Portal Berita Ekonomi Kamis, 22 Oktober 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:07 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup menguat 0,13% pada level 24.786.
  • 16:06 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup melemah 0,67% pada level 2.355.
  • 16:06 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup negatif 0,70% pada level 23.474.
  • 16:05 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup melemah 0,38% pada level 3.312.
  • 16:05 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup menguat 0,04% pada level 2.526.
  • 16:04 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka melemah 0,37% pada level 5.754.
  • 16:04 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,32% terhadap Yuan pada level 6,6725 CNY/USD.
  • 16:03 WIB. Valas - Rupiah ditutup menguat 0,19% terhadap Dollar AS pada level 14.660 IDR/USD.

China Ancang-Ancang buat Perang Dunia III? Sarana Militernya Sudah Kokoh di LCS

China Ancang-Ancang buat Perang Dunia III? Sarana Militernya Sudah Kokoh di LCS
WE Online, Taipei -

Seorang Senator Amerika Serikat (AS) menuding China sedang bersiap Perang Dunia 3 dengan terus melakukan militerisasi di Laut China Selatan.

Dalam beberapa tahun terakhir, China membangun pangkalan, landasan buatan dan dituding dibuat khusus untuk tujuan militer. Pembangunan ini menjadi masalah utama bagi negara-negara Asia Tenggara seperti Vietnam, Taiwan, Malaysia, Filipina, dan Brunei Darussalam.

Baca Juga: Kaligrafi Mao Zedong Dirampok, China Bilang Nilainya 4 Triliun

Menurut laporan The Philippine Daily Inquirer, ada beberapa foto yang menunjukkan kapal kargo mengirim bahan bangunan ke pulau-pulau yang diklaim China sebagai miliknya.

Foto yang lain menunjukkan pembangunan landasan pacu, hanggar, menara kontrol, helipad, kubah, serta serangkaian bangunan bertingkat yang dibangun China di atas terumbu karang.

Dikutip dari Express, perpindahan lapangan terbang dan persenjataan kapal induk China ke wilayah tersebut membuat serangkaian pangkalan itu dijuluki 'Tembok Pasir Besar'.

Senator AS dari Partai Republik James Inhofe menyoroti militerisasi China di wilayah tersebut.

“Ini seperti Anda sedang bersiap untuk Perang Dunia 3. Anda sedang berbicara dengan sekutu di sana dan Anda bertanya-tanya di pihak mana mereka akan berada," kata Inhofe

Inhofe percaya AS hanya duduk dan menyaksikan China mempertaruhkan klaimnya atas terumbu dan bebatuan yang diperebutkan di Laut China Selatan.

Menurut dia, AS tidak melakukan apa pun saat China mampu mengubah tempat itu menjadi pulau buatan yang dipenuhi senjata dan benteng pertahanan.

AS berupaya untuk membangun kendali di kawasan tersebut, di mana pasukan AS mendatangi pangkalannya sendiri di Guam.

Pada 2016, AS mencapai kesepakatan dengan Filipina untuk membangun lima pangkalan militer yang berlokasi di seluruh negara itu.

Kesepakatan ini membuat marah pihak Beijing seperti Pangkalan Udara Antonio Bautista di pulau Palawan barat, yang berhadapan langsung dengan pulau-pulau Spratly yang disengketakan.

China mengklaim Laut China Selatan berdasarkan hak historisnya yakni sembilan garis putus-putus yang sebagian mencakup wilayah tersebut.

Klaim China ini tidak sesuai dengan perjanjian internasional dari UNCLOS.

Partner Sindikasi Konten: Pikiran Rakyat

Baca Juga

Tag: China (Tiongkok), Laut China Selatan, Asia Pasifik, Militer

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Muhammad Syahrianto

Foto: Reuters/Damir Sagolj

Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,938.38 3,898.98
British Pound GBP 1.00 19,395.13 19,194.83
China Yuan CNY 1.00 2,215.93 2,193.55
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,770.49 14,623.52
Dolar Australia AUD 1.00 10,479.66 10,373.93
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,905.87 1,886.88
Dolar Singapura SGD 1.00 10,895.91 10,781.13
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,495.65 17,315.71
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,562.59 3,521.19
Yen Jepang JPY 100.00 14,108.79 13,964.40
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5091.816 -4.630 707
2 Agriculture 1152.242 -11.747 24
3 Mining 1430.320 -14.629 47
4 Basic Industry and Chemicals 767.212 7.323 80
5 Miscellanous Industry 929.030 -1.828 53
6 Consumer Goods 1810.335 -12.359 60
7 Cons., Property & Real Estate 312.318 -0.726 95
8 Infrastruc., Utility & Trans. 822.473 1.623 79
9 Finance 1125.263 1.313 94
10 Trade & Service 637.048 -2.667 175
No Code Prev Close Change %
1 JAWA 61 82 21 34.43
2 ITIC 715 890 175 24.48
3 ASRI 123 151 28 22.76
4 NZIA 202 244 42 20.79
5 ATIC 550 625 75 13.64
6 PGLI 155 175 20 12.90
7 ROCK 1,065 1,195 130 12.21
8 MIDI 1,250 1,400 150 12.00
9 DPNS 216 240 24 11.11
10 APLN 103 114 11 10.68
No Code Prev Close Change %
1 KOTA 320 298 -22 -6.88
2 MTPS 320 298 -22 -6.88
3 JSKY 175 163 -12 -6.86
4 PURE 234 218 -16 -6.84
5 GSMF 88 82 -6 -6.82
6 AGRS 176 164 -12 -6.82
7 BRIS 1,395 1,300 -95 -6.81
8 SIPD 1,260 1,175 -85 -6.75
9 MPRO 890 830 -60 -6.74
10 DFAM 330 308 -22 -6.67
No Code Prev Close Change %
1 ASRI 123 151 28 22.76
2 ANTM 1,100 1,085 -15 -1.36
3 SAME 150 164 14 9.33
4 WSKT 770 765 -5 -0.65
5 BBRI 3,240 3,300 60 1.85
6 APLN 103 114 11 10.68
7 BRPT 885 945 60 6.78
8 TOWR 1,000 1,000 0 0.00
9 TLKM 2,680 2,700 20 0.75
10 BBKP 244 254 10 4.10