Portal Berita Ekonomi Minggu, 25 Oktober 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 09:31 WIB. USD/EUR - 1,1776 (19/10), 1,1821 (20/10), 1,1861 (21/10), 1,1816 (22/10), 1,1859 (23/10).
  • 09:30 WIB. USD/GBP - 1,2947 (19/10), 1,2944 (20/10), 1,3144 (21/10), 1,3081 (22/10), 1,3040 (23/10).
  • 09:26 WIB. CNY/USD - 6,6803 (19/10), 6,6754 (20/10), 6,6503 (21/10), 6,6821 (22/10), 6,6843 (23/10).
  • 09:24 WIB. JPY/USD - 105,42 (19/10), 105,49 (20/10), 104,56 (21/10), 104,82 (22/10), 104,69 (23/10).
  • 09:22 WIB. IDR/USD - 14.670 (19/10), 14.650 (20/10), 14.610 (21/10), 14.640 (22/10), 14.650 (23/10).

Isu Iran Rupanya Masih Seksi dalam Debat Cawapres AS, Ini Alasannya...

Isu Iran Rupanya Masih Seksi dalam Debat Cawapres AS, Ini Alasannya...
WE Online, Washington -

Debat calon wakil presiden (cawapres) Amerika Serikat (AS) digelar pada Rabu (7/10/2020). Selain pandemi dan rasialisme, isu mengenai Iran mewarnai perdebatan tersebut.

Saat sesi mengenai kebijakan luar negeri, cawapres AS dari Partai Demokrat Kamala Harris mengkritik keputusan Presiden Donald Trump menarik AS dari kesepakatan nuklir Iran. Menurut dia, langkah itu merupakan sebuah pengkhianatan terhadap sekutu Washington di luar negeri.

Baca Juga: Gegara Trump Tersengat Corona, Debat Cawapres Jadi Makin Ribet

"Kita berada dalam kesepakatan nuklir Iran dengan teman-teman. Meninggalkan kesepakatan telah menempatkan kita pada posisi di mana kita kurang aman karena mereka membangun apa yang mungkin akhirnya menjadi persenjataan nuklir yang signifikan," kata Harris dikutip laman Haaretz.

Harris menempatkan penarikan AS dari kesepakatan nuklir Iran atau dikenal dengan Joint Comprehensive Plan of Action (JCPOA) dalam konteks pentingnya hubungan yang dapat diandalkan dalam kebijakan luar negeri. Dia berpandangan hengkangnya AS dari JCPOA telah merusak kredibilitas Negeri Paman Sam.

Harris mengatakan kebijakan luar negeri mungkin terdengar rumit, tapi itu perkara hubungan. AS, menurut dia, harus setia dan menepati janji kepada para mitranya.

"Orang yang berdiri dengan Anda, Anda harus berdiri bersama mereka. Anda harus tahu siapa musuh Anda dan mengawasi mereka. Namun apa yang kami lihat dengan Presiden Donald Trump adalah bahwa dia telah mengkhianati teman-teman kami dan memeluk para diktator di seluruh dunia," ujarnya.

Dia mengkritik Trump karena pendekatan sepihaknya terhadap kebijakan luar negeri. Menurutnya dengan menarik AS keluar dari JCPOA, Trump telah menempatkan negara tersebut dalam posisi dan situasi yang tidak aman.

Wakil Presiden AS Mike Pence membalas argumen Harris dengan menyinggung hubungan Trump dengan Israel. Pence berpendapat itu merupakan contoh kesetiaan dan menepati janji.

"Presiden Trump menepati janjinya ketika dia memindahkan kedutaan Amerika ke Yerusalem. Ketika Joe Biden menjadi wakil presiden (pada era pemerintahan Barack Obama), dia berjanji untuk melakukan itu dan tidak pernah melakukannya," ujar Pence.

