Portal Berita Ekonomi Kamis, 29 Oktober 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 10:11 WIB. Oil - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 37,50 USD/barel.
  • 10:10 WIB. Oil - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 37,48 USD/barel.
  • 10:09 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,05% terhadap Poundsterling pada level 1,2989 USD/GBP.
  • 10:08 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng dibuka negatif 1,19% pada level 24.414.
  • 10:06 WIB. Bursa - Indeks KOSPI dibuka negatif 1,68% pada level 2.305.
  • 10:05 WIB. Bursa - Indeks Nikkei dibuka melemah 0,67% pada level 23.261.
  • 10:04 WIB. Bursa - Indeks Shanghai dibuka melemah 0,46% pada level 3.254.
  • 10:03 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,14% terhadap Yuan pada level 6,7195 CNY/USD.
  • 10:00 WIB. Bursa - Indeks Straits Times dibuka melemah 0,57% pada level 2.469.
  • 09:59 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,14% terhadap Yen pada level 104,47 JPY/USD.
  • 09:58 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.878 USD/troy ounce.

Demo Omnibus Law Bikin PDIP Ketar-ketir, Mega Langsung Keluarkan Titah

Demo Omnibus Law Bikin PDIP Ketar-ketir, Mega Langsung Keluarkan Titah
WE Online, Jakarta -

Aksi unjuk rasa penolakan Undang-Undang Omnibus Law Cipta Kerja terjadi di sejumlah daerah di Tanah Air. Peristiwa ini membuat cemas partai berkuasa karena khawatir ditunggangi kepentingan politik.

Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri langsung mengeluarkan perintah kepada seluruh kadernya untuk mewaspadai gelombang demo tersebut.

Pesan tersebut disampaikan oleh Sekretaris Jenderal DPP PDIP Hasto Kristiyanto kepada seluruh kader berlambang banteng dalam Rapat Koordinasi Bidang atau Rakorbid Nasional Bidang Kelautan dan Perikanan.

Baca Juga: Rakyat Ramai-ramai Tolak Omnibus Law, Bahlil Teriak: Jangan Plintir Seolah untuk Kepentingan Asing!

"Ibu ketua umum barusan memanggil saya berkaitan dengan dinamika politik saat ini pasca-pengesahan UU Cipta Kerja, di mana seluruh jajaran partai wajib mewaspadai berbagai bentuk infiltrasi berbagai bentuk kepentingan politik yang mencoba menunggangi persoalan tersebut," kata Hasto kepada kader PDIP secara virtual, Rabu (7/10/2020).

Hasto mencontohkan, kepentingan politik itu sudah terlihat dalam gerakan demonstrasi yang berujung rusuh di Bandung kemarin.

"Dengan masuk di dalam berbagai demo sebagaimana terjadi di kota Bandung tadi malam, sempat terjadi ketegangan kerusuhan dan ternyata itu adalah massa yang disusupkan yang mengaku sebagai buruh," ujarnya.

Partner Sindikasi Konten: Pikiran Rakyat

Baca Juga

Tag: Omnibus Law, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Megawati Soekarnoputri, RUU Cipta Kerja

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Rosmayanti

Foto: Antara/Fikri Yusuf

Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,936.61 3,897.23
British Pound GBP 1.00 19,250.06 19,052.67
China Yuan CNY 1.00 2,203.01 2,179.79
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,763.45 14,616.55
Dolar Australia AUD 1.00 10,535.20 10,427.45
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,904.96 1,885.98
Dolar Singapura SGD 1.00 10,862.67 10,752.21
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,459.26 17,279.69
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,547.20 3,508.53
Yen Jepang JPY 100.00 14,099.37 13,955.08
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 href="Download_Data/" />Download_Data/ - Aug
2 href="Market_Summary/" />Market_Summary/ - Dec
3 href="MockTestReportingDRC/" />MockTestReportingDRC/ - Oct
4 href="PSPNDC/" />PSPNDC/ - Mar
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10