Portal Berita Ekonomi Minggu, 25 Oktober 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 09:31 WIB. USD/EUR - 1,1776 (19/10), 1,1821 (20/10), 1,1861 (21/10), 1,1816 (22/10), 1,1859 (23/10).
  • 09:30 WIB. USD/GBP - 1,2947 (19/10), 1,2944 (20/10), 1,3144 (21/10), 1,3081 (22/10), 1,3040 (23/10).
  • 09:26 WIB. CNY/USD - 6,6803 (19/10), 6,6754 (20/10), 6,6503 (21/10), 6,6821 (22/10), 6,6843 (23/10).
  • 09:24 WIB. JPY/USD - 105,42 (19/10), 105,49 (20/10), 104,56 (21/10), 104,82 (22/10), 104,69 (23/10).
  • 09:22 WIB. IDR/USD - 14.670 (19/10), 14.650 (20/10), 14.610 (21/10), 14.640 (22/10), 14.650 (23/10).

Politik Malaysia Krisis: Pembungkaman Media Merebak

Politik Malaysia Krisis: Pembungkaman Media Merebak
WE Online, Kuala Lumpur -

Dunia politik Malaysia kembali digoyang krisis, di tengah merebaknya wabah virus Corona. Di tengah catatan angka penularan yang tengah tinggi, nampaknya wabah tidak menghentikan kacaunya dunia politik Negeri Jiran ini.

Pada Senin (5/10/2020), jaringan media Amerika Serokat (AS) ABC mencatat, ada 432 kasus baru di Malaysia. Menteri Agama (Menag) Zulkifli Mohamad al-Bakri pun termasuk pasien positif. Alhasil, Perdana Menteri (PM) Muhyiddin Yassin harus melakukan karantina mandiri selama 14 hari ke depan karena sempat melakukan kontak dengan sang Menag.

Baca Juga: Segala Upaya Dilakukan, Jabatan buat Anwar Ibrahim Tak Juga Datang

"Saya akan tetap bekerja dan melakukan rapat via video," ujar PM Muhyiddin dikutip Reuters, Senin (5/10/2020). Tentu saja, Muhyiddin tidak punya waktu untuk bersantai.

Tokoh oposisi Anwar Ibrahim, yang akhir September kemarin mengklaim memiliki dukungan mayoritas parlemen dan mengaku berhak jadi PM, masih membayang-bayangi pemerintahannya.

Klaim Anwar ini diamini Raja Malaysia, Sultan Abdullah Sultan Ahmad Shah. Meski ternyata, Yang Dipertuan Agung kebetulan tengah menjalani perawatan akibat keracunan makanan. Jadi, pertemuan Anwar dengan sang raja pun terpaksa dilakukan lain waktu.

Dulu, saat Muhyiddin diangkat jadi PM, Raja Malaysia melakukan tatap muka dengan seluruh 221 anggota parlemen untuk memastikan, klaim bahwa dia didukung mayoritas parlemen.

Kemungkinan, hal ini juga yang bakal dilakukan raja untuk memastikan klaim Anwar. Tapi, langkah ini masih belum dilakukan. Berbagai spekulasi pun bermunculan.

"Saya merasa kalau tidak semua orang di UMNO (United Malays National Organisation -red) atau partai politik lain benar-benar mendukung Anwar," ujar analis dari badan survei Malaysia, Merdeka Centre, Ibrahim Suffian, kepada ABC.

"Anwar tidak pernah menunjukkan atau menyebut siapa saja yang mendukungnya. Mungkin Anwar mau merahasiakannya sampai bertemu raja. Ini saatnya menunggu dan melihat, apakah Anwar benar-benar memiliki dukungan mayoritas seperti klaimnya,” lanjut Ibrahim.

Sampai klaim itu terbukti, Muhyiddin tetap menjadi PM Malaysia yang sah. Hasil pemilu legislatif di Sabah, yang memenangkan partai yang mengusung Muhyiddin, membuat orang-orang meragukan klaim Anwar.

Selagi dunia politik Malaysia memanas, jumlah kasus Covid-19 juga tidak kunjung membaik. Di saat yang sama, Pemerintahan Muhyiddin tidak memiliki Menteri Kesehatan (Menkes). Pasalnya, Menkes yang berada di pemerintahan Mahathir Mohamad mengundurkan diri saat Muhyiddin naik menjadi pemimpin.

