Portal Berita Ekonomi Jum'at, 23 Oktober 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:07 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup menguat 0,13% pada level 24.786.
  • 16:06 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup melemah 0,67% pada level 2.355.
  • 16:06 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup negatif 0,70% pada level 23.474.
  • 16:05 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup melemah 0,38% pada level 3.312.
  • 16:05 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup menguat 0,04% pada level 2.526.
  • 16:04 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka melemah 0,37% pada level 5.754.
  • 16:04 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,32% terhadap Yuan pada level 6,6725 CNY/USD.
  • 16:03 WIB. Valas - Rupiah ditutup menguat 0,19% terhadap Dollar AS pada level 14.660 IDR/USD.

Perempuan di India Menjerit Akibat Ketidaksetaraan Gender, Apa yang Sebenarnya Terjadi?

Perempuan di India Menjerit Akibat Ketidaksetaraan Gender, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
WE Online, New Delhi -

Ketidaksetaraan gender di India telah menimbulkan bahaya bagi perempuan di negara itu. Masalah pelecehan, disebut menjadi salah satu yang akan terus berlangsung jika hal tersebut tidak diubah.

Dilansir The Globalist, India saat ini ditandai oleh dua realitas yang sangat berbeda. Perkembangan ekonomi dan teknologi yang pesat di satu sisi dan pemerkosaan yang terjadi dalam banyak kasus menyebabkan kematian perempuan. 

Baca Juga: Orang Terkaya India Mundur Gak Jadi Beli Ritel Sepuh Inggris

Insiden pemerkosaan berkelompok di India terjadi berulang. Ini mencerminkan diskriminasi gender dan kasta yang meluas di negara tersebut. 

Pemerkosaan menjadi kejahatan paling umum keempat terhadap perempuan di India. Baru-baru ini, ada dua kasus yang terjadi terhadap perempuan Dalit, di mana total 200 juta perempuan dari daerah tersebut sering menghadapi diskriminasi dan pelecehan.

Salah satu manifestasi paling awal dan paling brutal dari kekerasan terhadap perempuan adalah pembunuhan janin perempuan. Para peneliti untuk The Lancet memperkirakan bahwa lebih dari 600 gadis hilang di India setiap hari karena aborsi berdasarkan jenis kelamin.

Janin perempuan secara selektif diaborsi setelah penentuan jenis kelamin sebelum kelahiran. Terkadang, eliminasi anak perempuan terjadi setelah mereka lahir. 

Pembunuhan bayi perempuan, jauh lebih buruk daripada pembunuhan bayi, telah ada selama berabad-abad di India. Praktek pembunuhan janin dimulai pada awal 1990-an, ketika teknik ultrasound digunakan secara luas di India. 

Banyak keluarga terus berusaha memiliki anak laki-laki, karena laki-laki lebih dihargai daripada perempuan. Hal tersebut tidak membantu bahwa praktek keagamaan untuk kehidupan akhirat orang tua hanya dapat dilakukan oleh laki-laki, yang menjadikan mereka sebagai simbol status bagi keluarganya.

The Preconception and Prenatal Diagnostic Techniques (PCPNDT) Act, yang disahkan pada 1994, membuat aborsi selektif ilegal, telah ditegakkan dengan buruk.

Partner Sindikasi Konten: Republika

Baca Juga

Tag: India, Gender, Pelecehan Seksual

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Muhammad Syahrianto

Foto: Getty Images/Yawar Nazir

Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,938.38 3,898.98
British Pound GBP 1.00 19,395.13 19,194.83
China Yuan CNY 1.00 2,215.93 2,193.55
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,770.49 14,623.52
Dolar Australia AUD 1.00 10,479.66 10,373.93
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,905.87 1,886.88
Dolar Singapura SGD 1.00 10,895.91 10,781.13
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,495.65 17,315.71
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,562.59 3,521.19
Yen Jepang JPY 100.00 14,108.79 13,964.40
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5091.816 -4.630 707
2 Agriculture 1152.242 -11.747 24
3 Mining 1430.320 -14.629 47
4 Basic Industry and Chemicals 767.212 7.323 80
5 Miscellanous Industry 929.030 -1.828 53
6 Consumer Goods 1810.335 -12.359 60
7 Cons., Property & Real Estate 312.318 -0.726 95
8 Infrastruc., Utility & Trans. 822.473 1.623 79
9 Finance 1125.263 1.313 94
10 Trade & Service 637.048 -2.667 175
No Code Prev Close Change %
1 JAWA 61 82 21 34.43
2 ITIC 715 890 175 24.48
3 ASRI 123 151 28 22.76
4 NZIA 202 244 42 20.79
5 ATIC 550 625 75 13.64
6 PGLI 155 175 20 12.90
7 ROCK 1,065 1,195 130 12.21
8 MIDI 1,250 1,400 150 12.00
9 DPNS 216 240 24 11.11
10 APLN 103 114 11 10.68
No Code Prev Close Change %
1 KOTA 320 298 -22 -6.88
2 MTPS 320 298 -22 -6.88
3 JSKY 175 163 -12 -6.86
4 PURE 234 218 -16 -6.84
5 GSMF 88 82 -6 -6.82
6 AGRS 176 164 -12 -6.82
7 BRIS 1,395 1,300 -95 -6.81
8 SIPD 1,260 1,175 -85 -6.75
9 MPRO 890 830 -60 -6.74
10 DFAM 330 308 -22 -6.67
No Code Prev Close Change %
1 ASRI 123 151 28 22.76
2 ANTM 1,100 1,085 -15 -1.36
3 SAME 150 164 14 9.33
4 WSKT 770 765 -5 -0.65
5 BBRI 3,240 3,300 60 1.85
6 APLN 103 114 11 10.68
7 BRPT 885 945 60 6.78
8 TOWR 1,000 1,000 0 0.00
9 TLKM 2,680 2,700 20 0.75
10 BBKP 244 254 10 4.10