Portal Berita Ekonomi Rabu, 28 Oktober 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:12 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,04% terhadap Yuan pada level 6,7149 CNY/USD.
  • 16:07 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup negatif 0,53% pada level 24.787.
  • 16:07 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup melemah 0,56% pada level 2.330.
  • 16:06 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup melemah 0,04% pada level 23.485.
  • 16:05 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup menguat 0,10% pada level 3.254.
  • 16:05 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup melemah 0,28% pada level 2.516.
  • 16:04 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka melemah 0,21% pada level 5.779.
  • 16:03 WIB. Valas - Rupiah ditutup menguat 0,17% terhadap Dollar AS pada level 14.625 IDR/USD.

Mau Dapat Cuan Gede? Cobain Deh Reksa Dana Pendapatan Tetap

Mau Dapat Cuan Gede? Cobain Deh Reksa Dana Pendapatan Tetap
WE Online, Jakarta -

Indikator negara tidak lagi dalam kondisi aman adalah naiknya yield obligasi milik negara seperti FR, ORI, SR, Indon dan SUKUK. Tahukah Anda apa itu yield? Yield adalah salah satu indikator gap antara keuntungan nilai pokok obligasi dengan kuponnya. Semakin besar gap-nya, artinya semakin murah harga obligasi tersebut. Ini artinya peluang bagi yang ingin berinvestasi di sektor pendapatan tetap milik negara.

Yield akan semakin naik saat kondisi dalam negeri tidak kondusif. Yield akan turun saat kondisi dianggap aman. Yield tertinggi selama masa pandemi yaitu maret-oktober awal yakni hingga 8,9%. Berapa saat ini? saat ini ada di angka 6,889%. Dengan yield tersebut, tepatkah untuk masuk sekarang? Sekadar informasi, yield tertinggi saat kondisi normal adalah 6,5%. Ketika sudah di angka tersebut maka return bagi investor akan semakin ketat atau rendah.

Adapun indikasi return untuk reksa dana pendapatan tetap adalah 7-12%. Bisa kah minus? kalau bisa naik berarti bisa minus juga dong ya. Bisakah dalam? biasanya tidak akan sedalam saham, karena adanya support dari kupon atau orang awam yang kita kenal sebagai bunga.

Baca Juga: Cara Mudah Berinvestasi Reksa Dana di Masa PSBB Covid-19

"Selama bunga bank masih di bawah 7%, maka reksa dana pendapatan tetap ini yang paling bisa running, karena demand-nya naik," ujar Widya Ariyanti dari Panin Asset Management kepada Warta Ekonomi di Jakarta, Sabtu (10/10/2020).

Menurutnya, reksa dana pendapatan tetap dinilai tidak terlalu beresiko bagi investor jangka menengah. Risiko minus ada apabila dihitung dengan adanya kupon yang secara tetap akan masuk dalam perhitungan Nilai Aktiva Bersih (NAB)nya, sehingga kenaikan bisa bertambah setiap harinya, dikurangi apabila ada penurunan tentunya.

"Skema adanya kupon yang secara tetap masuk ke dalam NAB-nya inilah yang menjadi reksa dana ini tidak seberesiko reksa dana saham bahkan reksa dana campuran," ungkap Widya.

Bagaimana, mau dapat cuan gede di saat bunga bang rendah? Widya merekomendasikan salah satu reksa dana pendapatan tetap milik Panin Asset Management yakni Panin Dana Utama Plus 2. Untuk berinvestasi di reksa dana ini, investor hanya perlu menyetor dana minimal Rp1 juta dengan indikator return 7% - 12%.

Adapun isi portofolio mayoritas adalah Surat Utang Negara dan diperdagangkan secara aktif di pasar modal, maka cukup volatile. Tetapi dengan adanya volatilitas tersebut, justru potensi gain terbuka sangat lebar, walaupun penurunannya tidak signifikan karena tetap terdongkrak oleh adanya kupon obligasi yang biasanya di atas 2% dari deposito bank.

"Disarankan untuk ambil secara bertahap supaya averaging rate yang didapat untuk menghindari NAB beli yang mahal. Pasalnya reksa dana ini sangat terpengaruh dari isu dalam negeri terkait sosial politik. Auto debet dan auto invest adalah pilihan yan tepat untuk mendapatkan averaging rate. Disarankan melewati satu tahun agar gain-nya bisa dimaksimalkan," tutup Widya.

Baca Juga

Tag: Reksa Dana, Obligasi, PT Panin Asset Management

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Fajar Sulaiman

Foto: Freepik/Indylooker

Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,936.61 3,897.23
British Pound GBP 1.00 19,250.06 19,052.67
China Yuan CNY 1.00 2,203.01 2,179.79
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,763.45 14,616.55
Dolar Australia AUD 1.00 10,535.20 10,427.45
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,904.96 1,885.98
Dolar Singapura SGD 1.00 10,862.67 10,752.21
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,459.26 17,279.69
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,547.20 3,508.53
Yen Jepang JPY 100.00 14,099.37 13,955.08
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5128.225 -15.824 706
2 Agriculture 1199.635 11.974 24
3 Mining 1418.022 -8.590 47
4 Basic Industry and Chemicals 762.316 -5.896 80
5 Miscellanous Industry 958.056 5.481 53
6 Consumer Goods 1805.203 -6.371 60
7 Cons., Property & Real Estate 330.972 -2.821 95
8 Infrastruc., Utility & Trans. 808.578 -6.192 79
9 Finance 1139.651 -2.041 93
10 Trade & Service 642.879 0.640 175
No Code Prev Close Change %
1 SOHO 4,850 6,050 1,200 24.74
2 WIIM 372 464 92 24.73
3 KOTA 260 324 64 24.62
4 ALMI 204 240 36 17.65
5 DFAM 286 332 46 16.08
6 SAME 143 166 23 16.08
7 AIMS 113 131 18 15.93
8 OMRE 294 340 46 15.65
9 JAYA 112 128 16 14.29
10 ATIC 550 615 65 11.82
No Code Prev Close Change %
1 PLAN 284 264 -20 -7.04
2 OKAS 115 107 -8 -6.96
3 POLL 6,475 6,025 -450 -6.95
4 DEAL 173 161 -12 -6.94
5 KBAG 58 54 -4 -6.90
6 PALM 380 354 -26 -6.84
7 CBMF 352 328 -24 -6.82
8 TGRA 103 96 -7 -6.80
9 ROCK 1,185 1,105 -80 -6.75
10 PTPW 1,340 1,250 -90 -6.72
No Code Prev Close Change %
1 JSKY 234 220 -14 -5.98
2 SAME 143 166 23 16.08
3 BRIS 1,250 1,235 -15 -1.20
4 BHIT 50 50 0 0.00
5 TLKM 2,650 2,620 -30 -1.13
6 BBNI 4,850 4,740 -110 -2.27
7 BBRI 3,340 3,360 20 0.60
8 AGRO 358 372 14 3.91
9 WIIM 372 464 92 24.73
10 ANTM 1,060 1,055 -5 -0.47