Portal Berita Ekonomi Kamis, 22 Oktober 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:08 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup menguat 0,75% pada level 24.754.
  • 16:07 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup menguat 0,53% pada level 2.370.
  • 16:07 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup menguat 0,31% pada level 23.639.
  • 16:06 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup melemah 0,09% pada level 3.325.
  • 16:06 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup melemah 0,07% pada level 2.526.
  • 16:05 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka melemah 1,57% pada level 5.797.
  • 16:04 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,30% terhadap Yuan pada level 6,6569 CNY/USD.
  • 16:04 WIB. Valas - Rupiah ditutup menguat 0,17% terhadap Dollar AS pada level 14.632 IDR/USD.

Erdogan Dituduh Kirim Milisi Suriah ke Nagorno-Karabakh, Padahal Nyatanya...

Erdogan Dituduh Kirim Milisi Suriah ke Nagorno-Karabakh, Padahal Nyatanya...
WE Online, Damaskus -

Presiden Republik Arab Suriah, Bashar al-Assad, blakblakan menyebut Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan sebagai penghasut dan pemrakarsa utama dari perang yang sedang berlangsung di Nagorno-Karabakh. Dia juga merasa tak aneh jika Turki mengirim milisi pemberontak Suriah sebagai tentara bayaran ke wilayah konflik tersebut.

"Mari kita berterus terang dan jelas; Erdogan telah mendukung teroris di Suriah, dan dia telah mendukung teroris di Libya, dan dia adalah penghasut utama dan pemrakarsa konflik baru-baru ini yang telah terjadi di Nagorno-Karabakh antara Azerbaijan dan Armenia. Jadi, saya akan menyimpulkan perilakunya sebagai berbahaya, untuk alasan yang berbeda," kata Assad dalam sebuah wawancara dengan Sputnik, Selasa (6/10/2020). 

Baca Juga: Doa Erdogan: Atas Izin Allah Turki Tetap Berperang di Azerbaijan

Erdogan sendiri secara terbuka akan mendukung Baku baik dalam negosiasi maupun pertempuran untuk melawan Yerevan dalam konflik memperebutkan wilayah Nagorno-Karabakh.

Menurut Assad, Damaskus dapat mengonfirmasi bahwa Turki sangat mungkin mengirimkan para "jihadis" dari Suriah ke Nagorno-Karabakh untuk berperang membela Azerbaijan.

Menjelaskan alasannya, presiden Suriah mencatat bahwa sikap Erdogan mencerminkan perilaku kelompok Ikhwanul Muslimin. 

"Kedua, karena dia menciptakan perang di berbagai wilayah untuk mengalihkan opini publiknya sendiri di Turki dari fokus pada perilakunya di Turki, terutama setelah hubungannya yang memalukan dengan Daesh (ISIS) di Suriah," papar Assad, yang menambahkan bahwa Daesh dulu menjual minyak Suriah melalui Turki di bawah payung Angkatan Udara Amerika Serikat (AS).

"Kami pasti bisa memastikannya, bukan karena kami punya bukti, tapi terkadang jika Anda tidak punya bukti, Anda punya indikator. Turki menggunakan teroris yang datang dari berbagai negara di Suriah. Mereka menggunakan metode yang sama di Libya; mereka menggunakan teroris Suriah di Libya, mungkin dengan kebangsaan lain," imbuh presiden sekutu Vladimir Putin tersebut.

Jadi, terbukti dengan sendirinya dan sangat mungkin mereka menggunakan metode ini di Nagorno-Karabakh karena seperti yang saya katakan sebelumnya, merekalah yang memulai masalah ini, konflik ini; mereka mendorong konflik ini. Mereka ingin untuk mencapai sesuatu dan mereka akan menggunakan metode yang sama," lanjutnya.

Partner Sindikasi Konten: SINDOnews

Baca Juga

Tag: Suriah, Bashar al-Assad, Turki, Recep Tayyip Erdogan, Armenia, Azerbaijan

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Muhammad Syahrianto

Foto: DNA India

Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,927.93 3,888.63
British Pound GBP 1.00 19,112.38 18,919.29
China Yuan CNY 1.00 2,210.74 2,188.52
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,731.29 14,584.71
Dolar Australia AUD 1.00 10,425.33 10,320.14
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,900.81 1,881.87
Dolar Singapura SGD 1.00 10,869.39 10,757.27
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,444.79 17,269.76
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,554.85 3,515.23
Yen Jepang JPY 100.00 13,980.54 13,837.49
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5096.446 -3.394 707
2 Agriculture 1163.989 1.570 24
3 Mining 1444.949 11.076 47
4 Basic Industry and Chemicals 759.889 4.898 80
5 Miscellanous Industry 930.858 11.455 53
6 Consumer Goods 1822.694 -3.494 60
7 Cons., Property & Real Estate 313.044 -2.121 95
8 Infrastruc., Utility & Trans. 820.850 1.847 79
9 Finance 1123.950 -7.834 94
10 Trade & Service 639.715 3.932 175
No Code Prev Close Change %
1 JAYA 96 114 18 18.75
2 LION 238 270 32 13.45
3 PTIS 137 155 18 13.14
4 CNTX 200 226 26 13.00
5 TRIN 234 262 28 11.97
6 SAME 134 150 16 11.94
7 WAPO 70 78 8 11.43
8 INTD 142 156 14 9.86
9 INKP 8,650 9,475 825 9.54
10 PORT 440 480 40 9.09
No Code Prev Close Change %
1 PPGL 306 276 -30 -9.80
2 BRIS 1,500 1,395 -105 -7.00
3 OKAS 115 107 -8 -6.96
4 POLL 4,890 4,550 -340 -6.95
5 BNLI 2,590 2,410 -180 -6.95
6 LCKM 346 322 -24 -6.94
7 JSKY 188 175 -13 -6.91
8 APEX 160 149 -11 -6.88
9 CTBN 2,930 2,730 -200 -6.83
10 PCAR 294 274 -20 -6.80
No Code Prev Close Change %
1 BRIS 1,500 1,395 -105 -7.00
2 ANTM 1,035 1,100 65 6.28
3 SAME 134 150 16 11.94
4 WSKT 715 770 55 7.69
5 BBRI 3,250 3,240 -10 -0.31
6 TLKM 2,670 2,680 10 0.37
7 AGRO 424 396 -28 -6.60
8 BMRI 5,650 5,525 -125 -2.21
9 PURA 134 125 -9 -6.72
10 BBCA 29,025 28,900 -125 -0.43