Portal Berita Ekonomi Minggu, 25 Oktober 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 09:31 WIB. USD/EUR - 1,1776 (19/10), 1,1821 (20/10), 1,1861 (21/10), 1,1816 (22/10), 1,1859 (23/10).
  • 09:30 WIB. USD/GBP - 1,2947 (19/10), 1,2944 (20/10), 1,3144 (21/10), 1,3081 (22/10), 1,3040 (23/10).
  • 09:26 WIB. CNY/USD - 6,6803 (19/10), 6,6754 (20/10), 6,6503 (21/10), 6,6821 (22/10), 6,6843 (23/10).
  • 09:24 WIB. JPY/USD - 105,42 (19/10), 105,49 (20/10), 104,56 (21/10), 104,82 (22/10), 104,69 (23/10).
  • 09:22 WIB. IDR/USD - 14.670 (19/10), 14.650 (20/10), 14.610 (21/10), 14.640 (22/10), 14.650 (23/10).

Begini Nasib 9 Perusahaan Milik Konglomerat Mu'min Ali Gunawan Sang Bos Panin

Begini Nasib 9 Perusahaan Milik Konglomerat Mu'min Ali Gunawan Sang Bos Panin
WE Online, Jakarta -

Mu'min Ali Gunawan atau yang bernama asli Lie Mo Ming merupakan konglomerat perbankan Indonesia. Merintis karier di industri perbankan sejak 1966, Mu'min Ali Gunawan mendirikan dan sekaligus menjadi bos dari Pan Indonesia Bank (Bank Panin) pada 17 Agustus 1971 silam.

Baca Juga: Nasib 7 Perusahaan Konglomerat Bakrie Group: Dari yang Paling Mujur hingga yang Babak Belur

Bank Panin pun terus beranak pinak hingga kini menjadi salah satu perusahaan konglomerasi terbesar di Indonesia. Tak kurang dari delapan perusahaan Panin grup terdaftar sebagai perusahaan tercatat di Bursa Efek Indonesia. Di luar Panin grup, Mu'min Ali Gunawan ternyata juga menguasai sebagian besar saham PT Kawasan Industri Jababeka Tbk (KIJA). 

Lantas, bagaimana kinerja keuangan dari kerajaan bisnis Mu'min Ali Gunawan sang bos Panin pada semester I 2020 ini? Simak uraian berikut ini.

1. Bank Panin

Anggota kerajaan bisnis Mu'min Ali Gunawan yang akan dibahas pertama tak lain adalah PT Bank Pan Indonesia Tbk (Bank Panin/PNBN). Dapat dikatakan, kinerja keuangan Bank Panin sepanjang semester I 2020 tertekan oleh pandemi Covid-19. Hal itu tercermin dari capaian laba bersih perusahaan yang rontok sebesar 18,49% dari Rp1,59 triliun pada semester I 2019 menjadi hanya Rp1,29 triliun pada semester I 2020. 

Baca Juga: Nasib Bank Milik Konglomerat RI: Dari Hartono, Hary Tanoe, hingga Chairul Tanjung

Walau pendapatan bunga bersih meningkat 2,43% menjadi Rp4,45 triliun, perlambatan ekonomi Indonesia membuat penyaluran kredit Bank Panin mengalami penurunan dari Rp151,49 triliun pada awal tahun menjadi hanya Rp139,62 triliun pada Juni 2020. 

Bank Panin tercatat memiliki NPL bersih sampai dengan Juni 2020 sebesar 0,79%. Rasio tersebut menurun dari periode Juni 2019 yang tercatat sebesar 0,96%. Kompak dengan NPL, penyaluran kredit Bank Panin sepanjang semester I 2020 juga menurun sedalam 9,04% menjadi Rp139,62 triliun. 

Adapun pada semester I 2019, Bank Panin tercatat menyalurkan kredit sebesar Rp 153,50 triliun. Melalui keterangan resminya, manajemen Bank Panin menyebut bahwa pertumbuhan ekonomi yang melambat pada masa pandemi menjadi faktor yang membuat kredit Bank Panin merosot. 

