 -6.95
6 LCKM 346 322 -24 -6.94
7 JSKY 188 175 -13 -6.91
8 APEX 160 149 -11 -6.88
9 CTBN 2,930 2,730 -200 -6.83
10 PCAR 294 274 -20 -6.80
No Code Prev Close Change %
1 BRIS 1,500 1,395 -105 -7.00
2 ANTM 1,035 1,100 65 6.28
3 SAME 134 150 16 11.94
4 WSKT 715 770 55 7.69
5 BBRI 3,250 3,240 -10 -0.31
6 TLKM 2,670 2,680 10 0.37
7 AGRO 424 396 -28 -6.60
8 BMRI 5,650 5,525 -125 -2.21
9 PURA 134 125 -9 -6.72
10 BBCA 29,025 28,900 -125 -0.43