Pence pun mengkritik pemerintahan Obama karena dianggap tak berbuat banyak untuk mencegah pertumbuhan dan ekspansi ISIS. Sedangkan pemerintahan Trump, kata Pence, "menghancurkan Khilafah".

Pence kemudian membanggakan Trump karena di bawah komandonya AS berhasil membunuh pemimpin ISIS Abu Bakar al-Baghdadi dan komandan Pasukan Quds Mayor Jenderal Qassem Soleimani. Namun Harris menegaskan pembunuhan Soleimani memiliki konsekuensi yang serius.

“Ada serangan balik terhadap pasukan kita di Irak dan mereka menderita cedera otak yang serius," kata Harris.

Soleimani merupakan tokoh militer Iran yang memiliki pengaruh besar di kawasan Timur Tengah. Dia tewas di Bandara Internasional Baghdad, Irak, pada Januari lalu.

Dia dibunuh saat berada dalam konvoi Popular Mobilization Forces (PMF), pasukan paramiliter Irak yang memiliki kedekatan dengan Iran. Iring-iringan mobil mereka menjadi sasaran tembak pesawat nirawak Washington.

Partner Sindikasi Konten: Republika

Baca Juga

Tag: Iran, Kamala Harris, Mike Pence, Pilpres AS, Amerika Serikat (AS)

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Muhammad Syahrianto

Foto: Antara/REUTERS/Kevin Lamarque

Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,949.47 3,909.96
British Pound GBP 1.00 19,360.36 19,166.25
China Yuan CNY 1.00 2,215.33 2,193.09
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,811.69 14,664.31
Dolar Australia AUD 1.00 10,554.81 10,442.46
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,911.19 1,892.14
Dolar Singapura SGD 1.00 10,912.61 10,800.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,485.20 17,305.35
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,574.25 3,534.42
Yen Jepang JPY 100.00 14,145.44 14,000.68
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5112.188 20.372 706
2 Agriculture 1162.155 9.913 24
3 Mining 1435.499 5.179 47
4 Basic Industry and Chemicals 765.630 -1.582 80
5 Miscellanous Industry 951.694 22.664 53
6 Consumer Goods 1825.836 15.501 60
7 Cons., Property & Real Estate 323.756 11.438 95
8 Infrastruc., Utility & Trans. 812.761 -9.712 79
9 Finance 1127.096 1.833 93
10 Trade & Service 636.513 -0.535 175
No Code Prev Close Change %
1 RONY 376 470 94 25.00
2 BOLT 505 630 125 24.75
3 POLL 4,330 5,400 1,070 24.71
4 JSPT 920 1,135 215 23.37
5 PDES 202 244 42 20.79
6 JAWA 82 99 17 20.73
7 BBTN 1,260 1,430 170 13.49
8 SMSM 1,260 1,400 140 11.11
9 PALM 280 310 30 10.71
10 GEMA 308 338 30 9.74
No Code Prev Close Change %
1 TGRA 100 93 -7 -7.00
2 AIMS 129 120 -9 -6.98
3 BAJA 101 94 -7 -6.93
4 PBSA 650 605 -45 -6.92
5 TIRA 260 242 -18 -6.92
6 BRIS 1,300 1,210 -90 -6.92
7 DMMX 188 175 -13 -6.91
8 YPAS 290 270 -20 -6.90
9 ESIP 117 109 -8 -6.84
10 OKAS 103 96 -7 -6.80
No Code Prev Close Change %
1 BRIS 1,300 1,210 -90 -6.92
2 BBTN 1,260 1,430 170 13.49
3 TLKM 2,700 2,630 -70 -2.59
4 ANTM 1,085 1,085 0 0.00
5 ASRI 151 149 -2 -1.32
6 AGRO 370 350 -20 -5.41
7 BRPT 945 925 -20 -2.12
8 BBRI 3,300 3,290 -10 -0.30
9 BEST 179 182 3 1.68
10 PWON 404 416 12 2.97