Portal Berita Ekonomi Senin, 19 Oktober 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:07 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup menguat 0,64% pada level 24.542.
  • 16:06 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup menguat 0,22% pada level 2.346.
  • 16:06 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup menguat 1,11% pada level 23.671.
  • 16:05 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup melemah 0,71% pada level 3.312.
  • 16:05 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup menguat 0,50% pada level 2.545.
  • 16:04 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka menguat 0,10% pada level 5.925.
  • 16:04 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,08% terhadap Yuan pada level 6,6920 CNY/USD.
  • 16:03 WIB. Valas - Rupiah ditutup melemah 0,07% terhadap Dollar AS pada level 14.708 IDR/USD.

Simak! Obat Ini Diyakini Bantu Sembuhkan Pasien Positif Covid-19

Simak! Obat Ini Diyakini Bantu Sembuhkan Pasien Positif Covid-19
WE Online, New York -

Perusahaan farmasi asal Amerika Serikat (AS), Eli Lilly menyatakan, sebagian hasil dari studi yang menguji obat antibodi memberikan petunjuk bahwa itu dapat membantu pasien Covid-19 dengan gejala ringan hingga sedang. Hal ini membuat para pasien tidak perlu dirawat di rumah sakit, sebuah tujuan yang belum dapat dipenuhi oleh obat virus corona saat ini.

Obat tersebut, menurut perusahaan yang berbasis di Indianapolis ini, melewatkan tujuan utama penelitian untuk mengurangi jumlah pasien virus setelah 11 hari, kecuali di tengah dari tiga dosis yang diuji.

"Namun, sebagian besar peserta penelitian, bahkan mereka yang diberi pengobatan plasebo, telah membersihkan virus pada saat itu, sehingga titik waktu sekarang tampaknya sudah terlambat untuk menilai potensi manfaat itu," kata perusahaan tersebut, seperti dilansir Japan Today.

"Tes lain menunjukkan bahwa obat itu mengurangi virus lebih cepat dan hasilnya adalah "bukti prinsip" yang menggembirakan karena studi ini, dan studi lain berlanjut," sambungnya.

Baca Juga: Gejala Corona, Dokter Spesialis RS Persahabatan Saja Bingung

Eli Lilly mengaku akan berbicara dengan regulator tentang kemungkinan langkah selanjutnya, tetapi terlalu dini untuk berspekulasi tentang apakah hasil sementara ini dapat mengarah pada tindakan untuk memungkinkan penggunaan lebih awal.

Myron Cohen, ahli virologi dari University of North Carolina mengatakan, dia benar-benar terdorong oleh hasil studi tersebut. Dia tidak memiliki peran dalam studi Lilly, tetapi membantu mengarahkan studi antibodi untuk kelompok riset publik-swasta yang dibentuk pemerintah federal untuk mempercepat pengujian obat-obatan ini.

“Ini sepertinya menunjukkan apa yang kami pikirkan, bahwa obat-obatan semacam itu akan memberi manfaat, katanya.

Antibodi adalah protein yang dibuat oleh tubuh saat terjadi infeksi; mereka menempel pada virus dan membantunya dimusnahkan. Darah penyintas sedang diuji sebagai pengobatan untuk pasien Covid-19 karena mengandung antibodi semacam itu, tetapi kekuatan dan jenis antibodi berbeda-beda, tergantung pada setiap donor, dan melakukan ini dalam skala besar tidak praktis.

Obat yang diuji oleh Eli Lilly dan perusahaan lain adalah versi terkonsentrasi dari antibodi spesifik yang bekerja paling baik melawan virus Corona di laboratorium dan uji hewan, dan dapat dibuat dalam dosis standar yang besar.

Partner Sindikasi Konten: SINDOnews

Baca Juga

Tag: Virus Corona, Covid-19

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Fajar Sulaiman

Foto: Antara/REUTERS/Gonzalo Fuentes

Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,949.64 3,910.24
British Pound GBP 1.00 19,165.79 18,973.62
China Yuan CNY 1.00 2,211.98 2,189.64
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,814.71 14,667.30
Dolar Australia AUD 1.00 10,509.56 10,403.52
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,911.58 1,892.53
Dolar Singapura SGD 1.00 10,919.67 10,807.03
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,355.43 17,176.88
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,575.84 3,535.99
Yen Jepang JPY 100.00 14,058.37 13,917.16
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5126.330 22.916 707
2 Agriculture 1166.383 -9.325 24
3 Mining 1442.328 20.278 47
4 Basic Industry and Chemicals 752.933 1.309 80
5 Miscellanous Industry 897.894 7.514 53
6 Consumer Goods 1850.009 -8.664 60
7 Cons., Property & Real Estate 321.298 2.587 95
8 Infrastruc., Utility & Trans. 827.207 -4.169 79
9 Finance 1137.505 12.096 94
10 Trade & Service 636.465 1.975 175
No Code Prev Close Change %
1 RUIS 270 320 50 18.52
2 BVIC 103 116 13 12.62
3 ANTM 940 1,055 115 12.23
4 KBAG 62 69 7 11.29
5 PAMG 90 98 8 8.89
6 PBSA 600 650 50 8.33
7 SMDR 270 290 20 7.41
8 TCPI 5,500 5,900 400 7.27
9 SINI 448 480 32 7.14
10 SIPD 1,120 1,200 80 7.14
No Code Prev Close Change %
1 PPGL 374 338 -36 -9.63
2 INRU 1,000 930 -70 -7.00
3 TFCO 488 454 -34 -6.97
4 PCAR 316 294 -22 -6.96
5 OPMS 202 188 -14 -6.93
6 AKSI 404 376 -28 -6.93
7 AMAN 318 296 -22 -6.92
8 BNLI 2,480 2,310 -170 -6.85
9 ESTI 73 68 -5 -6.85
10 YPAS 380 354 -26 -6.84
No Code Prev Close Change %
1 ANTM 940 1,055 115 12.23
2 BRIS 1,395 1,400 5 0.36
3 KBAG 62 69 7 11.29
4 TLKM 2,750 2,710 -40 -1.45
5 TOWR 1,025 1,005 -20 -1.95
6 BEST 179 182 3 1.68
7 AGRO 446 426 -20 -4.48
8 PURA 138 131 -7 -5.07
9 BBRI 3,250 3,280 30 0.92
10 ASII 4,930 5,000 70 1.42