Portal Berita Ekonomi Jum'at, 23 Oktober 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:20 WIB. Oil - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 40,47 USD/barel.
  • 16:19 WIB. Oil - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 42,37 USD/barel.
  • 16:19 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,17% terhadap Euro pada level 1,1838 USD/EUR.
  • 16:18 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,04% terhadap Poundsterling pada level 1,3088 USD/GBP.
  • 16:18 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup menguat 0,54% pada level 24.918.
  • 16:17 WIB. Bursa - Indeks KOSPI dibuka menguat 0,24% pada level 2.360.
  • 16:17 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup menguat 0,18% pada level 23.516.
  • 16:16 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup negatif 1,04% pada level 3.277.
  • 16:16 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup positif 0,29% pada level 2.535.
  • 16:15 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka menguat 1,07% pada level 5.847.
  • 16:13 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,19% terhadap Yuan pada level 6,6721 CNY/USD.
  • 16:08 WIB. Valas - Rupiah ditutup tertahan terhadap Dollar AS pada level 14.660 IDR/USD.
  • 16:07 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,24% terhadap Yen pada level 104,61 JPY/USD.
  • 16:06 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.910 USD/troy ounce.
  • 15:02 WIB. IHSG - IHSG menguat 0,40% pada penutupan sesi II.

Jenderal Gatot Makin Keras. Kutuk Para Aparat: Makan dan Gaji Mereka dari Rakyat!

Jenderal Gatot Makin Keras. Kutuk Para Aparat: Makan dan Gaji Mereka dari Rakyat!
WE Online, Jakarta -

Presidium Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI), Gatot Nurmantyo, mengutuk keras tindakan represif yang dilakukan aparat kepolisian terhadap massa aksi demonstrasi menolak Undang-undang Cipta Kerja (UU Ciptaker) pada Kamis (8/10).

Eks Panglima TNI ini menegaskan bahwa tugas aparat adalah melayani, melindungi, mengayoni, dan mengatur masyarakat apalagi ketika menggunakan haknya untuk berpendapat di muka publik.

Menurut dia, aparat keamana bukan melarang kegiatan rakyat. "Karena sejatinya aparat, setiap bulan menerima gaji dan makan dari uang rakyat," katanya dalam keterangan tertulisnya, Juamt (9/10/2020). Baca Juga: Seperti Jokowi, Gatot Nurmantyo Punya Kans di Pilpres Asal Pintar Atur Napas

Karena itu, "Oleh sebab itu KAMI mengutuk semua tindakan kekerasan dan brutal yang dilakukan oleh aparat kepada buruh, mahasiswa, pelajar dan emak-emak yang sedang memperjuangkan hak konstitusionalnya," tambahnya.

Selain itu, ia juga Gatot juga mengomentari soal aksi demonstrasi menolak UU Ciptaker yang terjadi di sejumlah wilayah di Indonesia. Baca Juga: Diserang Isu Punya Rumah Mewah Rp112 M, Gatot Nurmantyo Masih Bungkam

Ia menganggap gelombang demonstrasi terjadi lantaran DPR dan Pemerintah abai terhadap aspirasi buruh, mahasiswa, organisasi masyarakat di bidang agama seperti PBNU dan Muhammadiyah, serta pihak lainnya.

Sambungnya, kalau rakyat memilih untuk turun ke jalan guna meluapkan aspirasinya, menurut Gatot semestinya Presiden Joko Widodo atau Jokowi tidak menghindarinya.

"Atas reaksi penolakan yang masif terjadi di seluruh Indonesia, sudah seharusnya Presiden sebagai kepala pemerintahan tidak menghindar dan membuka ruang dialog yang seluas-luasnya," tukasnya.

Baca Juga

Tag: Gatot Nurmantyo, Omnibus Law, Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI), Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri)

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Vicky Fadil

Foto: ANTARA FOTO

Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,949.47 3,909.96
British Pound GBP 1.00 19,360.36 19,166.25
China Yuan CNY 1.00 2,215.33 2,193.09
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,811.69 14,664.31
Dolar Australia AUD 1.00 10,554.81 10,442.46
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,911.19 1,892.14
Dolar Singapura SGD 1.00 10,912.61 10,800.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,485.20 17,305.35
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,574.25 3,534.42
Yen Jepang JPY 100.00 14,145.44 14,000.68
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5091.816 -4.630 707
2 Agriculture 1152.242 -11.747 24
3 Mining 1430.320 -14.629 47
4 Basic Industry and Chemicals 767.212 7.323 80
5 Miscellanous Industry 929.030 -1.828 53
6 Consumer Goods 1810.335 -12.359 60
7 Cons., Property & Real Estate 312.318 -0.726 95
8 Infrastruc., Utility & Trans. 822.473 1.623 79
9 Finance 1125.263 1.313 94
10 Trade & Service 637.048 -2.667 175
No Code Prev Close Change %
1 JAWA 61 82 21 34.43
2 ITIC 715 890 175 24.48
3 ASRI 123 151 28 22.76
4 NZIA 202 244 42 20.79
5 ATIC 550 625 75 13.64
6 PGLI 155 175 20 12.90
7 ROCK 1,065 1,195 130 12.21
8 MIDI 1,250 1,400 150 12.00
9 DPNS 216 240 24 11.11
10 APLN 103 114 11 10.68
No Code Prev Close Change %
1 KOTA 320 298 -22 -6.88
2 MTPS 320 298 -22 -6.88
3 JSKY 175 163 -12 -6.86
4 PURE 234 218 -16 -6.84
5 GSMF 88 82 -6 -6.82
6 AGRS 176 164 -12 -6.82
7 BRIS 1,395 1,300 -95 -6.81
8 SIPD 1,260 1,175 -85 -6.75
9 MPRO 890 830 -60 -6.74
10 DFAM 330 308 -22 -6.67
No Code Prev Close Change %
1 ASRI 123 151 28 22.76
2 ANTM 1,100 1,085 -15 -1.36
3 SAME 150 164 14 9.33
4 WSKT 770 765 -5 -0.65
5 BBRI 3,240 3,300 60 1.85
6 APLN 103 114 11 10.68
7 BRPT 885 945 60 6.78
8 TOWR 1,000 1,000 0 0.00
9 TLKM 2,680 2,700 20 0.75
10 BBKP 244 254 10 4.10