Portal Berita Ekonomi Senin, 26 Oktober 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 13:08 WIB. Oil - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 39,05 USD/barel.
  • 13:07 WIB. Oil - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 40,97 USD/barel.
  • 13:06 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,24% terhadap Euro pada level 1,1832 USD/EUR.
  • 13:06 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,08% terhadap Poundsterling pada level 1,3028 USD/GBP.
  • 13:05 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,16% terhadap Yen pada level 104,88 JPY/USD.
  • 13:05 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.897 USD/troy ounce.
  • 11:31 WIB. IHSG - IHSG menguat 0,71% pada penutupan sesi I.

Gimana Prospek Kinerja Garuda saat PSBB, Pembukaan Umrah, dan Rencana Suntikan Modal oleh Negara?

Gimana Prospek Kinerja Garuda saat PSBB, Pembukaan Umrah, dan Rencana Suntikan Modal oleh Negara?
WE Online, Jakarta -

Pada bulan Agustus 2020, kinerja operasional PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA) memang meningkat secara signifikan karena masyarakat terbiasa dengan batasan sosial selama masa transisi PSBB didukung oleh strategi pemasaran yang efisien dan dukungan Pemerintah.

Jumlah penumpang yang diangkut , revenue passenger kilometres (RPK), availability seat kilometres (ASK), dan kargo yang diangkut masing-masing meningkat sebesar 55.2%, 39.3%, 24.3%, dan 6.1% secara month to month.

“Pemulihan tersebut didorong oleh permintaan domestik. Namun, angka tersebut adalah sekitar 15-61% dari pencapaian delapan bulan di 2019, yang menunjukkan bahwa perjalanan GIAA masih panjang,” kata Analis Mirae Sekuritas, Lee Young Jun, di Jakarta, Jumat (9/10/2020). 

Baca Juga: Garuda Indonesia Tawarkan Diskon Tiket hingga 45%

Pasalnya, PSBB sesi kedua yang diberlakukan oleh Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan berpotensi kembali menurunkan pendapatan maskapai penerbangan milik negara ini ke depan.

Masalah lain yang dihaddapi perseroan yakni belum adanya kepastian teerkait deengan suntikan modal yang rencananya akan dilakukan oleh pemerintah.

Sementara itu, langkah Arab Saudi (SA) yang kembali mengizinkan warganya dan jemaah haji lainnya untuk menunaikan umrah tahunan mulai 4 Oktober 2020 berpotensi meningkatkan pendapatan perseroan.

Baca Juga: Alamak! Ketika Utang Udah Segede Gaban, Garuda Pinjam Uang Lagi Sampai Triliunan!

“Namun, menurut kami pendapatan semester II 2020 akan tetap lesu karena kasus baru COVID-19 tetap dalam tren yang meningkat dan pemerintah telah menerapkan kembali PSBB. Meskipun kami telah menyaksikan bagaimana perilaku konsumen berangsur-angsur kembali, hal itu akan terus tertekan di kuartal IV mengingat adanya batasan sosial,” ucapnya.

Untuk itu, pihaknya masih merekomendasikan para investor untuk mengambil aksi jual denegan target harga Rp146 per saham.“Secara keseluruhan, kami mempertahankan rekomendasi Jual kami di GIAA dengan target harga Rp146 per saham. Harga target kami diturunkan menggunakan kelipatan target 0,2x P / S. Risiko negatif dari panggilan kami adalah meredanya jumlah kasus baru serta harga bahan bakar yang rendah,” tutupnya.

Baca Juga

Tag: PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk, Saham, Pasar Modal, Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), Umrah

Penulis/Editor: Annisa Nurfitriyani

Foto: Antara/Ampelsa

Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,938.48 3,899.09
British Pound GBP 1.00 19,256.29 19,063.22
China Yuan CNY 1.00 2,210.72 2,188.30
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,770.49 14,623.52
Dolar Australia AUD 1.00 10,523.97 10,417.80
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,905.87 1,886.88
Dolar Singapura SGD 1.00 10,876.65 10,767.63
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,494.17 17,318.63
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,553.16 3,512.74
Yen Jepang JPY 100.00 14,088.60 13,947.09
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5112.188 20.372 706
2 Agriculture 1162.155 9.913 24
3 Mining 1435.499 5.179 47
4 Basic Industry and Chemicals 765.630 -1.582 80
5 Miscellanous Industry 951.694 22.664 53
6 Consumer Goods 1825.836 15.501 60
7 Cons., Property & Real Estate 323.756 11.438 95
8 Infrastruc., Utility & Trans. 812.761 -9.712 79
9 Finance 1127.096 1.833 93
10 Trade & Service 636.513 -0.535 175
No Code Prev Close Change %
1 RONY 376 470 94 25.00
2 BOLT 505 630 125 24.75
3 POLL 4,330 5,400 1,070 24.71
4 JSPT 920 1,135 215 23.37
5 PDES 202 244 42 20.79
6 JAWA 82 99 17 20.73
7 BBTN 1,260 1,430 170 13.49
8 SMSM 1,260 1,400 140 11.11
9 PALM 280 310 30 10.71
10 GEMA 308 338 30 9.74
No Code Prev Close Change %
1 TGRA 100 93 -7 -7.00
2 AIMS 129 120 -9 -6.98
3 BAJA 101 94 -7 -6.93
4 PBSA 650 605 -45 -6.92
5 TIRA 260 242 -18 -6.92
6 BRIS 1,300 1,210 -90 -6.92
7 DMMX 188 175 -13 -6.91
8 YPAS 290 270 -20 -6.90
9 ESIP 117 109 -8 -6.84
10 OKAS 103 96 -7 -6.80
No Code Prev Close Change %
1 BRIS 1,300 1,210 -90 -6.92
2 BBTN 1,260 1,430 170 13.49
3 TLKM 2,700 2,630 -70 -2.59
4 ANTM 1,085 1,085 0 0.00
5 ASRI 151 149 -2 -1.32
6 AGRO 370 350 -20 -5.41
7 BRPT 945 925 -20 -2.12
8 BBRI 3,300 3,290 -10 -0.30
9 BEST 179 182 3 1.68
10 PWON 404 416 12 2.97