"Penurunan kredit tersebut merupakan langkah antisipasi Bank Panin menghadapi melambatnya pertumbuhan ekono dan meningkatnya risiko kredit akibat dampak pandemi Covid-19," tegas Bank Panin secara tertulis beberapa waktu lalu.

Menyiasati hal tersebut, Bank Panin mengatakan akan secara proaktif meningkatkan pengelolaan kredit melalui restrukturasi kredit mengingat dampak pandemi Covid-19 masih mungkin akan berlangsung dalam jangka panjang. Dilansir dari laporan keuangan perusahaan, per 30 Juni 2020 Bank Panin telah melakukan penyelamatan kembali atas kredit untuk beberapa debitur sebesar Rp21,34 triliun. 

Sementara itu, sejak awal tahun hingga Juni 2020, Bank Panin menghimpun DPK sebesar Rp141,32 triliun. DPK tersebut meliputi 36,29% atau Rp51,29 triliun dalam bentuk giro dan tabungan, sedangkan sisanya dalam bentuk deposito.

Baca Juga

Tag: Mu'min Ali Gunawan, PT Bank Pan Indonesia Tbk (Panin Bank), PT Bank Panin Dubai Syariah Tbk, panin sekuritas, PT Paninvest Tbk (PNIN), PT Panin Financial Tbk (PNLF), PT Clipan Finance Indonesia Tbk, PT Verena Multi Finance Tbk, PT Kawasan Industri Jababeka Tbk, konglomerat

Penulis/Editor: Lestari Ningsih

Foto: Lahan Industri

Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,949.47 3,909.96
British Pound GBP 1.00 19,360.36 19,166.25
China Yuan CNY 1.00 2,215.33 2,193.09
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,811.69 14,664.31
Dolar Australia AUD 1.00 10,554.81 10,442.46
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,911.19 1,892.14
Dolar Singapura SGD 1.00 10,912.61 10,800.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,485.20 17,305.35
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,574.25 3,534.42
Yen Jepang JPY 100.00 14,145.44 14,000.68
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5112.188 20.372 706
2 Agriculture 1162.155 9.913 24
3 Mining 1435.499 5.179 47
4 Basic Industry and Chemicals 765.630 -1.582 80
5 Miscellanous Industry 951.694 22.664 53
6 Consumer Goods 1825.836 15.501 60
7 Cons., Property & Real Estate 323.756 11.438 95
8 Infrastruc., Utility & Trans. 812.761 -9.712 79
9 Finance 1127.096 1.833 93
10 Trade & Service 636.513 -0.535 175
No Code Prev Close Change %
1 RONY 376 470 94 25.00
2 BOLT 505 630 125 24.75
3 POLL 4,330 5,400 1,070 24.71
4 JSPT 920 1,135 215 23.37
5 PDES 202 244 42 20.79
6 JAWA 82 99 17 20.73
7 BBTN 1,260 1,430 170 13.49
8 SMSM 1,260 1,400 140 11.11
9 PALM 280 310 30 10.71
10 GEMA 308 338 30 9.74
No Code Prev Close Change %
1 TGRA 100 93 -7 -7.00
2 AIMS 129 120 -9 -6.98
3 BAJA 101 94 -7 -6.93
4 PBSA 650 605 -45 -6.92
5 TIRA 260 242 -18 -6.92
6 BRIS 1,300 1,210 -90 -6.92
7 DMMX 188 175 -13 -6.91
8 YPAS 290 270 -20 -6.90
9 ESIP 117 109 -8 -6.84
10 OKAS 103 96 -7 -6.80
No Code Prev Close Change %
1 BRIS 1,300 1,210 -90 -6.92
2 BBTN 1,260 1,430 170 13.49
3 TLKM 2,700 2,630 -70 -2.59
4 ANTM 1,085 1,085 0 0.00
5 ASRI 151 149 -2 -1.32
6 AGRO 370 350 -20 -5.41
7 BRPT 945 925 -20 -2.12
8 BBRI 3,300 3,290 -10 -0.30
9 BEST 179 182 3 1.68
10 PWON 404 416 12 2.97