Portal Berita Ekonomi Kamis, 22 Oktober 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:09 WIB. Oil - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 40,23 USD/barel.
  • 16:08 WIB. Oil - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 41,93 USD/barel.
  • 16:08 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,14% terhadap Euro pada level 1,1844 USD/EUR.
  • 16:07 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,35% terhadap Poundsterling pada level 1,3103 USD/GBP.
  • 16:07 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup menguat 0,13% pada level 24.786.
  • 16:06 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup melemah 0,67% pada level 2.355.
  • 16:06 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup negatif 0,70% pada level 23.474.
  • 16:05 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup melemah 0,38% pada level 3.312.
  • 16:05 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup menguat 0,04% pada level 2.526.
  • 16:04 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka melemah 0,37% pada level 5.754.
  • 16:04 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,32% terhadap Yuan pada level 6,6725 CNY/USD.
  • 16:03 WIB. Valas - Rupiah ditutup menguat 0,19% terhadap Dollar AS pada level 14.660 IDR/USD.
  • 16:03 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,09% terhadap Yen pada level 104,68 JPY/USD.
  • 16:02 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.917 USD/troy ounce.

Masih Menggiurkan, Maybank Asset Management Luncurkan Reksa Dana Obligasi Pemerintah

Masih Menggiurkan, Maybank Asset Management Luncurkan Reksa Dana Obligasi Pemerintah
WE Online, Jakarta -

Di tengah perlambatan pertumbuhan ekonomi akibat pandemi Covid-19 dan menurunnya harga aset serta instrumen investasi di Indonesia di tahun 2020 ini, PT Maybank Asset Management (“PTMAM”) menilai prospek investasi berbasis obligasi pemerintah Indonesia masih menjanjikan, didukung kebijakan moneter yang akomodatif, penurunan suku bunga dan pembelian obligasi negara oleh Bank Sentral.

Selain itu, potensi akan terjadinya risiko gagal bayar dan risiko likuiditas pada obligasi pemerintah masih tergolong minim dan bertolak belakang dengan kecenderungan peningkatan risiko serupa pada obligasi korporasi yang sangat dipengaruhi volatilitas pasar.

Untuk itu, PTMAM meluncurkan produk reksa dana terbaru yaitu Reksa Dana Maybank Dana Obligasi Negara (MDON). Reksa dana MDON dikemas dalam komposisi penempatan mayoritas dana pada obligasi pemerintah Indonesia dengan minimum 80% alokasi aset pada berbagai seri dan tenor Surat Utang Negara (SUN) dan/atau Sukuk Negara.

Baca Juga: Laba Bersih Maybank Tumbuh 7% di Semester I 2020

Pemilihan obligasi dilakukan oleh manajer investasi berdasarkan strategi portofolio yang ditinjau dan disesuaikan secara terus menerus terhadap kondisi pasar terkini dan outlook ke depannya.

Pada peluncuran perdananya, PTMAM bekerja sama dengan PT Bank Maybank Indonesia Tbk. (“Maybank Indonesia”) yang akan bertindak sebagai Agen Penjual Efek Reksa Dana (APERD) dan akan memasarkan reksa dana MDON kepada nasabah Bank, baik secara online melalui platform digital M2U ID, maupun offline melalui kantor cabang Maybank Indonesia yang tersebar di berbagai wilayah di Indonesia.

Glant Saputra Hadi, Head, Wealth Management Group, Maybank Indonesia, mengemukakan, melalui produk ini, Investor dapat berinvestasi di beberapa seri Obligasi Pemerintah sekaligus. Manfaat lainnya, sebagai wujud partisipasi untuk membantu pembangunan negara, apalagi dalam situasi pandemi seperti sekarang.

“Nasabah dapat memulai investasi dengan nominal yang kecil dan terjangkau, bebas pemotongan pajak, serta transaksi dapat dilakukan kapan saja, bahkan fleksibel untuk dialihkan ke jenis reksa dana lainnya,” ujar Glant di Jakarta, Selasa (6/10/2020).

Sementara, Direktur PTMAM, Raja Edham Zulkarnaen menyampaikan, keunggulan utama MDON terletak pada penerapan strategi durasi yang aktif dengan high conviction didukung proses investasi yang sistematis dan terukur.

"Kami menggunakan metodologi multi-factor scoring yang mempertimbangkan kondisi makro, fundamental, likuiditas dan sentimen pasar untuk menentukan strategi ke depannya,” papar Raja.

Dengan strategi tersebut, kinerja reksa dana MDON diharapkan dapat memberikan hasil yang optimal dan mengalahkan tolok ukurnya, yaitu 80% Indeks BINDO - Bloomberg Indonesia Local Sovereign Index (net) yang dipadukan dengan 20% rata-rata deposito 1 bulan (net).

Baca Juga

Tag: PT Bank Maybank Indonesia Tbk, Reksa Dana, PT Maybank Asset Management (PTMAM)

Penulis/Editor: Fajar Sulaiman

Foto: Unsplash/Christoph Theisinger

Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,938.38 3,898.98
British Pound GBP 1.00 19,395.13 19,194.83
China Yuan CNY 1.00 2,215.93 2,193.55
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,770.49 14,623.52
Dolar Australia AUD 1.00 10,479.66 10,373.93
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,905.87 1,886.88
Dolar Singapura SGD 1.00 10,895.91 10,781.13
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,495.65 17,315.71
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,562.59 3,521.19
Yen Jepang JPY 100.00 14,108.79 13,964.40
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5091.816 -4.630 707
2 Agriculture 1152.242 -11.747 24
3 Mining 1430.320 -14.629 47
4 Basic Industry and Chemicals 767.212 7.323 80
5 Miscellanous Industry 929.030 -1.828 53
6 Consumer Goods 1810.335 -12.359 60
7 Cons., Property & Real Estate 312.318 -0.726 95
8 Infrastruc., Utility & Trans. 822.473 1.623 79
9 Finance 1125.263 1.313 94
10 Trade & Service 637.048 -2.667 175
No Code Prev Close Change %
1 JAWA 61 82 21 34.43
2 ITIC 715 890 175 24.48
3 ASRI 123 151 28 22.76
4 NZIA 202 244 42 20.79
5 ATIC 550 625 75 13.64
6 PGLI 155 175 20 12.90
7 ROCK 1,065 1,195 130 12.21
8 MIDI 1,250 1,400 150 12.00
9 DPNS 216 240 24 11.11
10 APLN 103 114 11 10.68
No Code Prev Close Change %
1 KOTA 320 298 -22 -6.88
2 MTPS 320 298 -22 -6.88
3 JSKY 175 163 -12 -6.86
4 PURE 234 218 -16 -6.84
5 GSMF 88 82 -6 -6.82
6 AGRS 176 164 -12 -6.82
7 BRIS 1,395 1,300 -95 -6.81
8 SIPD 1,260 1,175 -85 -6.75
9 MPRO 890 830 -60 -6.74
10 DFAM 330 308 -22 -6.67
No Code Prev Close Change %
1 ASRI 123 151 28 22.76
2 ANTM 1,100 1,085 -15 -1.36
3 SAME 150 164 14 9.33
4 WSKT 770 765 -5 -0.65
5 BBRI 3,240 3,300 60 1.85
6 APLN 103 114 11 10.68
7 BRPT 885 945 60 6.78
8 TOWR 1,000 1,000 0 0.00
9 TLKM 2,680 2,700 20 0.75
10 BBKP 244 254 10 4.10