Portal Berita Ekonomi Kamis, 22 Oktober 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:08 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup menguat 0,75% pada level 24.754.
  • 16:07 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup menguat 0,53% pada level 2.370.
  • 16:07 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup menguat 0,31% pada level 23.639.
  • 16:06 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup melemah 0,09% pada level 3.325.
  • 16:06 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup melemah 0,07% pada level 2.526.
  • 16:05 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka melemah 1,57% pada level 5.797.
  • 16:04 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,30% terhadap Yuan pada level 6,6569 CNY/USD.
  • 16:04 WIB. Valas - Rupiah ditutup menguat 0,17% terhadap Dollar AS pada level 14.632 IDR/USD.

5 Cara Optimalkan Digital Marketing

5 Cara Optimalkan Digital Marketing
WE Online, Jakarta -

Membuat strategi pemasaran untuk bisnis hanyalah langkah awal dalam mendorong penjualan serta meningkatkan brand awareness bagi perusahaan Anda. Jika Anda ingin kampanye pemasaran dapat bekerja dengan baik, Anda harus belajar bagaimana caranya mengoptimalkan strategi pemasaran yang sukses.

Saat ini, digital marketing atau pemasaran digital menjadi populer di kalangan pebisnis. Banyak pemasar yang percaya bahwa pemasaran digital menjadi suatu hal yang penting untuk dilakukan hari ini.

Baca Juga: Catat! Penguasaan Ilmu Digital Marketing Kian Penting saat Pandemi

Jadi, bagi Anda yang sedang menjalankan kampanye pemasaran digital, mari pelajari 5 cara mengoptimalkan digital marketing untuk mencapai target yang diinginkan.

I. Mengenali dan Memilih Jenis Bisnis Anda

Mengenali berbagai jenis bisnis

Jenis entitas bisnis yang Anda pilih akan bergantung pada tiga faktor utama: kewajiban, perpajakan, dan pencatatan. Berikut adalah beberapa bentuk badan usaha yang paling umum:

Kepemilikan tunggal adalah bentuk organisasi bisnis yang paling umum. Mudah dibentuk dan menawarkan kontrol manajerial yang lengkap kepada pemiliknya. Namun, pemilik juga harus bertanggung jawab secara pribadi atas semua kewajiban keuangan bisnis.

Kemitraan melibatkan dua orang atau lebih yang setuju untuk berbagi keuntungan maupun kerugian atas bisnis. Keuntungan utamanya adalah kemitraan tidak menanggung beban pajak atas laba dan kerugian yang "diteruskan" kepada mitra untuk melaporkan SPT masing-masing. Kekurangannya adalah kewajiban setiap mitra untuk bertanggung jawab secara pribadi atas kewajiban keuangan bisnis.

Korporasi adalah badan hukum yang dibuat untuk menjalankan bisnis. Korporasi menjadi entitas-terpisah dari mereka yang mendirikannya-yang menangani tanggung jawab organisasi. Seperti seseorang, korporasi dapat dikenakan pajak dan dapat dimintai pertanggungjawaban secara hukum atas segala tindakannya. Korporasi juga bisa mendapat keuntungan. Manfaat utama dari status perusahaan ini adalah dapat menghindari tanggung jawab pribadi, sedangkan kekurangannya adalah diperlukan biaya lebih untuk membentuk korporasi dan pencatatan ekstensif.

Perseroan Terbatas atau bentuk kemitraan hibrida, menjadi semakin populer karena memungkinkan seorang pemilik usaha untuk memanfaatkan keuntungan dari bentuk bisnis korporasi dan kemitraan. Keuntungan dari format bisnis ini adalah bahwa keuntungan dan kerugian dapat diteruskan kepada pemilik tanpa pajak bisnis itu sendiri, sementara pemilik dilindungi dari tanggung jawab pribadi.

Memilih Jenis Bisnis

Saat membuat keputusan tentang jenis bisnis yang akan dibentuk, ada beberapa kriteria yang perlu Anda evaluasi. Menurut Kalish dan John Berthold, terdapat beberapa panduan dalam memilih format bisnis yang terbaik bagi perusahaan Anda:

1. Tanggung jawab hukum. Sejauh mana pemilik perlu dilindungi dari tanggung jawab hukum? Anda pasti tidak ingin mengambil tanggung jawab pribadi atas potensi kerugian yang berkaitan dengan bisnis. Anda perlu mempertimbangkan apakah bisnis Anda memiliki potensi liabilitas tertentu dan jika demikian, Anda secara pribadi harus mampu menanggung risiko liabilitas tersebut. Apabila Anda tidak bisa melakukannya, mungkin bentuk bisnis kepemilikan tunggal atau kemitraan mungkin bukan cara terbaik untuk dilakukan.

2. Implikasi pajak. Berdasarkan tujuan pemilik bisnis, apa peluang untuk meminimalisasi masalah perpajakan? Penelitian menunjukkan bahwa ada lebih banyak opsi pajak yang tersedia bagi sebuah  perusahaan daripada bentuk usaha kepemilikan pribadi atau kemitraan. Berbagai macam kendala, seperti pajak berganda atau kerugian umum yang sering dikaitkan dengan inkorporasi, dapat dihindari dengan menggunakan status korporasi S (subchapter corporation).

3. Biaya pembentukan dan administrasi berkelanjutan. Keuntungan pajak mungkin tidak menawarkan manfaat yang cukup untuk mengimbangi biaya lain dalam menjalankan sebuah bisnis. Kalish mengacu pada tingginya biaya penyimpanan catatan dan dokumen, serta biaya yang terkait dengan inkorporasi, sebagai salah satu alasan pemilik bisnis dapat memutuskan untuk memilih opsi lain seperti bentuk kepemilikan perseorangan atau kemitraan.

Mengurus persyaratan administrasi sering kali bisa menghabiskan waktu pemiliknya serta menambah pengeluaran bagi bisnis tersebut. Persyaratan pencatatan dan biaya yang berkaitan dengannya yang membuat Kalish mengidentifikasi kepemilikan perseorangan sebagai bentuk entitas bisnis yang sangat populer.

4. Fleksibilitas. Salah satu tujuan yang harus Anda penuhi adalah memaksimalkan fleksibilitas struktur kepemilikan dengan mempertimbangkan kebutuhan bisnis serta kebutuhan pribadi. Kebutuhan individu juga harus dipertimbangkan dengan baik.

5. Kebutuhan di masa depan. Saat Anda pertama kali memulai bisnis, tidak jarang Anda terjebak pada momen ketika tidak memikirkan seperti apa bisnis itu lima atau sepuluh tahun ke depan. Apa yang akan terjadi dengan bisnis Anda setelah itu? Bagaimana jika, setelah beberapa tahun, Anda memutuskan untuk menjual bagian Anda dari kemitraan bisnis?

Baca Juga

Tag: Digital Economy, Digital Marketing

Penulis: Patrick Trusto Jati Wibowo

Editor: Puri Mei Setyaningrum

Foto: Unsplash/Campaign Creators

Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,927.93 3,888.63
British Pound GBP 1.00 19,112.38 18,919.29
China Yuan CNY 1.00 2,210.74 2,188.52
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,731.29 14,584.71
Dolar Australia AUD 1.00 10,425.33 10,320.14
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,900.81 1,881.87
Dolar Singapura SGD 1.00 10,869.39 10,757.27
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,444.79 17,269.76
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,554.85 3,515.23
Yen Jepang JPY 100.00 13,980.54 13,837.49
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5096.446 -3.394 707
2 Agriculture 1163.989 1.570 24
3 Mining 1444.949 11.076 47
4 Basic Industry and Chemicals 759.889 4.898 80
5 Miscellanous Industry 930.858 11.455 53
6 Consumer Goods 1822.694 -3.494 60
7 Cons., Property & Real Estate 313.044 -2.121 95
8 Infrastruc., Utility & Trans. 820.850 1.847 79
9 Finance 1123.950 -7.834 94
10 Trade & Service 639.715 3.932 175
No Code Prev Close Change %
1 JAYA 96 114 18 18.75
2 LION 238 270 32 13.45
3 PTIS 137 155 18 13.14
4 CNTX 200 226 26 13.00
5 TRIN 234 262 28 11.97
6 SAME 134 150 16 11.94
7 WAPO 70 78 8 11.43
8 INTD 142 156 14 9.86
9 INKP 8,650 9,475 825 9.54
10 PORT 440 480 40 9.09
No Code Prev Close Change %
1 PPGL 306 276 -30 -9.80
2 BRIS 1,500 1,395 -105 -7.00
3 OKAS 115 107 -8 -6.96
4 POLL 4,890 4,550 -340 -6.95
5 BNLI 2,590 2,410 -180 -6.95
6 LCKM 346 322 -24 -6.94
7 JSKY 188 175 -13 -6.91
8 APEX 160 149 -11 -6.88
9 CTBN 2,930 2,730 -200 -6.83
10 PCAR 294 274 -20 -6.80
No Code Prev Close Change %
1 BRIS 1,500 1,395 -105 -7.00
2 ANTM 1,035 1,100 65 6.28
3 SAME 134 150 16 11.94
4 WSKT 715 770 55 7.69
5 BBRI 3,250 3,240 -10 -0.31
6 TLKM 2,670 2,680 10 0.37
7 AGRO 424 396 -28 -6.60
8 BMRI 5,650 5,525 -125 -2.21
9 PURA 134 125 -9 -6.72
10 BBCA 29,025 28,900 -125 -0.43