Portal Berita Ekonomi Kamis, 29 Oktober 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 18:17 WIB. Oil - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 36,12 USD/barel.
  • 18:16 WIB. Oil - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 37,87 USD/barel.
  • 18:14 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,26% terhadap Euro pada level 1,1715 USD/EUR.
  • 18:13 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,15% terhadap Poundsterling pada level 1,2963 USD/GBP.
  • 18:11 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup melemah 0,49% pada level 24.586.
  • 18:10 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup negatif 0,79% pada level 2.326.
  • 18:10 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup negatif 0,37% pada level 23.331.
  • 18:09 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup menguat 0,11% pada level 3.272.
  • 18:08 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup negatif 1,32% pada level 2.450.
  • 18:07 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka menguat 0,31% pada level 5.600.
  • 18:06 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,29% terhadap Yuan pada level 6,7095 CNY/USD.
  • 18:05 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,23% terhadap Yen pada level 104,08 JPY/USD.
  • 18:04 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.878 USD/troy ounce.

Elon Musk Bakal Produksi Baterai Mobil Listrik Tesla di Indonesia?

Elon Musk Bakal Produksi Baterai Mobil Listrik Tesla di Indonesia?
WE Online, Jakarta -

Perusahaan milik Elon Musk, Tesla dikabarkan melirik Indonesia untuk berinvestasi. Hal itu sebagaimana dikutip dari Reuters di Jakarta, Selasa (6/10/2020) berdasarkan yang disampaikan Plt. Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur dan Transportasi Kemenko Maritim dan Investasi, Ayodhia Kalake.

Menurut pemaparannya, perusahaan mobil listrik ini telah menghubungi pemerintahan Indonesia secara informal terkait model investasi yang cocok untuk Tesla di Indonesia. Namun, pembahasan itu masih berada di tahap awal.

Baca Juga: Elon Musk: Ada Lebih dari 90% Kemungkinan SpaceX dan Tesla Takkan Bernilai

"Diskusi investasi ini masih dalam tahap awal dan belum dibicarakan secara mendalam," ujar Ayodhia.

Ayodhia mengatakan pihaknya masih membutuhkan diskusi dengan Tesla. Indonesia sendiri saat ini tengah fokus untuk meningkatkan produksi nikel dalam negeri. Hal tersebut dilakukan untuk menggenjot produksi baterai lithium dan kendaraan listrik domestik.

Sebelumnya, LG Chem dan Contemporary Amperex Tehnology membuat kesepakatan untuk memproduksi baterai di Indonesia. Dalam kerja sama ini, pemerintah Indonesia sepakat untuk membangun pabrik baterai lithium di Indonesia dengan kedua perusahaan asal Korea Selatan dan China itu. Rencana inilah yang disebut-sebut mendorong Tesla tertarik untuk berinvestasi.

Namun sayangnya, Tesla masih belum memberikan keterangan resmi terkait rencana investasi yang luar biasa ini.

Baca Juga

Tag: Elon Musk, Tesla Motors Inc

Penulis/Editor: Fajria Anindya Utami

Foto: Reuters/Stephen Lam

Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,936.61 3,897.23
British Pound GBP 1.00 19,250.06 19,052.67
China Yuan CNY 1.00 2,203.01 2,179.79
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,763.45 14,616.55
Dolar Australia AUD 1.00 10,535.20 10,427.45
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,904.96 1,885.98
Dolar Singapura SGD 1.00 10,862.67 10,752.21
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,459.26 17,279.69
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,547.20 3,508.53
Yen Jepang JPY 100.00 14,099.37 13,955.08
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 href="Download_Data/" />Download_Data/ - Aug
2 href="Market_Summary/" />Market_Summary/ - Dec
3 href="MockTestReportingDRC/" />MockTestReportingDRC/ - Oct
4 href="PSPNDC/" />PSPNDC/ - Mar
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10