Suntik Jiwasraya Rp20 Triliun, Sri Mulyani 'Bersilat Lidah'

Suntik Jiwasraya Rp20 Triliun, Sri Mulyani 'Bersilat Lidah' Kredit Foto: Antara/Galih Pradipta

Kementerian Keuangan (Kemenkeu) berencana menyuntikkan Penyertaan Modal Negara (PMN) kepada PT Bahana Pembinaan Usaha Indonesia (BPUI) sekitar Rp20 triliun.

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani menjelaskan, penyuntikan dana negara kepada Bahana Pembinaan Usaha Indonesia (BPUI) bukan untuk menyelesaikan masalah PT Asuransi Jiwasraya (Persero).

"Jadi dalam hal ini Jiwasraya enforcement, bahkan kita minta ke Bapak Jaksa Agung membuat target berapa aset yang bisa di-recover dari berbagai kasus yang sedang ditangani Kejaksaan yang ada dalam peradilan," kata Sri Mulyani seperri diunggah Youtube Kemenkeu, Rabu (30/9/2020).

Baca Juga: Saat Rakyat Berdarah-darah Lawan Covid-19, Jiwasraya Diguyur Rp20 Triliun

Baca Juga: Covid-19 Hajar Sektor Tambang, Laba Bersih Bukit Asam Tumbang

Dalam kesempatan yang sama, Dirjen Kekayaan Negara Kementerian Keuangan Isa Rachmatarwata menjelaskan, salah satu alasannya BPUI mendapatkan suntikan negara adalah perusahaan yang bergerak dalam bidang jaminan dan asuransi kredit itu diberi tugas dalam program Pemulihan Ekonomi Nasional (PMN).

"Mereka diminta untuk memberikan penjaminan atas program pemberian insentif kredit kepada UMKM dalam rangka pemulihan ekonomi," jelasnya.

Faktanya, perbandingan antara jumlah penduduk di Indonesia dengan bahan bacaan belum seimbang. Dari 90 orang, akses bacaan yang tersedia hanya satu buku. Berantas hoaks dengan #BacaSampaiTuntas

Lihat Sumber Artikel di Okezone Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Okezone. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Okezone.

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini