Portal Berita Ekonomi Jum'at, 30 Oktober 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 09:04 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng dibuka negatif 0,15% pada level 24.549.
  • 09:03 WIB. Bursa - Indeks KOSPI dibuka melemah 0,69% pada level 2.310.
  • 09:03 WIB. Bursa - Indeks Nikkei dibuka negatif 0,76% pada level 23.153.
  • 09:03 WIB. Bursa - Indeks Shanghai dibuka melemah 0,10% pada level 3.269.
  • 09:02 WIB. Bursa - Indeks Straits Times dibuka negatif 0,79% pada level 2.431.
  • 09:01 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,29% terhadap Yuan pada level 6,6954 CNY/USD.
  • 08:12 WIB. Bursa - Indeks Nasdaq ditutup menguat 1,64% pada level 11.185.
  • 08:11 WIB. Oil - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 36,21 USD/barel.
  • 08:11 WIB. Oil - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 37,71 USD/barel.
  • 08:10 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,01% terhadap Euro pada level 1,1675 USD/EUR.
  • 08:09 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,02% terhadap Poundsterling pada level 1,2927 USD/GBP.
  • 08:09 WIB. Bursa - Indeks Dow Jones ditutup menguat 0,52% pada level 26.659.
  • 08:08 WIB. Bursa - Indeks S&P 500 ditutup menguat 1,19% pada level 3.310.
  • 08:08 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 ditutup melemah 0,02% pada level 5.581.
  • 08:07 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,08% terhadap Yen pada level 104,53 JPY/USD.

Lawan Covid-19, Negara ASEAN Sepakati Enam Hal Ini

Lawan Covid-19, Negara ASEAN Sepakati Enam Hal Ini
WE Online, Jakarta -

Negara-negara ASEAN menegaskan komitmen untuk memperkuat pertumbuhan ekonomi, serta mendorong stabilitas dan integrasi keuangan di kawasan ASEAN, di tengah ketidakpastian yang ditimbulkan oleh pandemi COVID-19. Demikian kesimpulan dalam pertemuan 6th ASEAN Finance Minister and Central Bank Governors’ Meeting (AFMGM) yang diselenggarakan secara virtual pada 2 Oktober 2020.

Kepala Departemen Komunikasi BI Onny Widjanarko mengatakan, dalam pertemuan yang mengangkat tema “Cohesive and Responsive ASEAN” terdapat juga beberapa komitmen lain yang disepakati.

Pertama, menyepakati bahwa respon kebijakan yang bersifat extraordinarydalam bentuk kebijakan fiskal, moneter, dukungan pembiayaan untuk sektor riil dan keuangan, kelancaran arus barang dan jasa, serta solidaritas dan kerja sama merupakan kunci untuk mengatasi dampak pandemi dan memulihkan ekonomi.

"Kemudian, memperkuat efektivitas surveilans ekonomi dan keuangan di kawasan, serta mendukung kesiapan Chiang Mai Initiative Multilateralisation (CMIM) sebagai jaring pengaman keuangan yang efektif di kawasan dan komponen penting dari jaring pengaman keuangan global," ujar Onny di Jakarta, Selasa (6/10/2020).

Baca Juga: Intip! Strategi BI Bakal Jadikan Indonesia Pusat Ekonomi dan Keuangan Syariah Global

Ketiga, mendorong perdagangan dan investasi intra-ASEAN yang lebih luas melalui pembentukan Qualified ASEAN Banks serta peningkatan transparansi, standardisasi, dan harmonisasi ketentuan di antara negara-negara ASEAN untuk mendukung integrasi keuangan di kawasan.

Keempat, mendukung inisiatif penggunaan mata uang lokal dalam penyelesaian perdagangan, investasi langsung dan kegiatan terkait lain seperti transaksi pendapatan dan transfer, di antara negara-negara ASEAN sebagai bagian dari upaya untuk meningkatkan ketahanan ekonomi dan sistem keuangan kawasan.

"Lalu, menyambut baik kemajuan kerja sama di bidang pembiayaan infrastruktur, antara lain dalam bentuk penyusunan beberapa panduan untuk mendorong perluasan keterlibatan investor swasta, serta mendukung upaya untuk memajukan agenda keuangan berkelanjutan (sustainable financing) secara kohesif di seluruh bidang, baik perbankan, pasar modal, maupun asuransi," tambah Onny.

Dan terakhir, mendukung upaya pemanfaatan jasa keuangan digital untuk meningkatkan inklusi keuangan di kawasan serta meningkatkan kerja sama dalam berbagi informasi mengenai penanganan risiko siber (cyber risk).

Dalam pertemuan tersebut, para Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Sentral ASEAN menggarisbawahi tiga pilar utama untuk mendorong stabilitas dan integrasi keuangan di kawasan ASEAN, serta memperkuat pertumbuhan ekonomi, di tengah tantangan pandemi COVID-19, yaitu konektivitas, sustainabilitas, dan responsivitas dari ASEAN.

Baca Juga

Tag: Association of Southeast Asian Nations (ASEAN), Bank Sentral, Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Bank Indonesia (BI)

Penulis/Editor: Fajar Sulaiman

Foto: Bank Indonesia

Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,936.61 3,897.23
British Pound GBP 1.00 19,250.06 19,052.67
China Yuan CNY 1.00 2,203.01 2,179.79
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,763.45 14,616.55
Dolar Australia AUD 1.00 10,535.20 10,427.45
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,904.96 1,885.98
Dolar Singapura SGD 1.00 10,862.67 10,752.21
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,459.26 17,279.69
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,547.20 3,508.53
Yen Jepang JPY 100.00 14,099.37 13,955.08
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 href="Download_Data/" />Download_Data/ - Aug
2 href="Market_Summary/" />Market_Summary/ - Dec
3 href="MockTestReportingDRC/" />MockTestReportingDRC/ - Oct
4 href="PSPNDC/" />PSPNDC/ - Mar
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10