Portal Berita Ekonomi Sabtu, 24 Oktober 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 12:00 WIB. KOSPI - 2.346 (19/10), 2.358 (20/10), 2.370 (21/10), 2.355 (22/10), 2.360 (23/10).
  • 11:59 WIB. Hang Seng - 24.542 (19/10), 24.569 (20/10), 24.754 (21/10), 24.786 (22/10), 24.918 (23/10).
  • 11:45 WIB. Shanghai Composite - 3.312 (19/10), 3.328 (20/10), 3.325 (21/10), 3.312 (22/10), 3.278 (23/10).
  • 11:43 WIB. Nikkei - 23.671 (19/10), 23.567 (20/10), 23.639 (21/10), 23.474 (22/10), 23.516 (23/10).
  • 11:41 WIB. FTSE 100 - 5.884 (19/10), 5.889 (20/10), 5.776 (21/10), 5.785 (22/10), 5.860 (23/10).
  • 11:40 WIB. Nasdaq - 11.478 (19/10), 11.516 (20/10), 11.484 (21/10), 11.506 (22/10), 11.548 (23/10).
  • 11:37 WIB. S&P 500 - 3.426 (19/10), 3.443 (20/10), 3.435 (21/10), 3.453 (22/10), 3.465 (23/10).
  • 11:36 WIB. Dow Jones - 28.195 (19/10), 28.308 (20/10), 28.210 (21/10), 28.363 (22/10), 28.335 (23/10).

5 Fakta Terkait Gugatan Pailit Ace Hardware

5 Fakta Terkait Gugatan Pailit Ace Hardware
WE Online, Jakarta -

Secara mengejutkan, PT Ace Hardware Indonesia Tbk digugat pailit. Gugatan ini pun langsung direspons negatif oleh investor. Padahal, secara fundamental kinerja emiten berkode ACES ini dalam kondisi baik.

Menyikapi kabar tersebut, Ace Hardware langsung menyampaikan penjelasan kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) mengenai apa yang sebenarnya terjadi. Ada sejumlah fakta yang terungkap, melalui informasi yang disampaikan melalui Direktur Ace Hardware Indonesia Sugiyanto Wibawa. Berikut ini seperti dikutip dari keterbukaan informasi BEI, Kamis (8/10/2020).

Baca Juga: Skakmat! Ya Kali Gara-Gara Rp10 Juta Ace Hardware Pailit, Utang Triliunan Aja Bisa Langsung Lunas!

1. Selasa 6 Oktober 2020, tercantum Klasifikasi Perkara Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang dengan Nomor Perkara 329/Pdt.Sus-PKPU/2020/PN Niaga Jakarta Pusat, dengan pemohon Wibowo dan Partners dengan termohon PT Ace Hardware Indonesia Tbk. Status perkara tertera sidang pertama.

2. Dalam keterangan yang tercantum dalam SIPP PN Jakrta Pusat terdapat 6 poin petitum, di antaranya menerima dan mengabulkan Permohonan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) yang diajukan oleh Pemohon untuk seluruhnya. Selain itu, juga menetapkan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) sementara terhadap Termohon PKPU PT Ace Hardware Indonesia Tbk untuk paling lama 45 hari terhitung sejak putusan a quo diucapkan.

Hal ini membuat pergerakan saham ACES pun mendapat tekanan. Dari pantauan Okezone, Rabu (7/10/2020) kemarin pada sesi kedua perdagangan tepatnya pukul 14.29 WIB, saham ACES sempat anjlok hingga 1% ke Rp1.520 per lembar. Namun, di akhir perdagangan, harga saham ACES kembali ke harga awal atau stagnan di Rp1.540.

3. Hingga berita ini diturunkan, Ace Hardware mengaku belum mendapatkan pemberitahuan resmi terkait gugatan pailit yang dilayangkan oleh Wibowo dan Partners di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

"Menanggapi berita yang beredar di media terkait dengan permohonan PKPU Nomor 329/Pdt.Sus-PKPU/2020/PN Niaga Jkt.Pst tanggal 6 Oktober 2020 dengan pemohon Wibowo & Partners, kami sampaikan bahwa saat ini kami belum menerima pemberitahuan resmi mengenai perkara tersebut," tegas Sugiyanto.

4. Sugiyanto menambahkan, sebagaimana dikutip oleh media terkait Legal Service Agreement, disampaikan bahwa antara Ace Hardware Indonesia dengan Wibowo & Partners ada ikatan perjanjian jasa hukum bulanan (retainer) senilai Rp10 juta.

"PT Ace Hardware Indonesia Tbk akan segera mengambil sikap setelah menerima pemberitahuan tersebut," kata dia.

5. Sugiyanto mengimbau kepada masyarakat dan investor agar bersikap bijak dalam menanggapi pemberitaan tersebut. Saat ini, pihaknya memiliki kinerja yang sangat baik dan tetap beroperasi seperti biasa.

Partner Sindikasi Konten: Okezone

Baca Juga

Tag: Pailit, Ace Hardware Indonesia, Bursa Efek Indonesia (BEI)

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Puri Mei Setyaningrum

Foto: PT ACE Hardware Indonesia

Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,949.47 3,909.96
British Pound GBP 1.00 19,360.36 19,166.25
China Yuan CNY 1.00 2,215.33 2,193.09
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,811.69 14,664.31
Dolar Australia AUD 1.00 10,554.81 10,442.46
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,911.19 1,892.14
Dolar Singapura SGD 1.00 10,912.61 10,800.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,485.20 17,305.35
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,574.25 3,534.42
Yen Jepang JPY 100.00 14,145.44 14,000.68
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5112.188 20.372 706
2 Agriculture 1162.155 9.913 24
3 Mining 1435.499 5.179 47
4 Basic Industry and Chemicals 765.630 -1.582 80
5 Miscellanous Industry 951.694 22.664 53
6 Consumer Goods 1825.836 15.501 60
7 Cons., Property & Real Estate 323.756 11.438 95
8 Infrastruc., Utility & Trans. 812.761 -9.712 79
9 Finance 1127.096 1.833 93
10 Trade & Service 636.513 -0.535 175
No Code Prev Close Change %
1 RONY 376 470 94 25.00
2 BOLT 505 630 125 24.75
3 POLL 4,330 5,400 1,070 24.71
4 JSPT 920 1,135 215 23.37
5 PDES 202 244 42 20.79
6 JAWA 82 99 17 20.73
7 BBTN 1,260 1,430 170 13.49
8 SMSM 1,260 1,400 140 11.11
9 PALM 280 310 30 10.71
10 GEMA 308 338 30 9.74
No Code Prev Close Change %
1 TGRA 100 93 -7 -7.00
2 AIMS 129 120 -9 -6.98
3 BAJA 101 94 -7 -6.93
4 PBSA 650 605 -45 -6.92
5 TIRA 260 242 -18 -6.92
6 BRIS 1,300 1,210 -90 -6.92
7 DMMX 188 175 -13 -6.91
8 YPAS 290 270 -20 -6.90
9 ESIP 117 109 -8 -6.84
10 OKAS 103 96 -7 -6.80
No Code Prev Close Change %
1 BRIS 1,300 1,210 -90 -6.92
2 BBTN 1,260 1,430 170 13.49
3 TLKM 2,700 2,630 -70 -2.59
4 ANTM 1,085 1,085 0 0.00
5 ASRI 151 149 -2 -1.32
6 AGRO 370 350 -20 -5.41
7 BRPT 945 925 -20 -2.12
8 BBRI 3,300 3,290 -10 -0.30
9 BEST 179 182 3 1.68
10 PWON 404 416 12 2.97