Namun, Malaysia masih terhitung lumayan dalam penanganan penyebaran virus Corona. "Di Malaysia kini ada dua isu yang harus ditangani. Satu hal adalah partai politik dan satu lagi kontrol pandemi," ujar Profesor dari Monash University Malaysia, Sin Yee Koh.

"Sejauh ini, urusan kesehatan masih bisa mengandalkan uji laboratorium, tracing pasien positif dan melakukan pembatasan gerak," lanjutnya.

Namun, akibat pemilihan legistlatif (pileg) di Sabah bulan lalu membuat adanya klaster penularan baru. Meski partai politik pendukung Muhyiddin berhasil unggul, Malaysia dinilai nekat kalau akan melakukan pemilu sela.

Direktur Jenderal Kesehatan Malaysia, Noor Hisham Abdullah mengingatkan, akan adanya gelombang penularan baru, jika tidak ada penanggulangan serius dari pemerintah.

Mahathir Mohamad sudah mengingatkan, bahwa pemilu sela hanya akan membahayakan warga.

"Kalau pemilu dilakukan segera, saya khawatir akan makin banyak orang tertular Covid-19. Makin banyak yang mati. Prioritas kita sekarang ini politik atau keselamatan rakyat?" ujarnya kepada kantor berita Bernama pekan lalu.

Partner Sindikasi Konten: Rakyat Merdeka

Baca Juga

Tag: Malaysia, Anwar Ibrahim, Muhyiddin Yassin

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Muhammad Syahrianto

Foto: Reuters

Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,949.47 3,909.96
British Pound GBP 1.00 19,360.36 19,166.25
China Yuan CNY 1.00 2,215.33 2,193.09
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,811.69 14,664.31
Dolar Australia AUD 1.00 10,554.81 10,442.46
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,911.19 1,892.14
Dolar Singapura SGD 1.00 10,912.61 10,800.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,485.20 17,305.35
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,574.25 3,534.42
Yen Jepang JPY 100.00 14,145.44 14,000.68
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5112.188 20.372 706
2 Agriculture 1162.155 9.913 24
3 Mining 1435.499 5.179 47
4 Basic Industry and Chemicals 765.630 -1.582 80
5 Miscellanous Industry 951.694 22.664 53
6 Consumer Goods 1825.836 15.501 60
7 Cons., Property & Real Estate 323.756 11.438 95
8 Infrastruc., Utility & Trans. 812.761 -9.712 79
9 Finance 1127.096 1.833 93
10 Trade & Service 636.513 -0.535 175
No Code Prev Close Change %
1 RONY 376 470 94 25.00
2 BOLT 505 630 125 24.75
3 POLL 4,330 5,400 1,070 24.71
4 JSPT 920 1,135 215 23.37
5 PDES 202 244 42 20.79
6 JAWA 82 99 17 20.73
7 BBTN 1,260 1,430 170 13.49
8 SMSM 1,260 1,400 140 11.11
9 PALM 280 310 30 10.71
10 GEMA 308 338 30 9.74
No Code Prev Close Change %
1 TGRA 100 93 -7 -7.00
2 AIMS 129 120 -9 -6.98
3 BAJA 101 94 -7 -6.93
4 PBSA 650 605 -45 -6.92
5 TIRA 260 242 -18 -6.92
6 BRIS 1,300 1,210 -90 -6.92
7 DMMX 188 175 -13 -6.91
8 YPAS 290 270 -20 -6.90
9 ESIP 117 109 -8 -6.84
10 OKAS 103 96 -7 -6.80
No Code Prev Close Change %
1 BRIS 1,300 1,210 -90 -6.92
2 BBTN 1,260 1,430 170 13.49
3 TLKM 2,700 2,630 -70 -2.59
4 ANTM 1,085 1,085 0 0.00
5 ASRI 151 149 -2 -1.32
6 AGRO 370 350 -20 -5.41
7 BRPT 945 925 -20 -2.12
8 BBRI 3,300 3,290 -10 -0.30
9 BEST 179 182 3 1.68
10 PWON 404 416 12 2.97