Portal Berita Ekonomi Kamis, 29 Oktober 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 10:11 WIB. Oil - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 37,50 USD/barel.
  • 10:10 WIB. Oil - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 37,48 USD/barel.
  • 10:09 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,05% terhadap Poundsterling pada level 1,2989 USD/GBP.
  • 10:08 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng dibuka negatif 1,19% pada level 24.414.
  • 10:06 WIB. Bursa - Indeks KOSPI dibuka negatif 1,68% pada level 2.305.
  • 10:05 WIB. Bursa - Indeks Nikkei dibuka melemah 0,67% pada level 23.261.
  • 10:04 WIB. Bursa - Indeks Shanghai dibuka melemah 0,46% pada level 3.254.
  • 10:03 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,14% terhadap Yuan pada level 6,7195 CNY/USD.
  • 10:00 WIB. Bursa - Indeks Straits Times dibuka melemah 0,57% pada level 2.469.
  • 09:59 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,14% terhadap Yen pada level 104,47 JPY/USD.
  • 09:58 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.878 USD/troy ounce.

65% Pendapatan Pertamina Bisa Hilang karena Bergeser ke PLN, Apa Sebabnya?

65% Pendapatan Pertamina Bisa Hilang karena Bergeser ke PLN, Apa Sebabnya?
WE Online, Jakarta -

Transisi atau pergeseran sistem energi menjadi ancaman bagi PT Pertamina (Persero). Transisi sistem energi sedang terjadi saat ini yakni dari energi fosil menjadi energi yang ramah lingkungan.

Wakil Menteri BUMN Budi Gunadi Sadikin mengatakan, sebanyak 60%-65% pendapatan Pertamina berasal dari BBM. Sementara, yang terjadi saat ini banyak orang mulai memakai mobil listrik.

Baca Juga: Pertamina Kelola 14 Aset Migas di Luar Negeri, Apa Alasannya?

"Belum semua orang tahu bahwa Pertamina income-nya 60-65% datangnya dari jual BBM. Transisi sistem energi kedua, yang terjadi apa, orang akan menjauhi energi yang berasal dari karbon yaitu BBM. Dan sudah mulai terlihat sekarang orang-orang muda seneng pakai mobil listrik," kata Budi dalam Seminar Lemhanas, Selasa (6/10/2020).

Budi mengatakan, jika transisi itu terjadi, 65% pendapatan Pertamina bisa hilang karena bergeser ke PLN. Sebab, banyak orang akan menggunakan kendaraan listrik. Meski, hal itu tidak terjadi secara instan.

"Apa yang terjadi, yang akan terjadi 65% dari revenue Pertamina akan hilang. Ke mana? Pindah ke PLN karena berubah jadi mobil listrik. Ya memang tidak akan 100% langsung terjadi mungkin butuh waktu 20 sampai 30 tahun," ujar Budi.

Menurutnya, transisi energi ini akan sebagaimana transisi energi periode sebelumnya yang akan melahirkan pemenang dan yang kalah.

"Ada perusahaan yang bangun, tumbuh menjadi hebat. Ada perusahaan tua yang tidak berubah dan mati," katanya.

Baca Juga

Tag: PT Pertamina (Persero), energi, Bahan Bakar Minyak (BBM), PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) (PLN)

Penulis: Mochamad Rizky Fauzan

Editor: Puri Mei Setyaningrum

Foto: Mochamad Ali Topan

Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,936.61 3,897.23
British Pound GBP 1.00 19,250.06 19,052.67
China Yuan CNY 1.00 2,203.01 2,179.79
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,763.45 14,616.55
Dolar Australia AUD 1.00 10,535.20 10,427.45
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,904.96 1,885.98
Dolar Singapura SGD 1.00 10,862.67 10,752.21
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,459.26 17,279.69
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,547.20 3,508.53
Yen Jepang JPY 100.00 14,099.37 13,955.08
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 href="Download_Data/" />Download_Data/ - Aug
2 href="Market_Summary/" />Market_Summary/ - Dec
3 href="MockTestReportingDRC/" />MockTestReportingDRC/ - Oct
4 href="PSPNDC/" />PSPNDC/ - Mar
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10