Portal Berita Ekonomi Rabu, 21 Oktober 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:08 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup menguat 0,75% pada level 24.754.
  • 16:07 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup menguat 0,53% pada level 2.370.
  • 16:07 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup menguat 0,31% pada level 23.639.
  • 16:06 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup melemah 0,09% pada level 3.325.
  • 16:06 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup melemah 0,07% pada level 2.526.
  • 16:05 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka melemah 1,57% pada level 5.797.
  • 16:04 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,30% terhadap Yuan pada level 6,6569 CNY/USD.
  • 16:04 WIB. Valas - Rupiah ditutup menguat 0,17% terhadap Dollar AS pada level 14.632 IDR/USD.

Internasional Peringatkan Turki Setop Internasionalisasi Konflik

Internasional Peringatkan Turki Setop Internasionalisasi Konflik
WE Online, Yerevan -

Hujan tembakan senjata berat terhadap kota-kota di kawasan yang dikuasai separatis Armenia di Nagorno-Karabakh memicu gelombang pengungsi warga sipil.

“Berapa lama lagi kami bisa bertahan? Berapa lama lagi situasinya akan bertahan,” kata seorang penduduk yang berlindung di sebuah kamp di Stepanakert.

Baca Juga: Hampir Gak Ada Bantuan Militer dari Rusia, Armenia Gelagapan

Pertempuran antara Armenia dan Azerbaijan sejak 27 September silam merupakan eskalasi konflik paling parah sejak perjanjian damai 1994 yang mengakhiri perang antarjiran di selatan Kaukasus.

Nagorno-Karabakh merupakan wilayah Azerbaijan yang diduduki kelompok bersenjata etnis Armenia yang didukung pemerintah di Yerevan selama lebih dari seperempat abad.

Stepanakert, ibu kota wilayah separatis itu, termasuk yang paling parah terkena serangan bom dari Azerbaijan. Hingga Selasa (6/10/2020) malam, bunyi ledakan dikabarkan masih terdengar di seluruh penjuru kota.

Saat ini sebagian penduduk kota yang masih bertahan, memilih berlindung di gudang bawah tanah saat kota dihujani bom dari langit.

“Gedung-gedung dan perumahan hancur. Kami sangat takut. Berapa lama lagi ini akan berlangsung?” kata Sida, salah seorang penduduk Stepanakert, kepada kantor berita AP.

Eskalasi konflik ancam warga sipil

“Menurut estimasi awal, sekitar 50% penduduk Karabakh dan 90% perempuan dan anak-anak, jumlahnya sekitar 70.000 sampai 75.000 orang, terpaksa mengungsikan diri,” kata Ketua Ombudsman HAM Karabakh, Artak Beglaryan.

Belasan warga sipil di Armenia dikabarkan tewas dalam serangkaian serangan udara di Nagorno Karabakah. Militer Armenia sendiri mengaku sekitar 300 pasukannya gugur dalam pertempuran.

Sebaliknya Azerbaijan menuduh Armenia membombardir kawasan permukiman padat penduduk, termasuk kota terbesar kedua, Ganja, yang berada jauh di luar zona konflik. Otoritas di Baku mengatakan sebanyak 427 gedung apartemen yang menampung 1.200 orang hancur oleh serangan bom.

Sebanyak 140.000 penduduk di Nagorno-Karabakah adalah warga etnis Armenia, yang datang setelah kawasan itu diduduki kelompok separatis Armenia, 1994. Sementara warga etnis Azeri banyak yang meninggalkan Karabakh usai perang berakhir.

Eskalasi konflik di Kaukasus Selatan dibayangi perundingan Grup Minsk di Jenewa, Swiss, yang digelar untuk meredakan ketegangan antara kedua negara. Kelompok tersebut beranggotakan Amerika Serikat, Prancis, Rusia dan dibentuk buat menyelesaikan konflik di Nagorno-Karabakah sejak perang pada dekade 1990an.

Partner Sindikasi Konten: Viva

Baca Juga

Tag: Turki, Armenia, Azerbaijan, Militer

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Muhammad Syahrianto

Foto: Reuters

Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,927.93 3,888.63
British Pound GBP 1.00 19,112.38 18,919.29
China Yuan CNY 1.00 2,210.74 2,188.52
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,731.29 14,584.71
Dolar Australia AUD 1.00 10,425.33 10,320.14
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,900.81 1,881.87
Dolar Singapura SGD 1.00 10,869.39 10,757.27
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,444.79 17,269.76
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,554.85 3,515.23
Yen Jepang JPY 100.00 13,980.54 13,837.49
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5096.446 -3.394 707
2 Agriculture 1163.989 1.570 24
3 Mining 1444.949 11.076 47
4 Basic Industry and Chemicals 759.889 4.898 80
5 Miscellanous Industry 930.858 11.455 53
6 Consumer Goods 1822.694 -3.494 60
7 Cons., Property & Real Estate 313.044 -2.121 95
8 Infrastruc., Utility & Trans. 820.850 1.847 79
9 Finance 1123.950 -7.834 94
10 Trade & Service 639.715 3.932 175
No Code Prev Close Change %
1 JAYA 96 114 18 18.75
2 LION 238 270 32 13.45
3 PTIS 137 155 18 13.14
4 CNTX 200 226 26 13.00
5 TRIN 234 262 28 11.97
6 SAME 134 150 16 11.94
7 WAPO 70 78 8 11.43
8 INTD 142 156 14 9.86
9 INKP 8,650 9,475 825 9.54
10 PORT 440 480 40 9.09
No Code Prev Close Change %
1 PPGL 306 276 -30 -9.80
2 BRIS 1,500 1,395 -105 -7.00
3 OKAS 115 107 -8 -6.96
4 POLL 4,890 4,550 -340 -6.95
5 BNLI 2,590 2,410 -180 -6.95
6 LCKM 346 322 -24 -6.94
7 JSKY 188 175 -13 -6.91
8 APEX 160 149 -11 -6.88
9 CTBN 2,930 2,730 -200 -6.83
10 PCAR 294 274 -20 -6.80
No Code Prev Close Change %
1 BRIS 1,500 1,395 -105 -7.00
2 ANTM 1,035 1,100 65 6.28
3 SAME 134 150 16 11.94
4 WSKT 715 770 55 7.69
5 BBRI 3,250 3,240 -10 -0.31
6 TLKM 2,670 2,680 10 0.37
7 AGRO 424 396 -28 -6.60
8 BMRI 5,650 5,525 -125 -2.21
9 PURA 134 125 -9 -6.72
10 BBCA 29,025 28,900 -125 -0.43