Portal Berita Ekonomi Selasa, 20 Oktober 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 15:01 WIB. IHSG - IHSG melemah 0,52% pada penutupan sesi II.
  • 13:27 WIB. Oil - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 40,57 USD/barel.
  • 13:27 WIB. Oil - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 42,54 USD/barel.
  • 13:26 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,06% terhadap Euro pada level 1,1776 USD/EUR.
  • 13:26 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,02% terhadap Poundsterling pada level 1,2945 USD/GBP.
  • 13:25 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,09% terhadap Yen pada level 105,53 JPY/USD.
  • 13:25 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.902 USD/troy ounce.

Sebut Flu Lebih Bahaya dari Corona, Donald Trump Kena Sidak Twitter dan Facebook

Sebut Flu Lebih Bahaya dari Corona, Donald Trump Kena Sidak Twitter dan Facebook
WE Online, Jakarta -

Facebook dan Twitter menindak Presiden Donald Trump yang menyebut kalau flu musiman lebih mematikan daripada virus corona. Apa bentuk penindakannya?

Mengutip CNBC Internasional, Rabu (7/10/2020), Facebook menghapus unggahan Trump; sedangkan Twitter menambah label misinformasi seputar virus corona pada cuitan Trump. Twitter pun melarang pembagian ulang cuitan tersebut.

“Sebagaimana standar dengan pemberitahuan kepentingan publik ini, keterlibatan pengguna dengan cuitan (Trump) akan begitu kami batasi,” jelas Juru Bicara Twitter.

Baca Juga: Startup Story: Zomato, Panen Modal Baru di Tengah Pandemi

Baca Juga: Joe Biden Ngaku Ogah Debat di Sesi Kedua Jika Trump...

Dalam unggahan itu, Trump memperingatkan soal musim flu. Menurutnya, terkadang ada lebih dari 100 ribu kematian karena flu--walau sudah ada vaksin.

“Apakah kami akan melakukan lockdown (karena musim flu)? Tidak, kami belajar untuk hidup dengannya, sama seperti kami belajar hidup dengan COVID-19, (yang) di sebagian besar populasi kurang mematikan,” begitu kira-kira bunyi cuitan Trump.

Facebook menindak unggahan Trump pada Selasa pagi waktu lokal. Di Facebook sendiri, Trump punya lebih dari 31,5 juta pengikut.

Perusahaan besutan Mark Zuckerberg itu menyebut, “kami menghapus informasi yang salah tentang tingkat keparahan COVID-19 dan sekarang telah menghapus unggahan tersebut.”

Sekadar informasi, hingga Selasa (6/10/2020) waktu setempat, COVID-19 telah menjangkiti 7,45 juta orang di AS--sekitar 210.195 orang telah meninggal, menurut data Universitas Johns Hopkins. Sementara, ada sekitar 22 ribu orang meninggal akibat flu musiman pada 2019-2020, menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC).

Musim flu paling mematikan sejak 2010 terjadi pada 2017-2018 di AS, dengan perkiraan 61 ribu kematian, masih menurut data CDC.

Setelah mendapat penindakan dari Facebook dan Twitter, Donald Trump pun mencuitkan ‘REPEAL SECTION 230’; merujuk pada Bagian 230 dari Communications Decency Act yang memungkinkan platform daring memoderasi dan menghapus konten berbahaya tanpa kena sanksi.

Pada Mei lalu, Trump menandatangani perintah eksekutif yang menargetkan undang-undang itu, mengklaim adanya upaya ‘penyensoran’ dari situs-situs medsos setelah cuitannya mendapat label misinformasi untuk pertama kalinya.

Baca Juga

Tag: Donald Trump, Twitter, Facebook

Penulis/Editor: Tanayastri Dini Isna

Foto: Antara/REUTERS/Carlos Barria

Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,946.95 3,907.47
British Pound GBP 1.00 19,159.07 18,965.50
China Yuan CNY 1.00 2,213.75 2,191.49
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,802.65 14,655.36
Dolar Australia AUD 1.00 10,428.47 10,323.24
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,910.02 1,890.99
Dolar Singapura SGD 1.00 10,903.54 10,794.25
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,422.72 17,243.50
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,572.07 3,533.11
Yen Jepang JPY 100.00 14,025.63 13,884.76
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5126.330 22.916 707
2 Agriculture 1166.383 -9.325 24
3 Mining 1442.328 20.278 47
4 Basic Industry and Chemicals 752.933 1.309 80
5 Miscellanous Industry 897.894 7.514 53
6 Consumer Goods 1850.009 -8.664 60
7 Cons., Property & Real Estate 321.298 2.587 95
8 Infrastruc., Utility & Trans. 827.207 -4.169 79
9 Finance 1137.505 12.096 94
10 Trade & Service 636.465 1.975 175
No Code Prev Close Change %
1 RUIS 270 320 50 18.52
2 BVIC 103 116 13 12.62
3 ANTM 940 1,055 115 12.23
4 KBAG 62 69 7 11.29
5 PAMG 90 98 8 8.89
6 PBSA 600 650 50 8.33
7 SMDR 270 290 20 7.41
8 TCPI 5,500 5,900 400 7.27
9 SINI 448 480 32 7.14
10 SIPD 1,120 1,200 80 7.14
No Code Prev Close Change %
1 PPGL 374 338 -36 -9.63
2 INRU 1,000 930 -70 -7.00
3 TFCO 488 454 -34 -6.97
4 PCAR 316 294 -22 -6.96
5 OPMS 202 188 -14 -6.93
6 AKSI 404 376 -28 -6.93
7 AMAN 318 296 -22 -6.92
8 BNLI 2,480 2,310 -170 -6.85
9 ESTI 73 68 -5 -6.85
10 YPAS 380 354 -26 -6.84
No Code Prev Close Change %
1 ANTM 940 1,055 115 12.23
2 BRIS 1,395 1,400 5 0.36
3 KBAG 62 69 7 11.29
4 TLKM 2,750 2,710 -40 -1.45
5 TOWR 1,025 1,005 -20 -1.95
6 BEST 179 182 3 1.68
7 AGRO 446 426 -20 -4.48
8 PURA 138 131 -7 -5.07
9 BBRI 3,250 3,280 30 0.92
10 ASII 4,930 5,000 70 1.42