Portal Berita Ekonomi Selasa, 27 Oktober 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:07 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup melemah 0,72% pada level 2.343.
  • 16:07 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup melemah 0,09% pada level 23.494.
  • 16:06 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup negatif 0,82% pada level 3.251.
  • 16:06 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup melemah 0,56% pada level 2.523.
  • 16:05 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka melemah 0,42% pada level 5.835.
  • 16:05 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,18% terhadap Yuan pada level 6,6991 CNY/USD.
  • 16:04 WIB. Valas - Rupiah ditutup menguat 0,07% terhadap Dollar AS pada level 14.650 IDR/USD.

Bos Garuda Bilang Masa Pahit Bisnis Maskapai Diprediksi sampai...

Bos Garuda Bilang Masa Pahit Bisnis Maskapai Diprediksi sampai...
WE Online, Jakarta -

Direktur Utama Garuda Indonesia, Irfan Setiaputra, mengakui penerbangan sebagai salah satu industri yang terhantam keras akibat pandemi Virus Corona atau COVID-19. Pelaku usaha di industri itu harus berusaha sekeras mungkin hanya untuk sekadar bertahan secara bisnis.

Karenanya Irfan mengatakan, apabila ada kabar yang mengatakan bahwa terdapat sejumlah maskapai penerbangan yang menyatakan pailit. maka hal itu bukanlah sesuatu yang mengejutkan di tengah kondisi sulit seperti saat ini.

Baca Juga: Kekayaannya Mulai Naik di Tengah Pandemi, Miliarder LVMH Tapi Masih Rugi Rp519 T!

"Ya kalau situasinya belum membaik, jangan kaget kalau ada kabar soal maskapai penerbangan yang menyatakan pailit," kata Irfan dalam telekonferensi, Selasa 6 Oktober 2020.

Maskapai penerbangan yang menyatakan kepailitan di masa pandemi COVID-19 saat ini, antara lain, adalah Avianca Airlines, AeroMexico, Latam, hingga Thai Airways.   

Saat ini, Irfan mengungkapkan, sejumlah maskapai penerbangan rela “berdarah-darah” mempertahankan bisnisnya. Upaya itu dilakukan agar tidak sampai harus menyatakan kepailitan secara bisnis.

"Sehingga beberapa perusahaan terpaksa melakukan sejumlah upaya, misalnya seperti menurunkan biaya operasi dan sebagainya, demi mempertahankan bisnis dan menunggu situasi pulih," ujar Irfan.

Meski demikian, Irfan mengatakan, butuh waktu antara 24 sampai 48 bulan bagi industri maskapai penerbangan untuk bisa kembali pulih dari dampak pandemi COVID-19 ini. Hal itu berarti para maskapai penerbangan mesti pandai-pandai mengelola lini bisnisnya. Setidaknya sampai medio 2024 mendatang.

"Dan hal ini jelas akan menjadi tantangan bagi industri penerbangan, terkait kemampuan bertahan bagi para maskapai penerbangan dalam dua sampai empat tahun ke depan," lanjut Dirut Garuda.

Partner Sindikasi Konten: Viva

Baca Juga

Tag: Irfan Setiaputra, PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Ferry Hidayat

Foto: Mochamad Rizky Fauzan

Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,938.48 3,899.09
British Pound GBP 1.00 19,256.29 19,063.22
China Yuan CNY 1.00 2,210.72 2,188.30
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,770.49 14,623.52
Dolar Australia AUD 1.00 10,523.97 10,417.80
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,905.87 1,886.88
Dolar Singapura SGD 1.00 10,876.65 10,767.63
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,494.17 17,318.63
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,553.16 3,512.74
Yen Jepang JPY 100.00 14,088.60 13,947.09
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5144.049 31.861 706
2 Agriculture 1187.661 25.506 24
3 Mining 1426.612 -8.887 47
4 Basic Industry and Chemicals 768.212 2.582 80
5 Miscellanous Industry 952.575 0.881 53
6 Consumer Goods 1811.574 -14.262 60
7 Cons., Property & Real Estate 333.793 10.037 95
8 Infrastruc., Utility & Trans. 814.770 2.009 79
9 Finance 1141.692 14.596 93
10 Trade & Service 642.239 5.726 175
No Code Prev Close Change %
1 JSKY 174 234 60 34.48
2 DEAL 132 173 41 31.06
3 CTBN 2,450 3,060 610 24.90
4 PURE 222 276 54 24.32
5 PALM 310 380 70 22.58
6 POLL 5,400 6,475 1,075 19.91
7 OKAS 96 115 19 19.79
8 ERTX 114 134 20 17.54
9 RAJA 122 141 19 15.57
10 TAMA 171 192 21 12.28
No Code Prev Close Change %
1 SINI 430 400 -30 -6.98
2 INOV 144 134 -10 -6.94
3 TDPM 130 121 -9 -6.92
4 APII 159 148 -11 -6.92
5 BOLA 160 149 -11 -6.88
6 BBHI 160 149 -11 -6.88
7 ARGO 1,750 1,630 -120 -6.86
8 FREN 73 68 -5 -6.85
9 SKBM 380 354 -26 -6.84
10 GLOB 117 109 -8 -6.84
No Code Prev Close Change %
1 BRIS 1,210 1,250 40 3.31
2 JSKY 174 234 60 34.48
3 ASRI 149 156 7 4.70
4 DEAL 132 173 41 31.06
5 BMRI 5,550 5,775 225 4.05
6 BBRI 3,290 3,340 50 1.52
7 ANTM 1,085 1,060 -25 -2.30
8 TLKM 2,630 2,650 20 0.76
9 SIDO 790 825 35 4.43
10 BMTR 226 240 14 6.19