Klaim Bahlil: UU Cipta Kerja Sah, Ratusan Investor Berbondong-bondong Tanam Duit

Klaim Bahlil: UU Cipta Kerja Sah, Ratusan Investor Berbondong-bondong Tanam Duit Foto: Antara/Puspa Perwitasari

Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia meyakini Undang-undang (UU) Cipta Kerja yang telah disahkan DPR atas usulan pemerintah telah banyak menarik perhatian investor. Sebab dikatakannya, usai disahkannya, UU Cipta Kerja ini akan mendatangkan 153 perusahaan asing yang siap masuk ke Indonesia.

"Kami ingin sampaikan bahwa ada 153 perusahaan yang siap masuk pascapemberlakuan UU Cipta Kerja, dengan itu maka otomatis akan banyak menampung lapangan pekerjaan," ujar Bahlil dalam diskusi virtual di Jakarta, Rabu (7/10/2020).

Menurut Bahlil, sambutan baik itu tercipta karena selama ini investor atau pengusaha melihat bahwa untuk menciptakan lapangan kerja di Indonesia sangat sulit dari sisi perizinan hingga mahalnya tanah dan buruh.

Baca Juga: Rakyat Ramai-ramai Tolak Omnibus Law, Bahlil Teriak: Jangan Plintir Seolah untuk Kepentingan Asing!

"Terkait itu beberapa keluhan dunia usaha yang sering mengatakan izin susah karena terkesan ada ego sektoral, aturan tumpang tindih, tanah dan buruh yang mahal. Solusinya UU Cipta Kerja ini mejawab hal itu," tegasnya.

Dengan itu, Bahlil juga megaku optimistis bahwa target investasi tahun ini akan sesuai dengan yang direncanakan, meskipun Pandemi Covid-19 merebak. Ditargetkan tahun ini investasi Rp817 triliun masuk Indonesia.

"Undang-undang ini untuk masa depan bukan masa lampau karena itu kami di BKPM yang ditugaskan mengurus investasi, bagaimana investasi masuk menciptakan lapangan kerja," tandasnya.

Lihat Sumber Artikel di SINDOnews Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan SINDOnews. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab SINDOnews.

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini