Portal Berita Ekonomi Sabtu, 24 Oktober 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 12:00 WIB. KOSPI - 2.346 (19/10), 2.358 (20/10), 2.370 (21/10), 2.355 (22/10), 2.360 (23/10).
  • 11:59 WIB. Hang Seng - 24.542 (19/10), 24.569 (20/10), 24.754 (21/10), 24.786 (22/10), 24.918 (23/10).
  • 11:45 WIB. Shanghai Composite - 3.312 (19/10), 3.328 (20/10), 3.325 (21/10), 3.312 (22/10), 3.278 (23/10).
  • 11:43 WIB. Nikkei - 23.671 (19/10), 23.567 (20/10), 23.639 (21/10), 23.474 (22/10), 23.516 (23/10).
  • 11:41 WIB. FTSE 100 - 5.884 (19/10), 5.889 (20/10), 5.776 (21/10), 5.785 (22/10), 5.860 (23/10).
  • 11:40 WIB. Nasdaq - 11.478 (19/10), 11.516 (20/10), 11.484 (21/10), 11.506 (22/10), 11.548 (23/10).
  • 11:37 WIB. S&P 500 - 3.426 (19/10), 3.443 (20/10), 3.435 (21/10), 3.453 (22/10), 3.465 (23/10).
  • 11:36 WIB. Dow Jones - 28.195 (19/10), 28.308 (20/10), 28.210 (21/10), 28.363 (22/10), 28.335 (23/10).

Doa Erdogan: Atas Izin Allah Turki Tetap Berperang di Azerbaijan

Doa Erdogan: Atas Izin Allah Turki Tetap Berperang di Azerbaijan
WE Online, Istanbul -

Tanpa menunjukkan keraguan, Recep Tayyip Erdogan berpidato dengan lantang di depan Sidang Umum Majelis Besar Nasional Turki. Presiden ke-12 Turki itu memastikan sikap Turki dalam dukungan penuh terhadap Azerbaijan, dalam perang melawan Armenia.

Menurut laporan yang dikutip dari Anadolu Agency, Erdogan menyampaikan pidatonya dengan berapi-api. Erdogan yang juga merupakan Partai Keadilan dan Pembangunan Turki, tak segan menebar ancaman kepada pihak mana pun yang coba menghalangi Azerbaijan untuk mengklaim wilayah Nagorno-Karabakh.

Baca Juga: Perang Lawan Armenia, Azerbaijan Gunakan Rudal LORA Israel

Pernyataan Erdogan memang masuk akal. Pasalnya, Nagorno-Karabakh adalah wilayah yang masuk dalam teritorial Azerbaijan dan diakui secara sah dalam hukum internasional. Erdogan menyebut Armenia dengan istilah sinis Bahasa Turki, "haydut", atau yang dalam Bahasa Indonesia berarti "perampok bersenjata".  

"Kami akan terus memberikan semua jenis dukungan. Saya memperingatkan mereka yang mendukung negara perampok ini, mereka akan dimintai pertanggungjawaban di hadapan hati nurani bersama umat manusia," ujar Erdogan.

Di hadapan para pejabat tinggi, Erdogan juga menyindir negara-negara yang menjadikan Turki sebagai sasaran tuduhan. Mantan Walikota Istanbul itu menyebut negara-negara itu hanya bisa berteriak menuduh, sementara tidak ada kontribusi nyata untuk menyelesaikan Perang Armenia-Azerbaijan.

Dalam kesempatan ini juga, Erdogan lagi-lagi memberikan respons keras terkait tudingan Turki telah memobilisasi tentara bayaran ke Azerbaijan. Tuduhan itu dinyatakan langsung oleh Kementerian Pertahanan Armenia, yang mengetahui kedekatan Erdogan dengan Jenderal Adnan Tanriverdi, pendiri perusahaan keamanan swasta Turki, SADAT International Defense Consultancy Inc.

Erdogan disebut Armenia menggunakan jasa Tanriverdi dan perusahaan keamana swastanya, untuk memindahkan tentara bayaran dari Suriah dan Libya. Armenia juga meyakini tentara-tentara bayaran Turki tak lebih dari kelompok teroris yang berafiliasi dengan organisasi semisal Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS).

"Beberapa dari negara ini menargetkan kami, karena kami mengatakan yang sebenarnya. Jangan dilupakan bahwa negara-negara itu tidak ada, baik kemarin, dan juga besok. Tetapi dengan izin Allah, kami akan terus berada di tanah ini (Azerbaijan). Armenia tidak akan bisa mengesampingkan segalanya, dalam upaya penyelamatan dengan memfitnah Turki," kata Erdogan.

Partner Sindikasi Konten: Viva

Baca Juga

Tag: Turki, Recep Tayyip Erdogan

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Muhammad Syahrianto

Foto: Reuters/Bernadett Szabo

Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,949.47 3,909.96
British Pound GBP 1.00 19,360.36 19,166.25
China Yuan CNY 1.00 2,215.33 2,193.09
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,811.69 14,664.31
Dolar Australia AUD 1.00 10,554.81 10,442.46
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,911.19 1,892.14
Dolar Singapura SGD 1.00 10,912.61 10,800.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,485.20 17,305.35
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,574.25 3,534.42
Yen Jepang JPY 100.00 14,145.44 14,000.68
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5112.188 20.372 706
2 Agriculture 1162.155 9.913 24
3 Mining 1435.499 5.179 47
4 Basic Industry and Chemicals 765.630 -1.582 80
5 Miscellanous Industry 951.694 22.664 53
6 Consumer Goods 1825.836 15.501 60
7 Cons., Property & Real Estate 323.756 11.438 95
8 Infrastruc., Utility & Trans. 812.761 -9.712 79
9 Finance 1127.096 1.833 93
10 Trade & Service 636.513 -0.535 175
No Code Prev Close Change %
1 RONY 376 470 94 25.00
2 BOLT 505 630 125 24.75
3 POLL 4,330 5,400 1,070 24.71
4 JSPT 920 1,135 215 23.37
5 PDES 202 244 42 20.79
6 JAWA 82 99 17 20.73
7 BBTN 1,260 1,430 170 13.49
8 SMSM 1,260 1,400 140 11.11
9 PALM 280 310 30 10.71
10 GEMA 308 338 30 9.74
No Code Prev Close Change %
1 TGRA 100 93 -7 -7.00
2 AIMS 129 120 -9 -6.98
3 BAJA 101 94 -7 -6.93
4 PBSA 650 605 -45 -6.92
5 TIRA 260 242 -18 -6.92
6 BRIS 1,300 1,210 -90 -6.92
7 DMMX 188 175 -13 -6.91
8 YPAS 290 270 -20 -6.90
9 ESIP 117 109 -8 -6.84
10 OKAS 103 96 -7 -6.80
No Code Prev Close Change %
1 BRIS 1,300 1,210 -90 -6.92
2 BBTN 1,260 1,430 170 13.49
3 TLKM 2,700 2,630 -70 -2.59
4 ANTM 1,085 1,085 0 0.00
5 ASRI 151 149 -2 -1.32
6 AGRO 370 350 -20 -5.41
7 BRPT 945 925 -20 -2.12
8 BBRI 3,300 3,290 -10 -0.30
9 BEST 179 182 3 1.68
10 PWON 404 416 12 2.97