Portal Berita Ekonomi Selasa, 27 Oktober 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:03 WIB. Valas - Rupiah ditutup menguat 0,17% terhadap Dollar AS pada level 14.625 IDR/USD.
  • 16:02 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,10% terhadap Yen pada level 104,73 JPY/USD.
  • 16:02 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.901 USD/troy ounce.
  • 15:01 WIB. IHSG - IHSG melemah 0,31% pada penutupan sesi II.

Sedih Difitnah, SBY: Saya Menjadi Korban

Sedih Difitnah, SBY: Saya Menjadi Korban
WE Online, Jakarta -

Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), mengaku tidak tahu kenapa dirinya selalu menjadi sasaran fitnah atas sejumlah aksi unjuk rasa besar yang melawan pemerintah, termasuk aksi penolakan terhadap Undang-Undang Omnibus Law tentang Cipta Kerja (UU Ciptaker) yang berakhir rusuh pada Kamis, 8 Oktober 2020, kemarin.

Hal ini disampaikan SBY dalam sesi ngobrol santai pada Minggu, 11 Oktober, yang diunggah pada akun YouTube pribadinya pada Senin malam.

Baca Juga: Tuntut Pemerintah Beri Kejelasan Dalang Demo, SBY: Kalau Tidak, Dianggap Hoaks

"Ya nggak tahu saya (alasan fitnah itu), nggak tahu, apa barang kali nasib saya dibeginikan terus ya. Nggak tahu saya. Memang kalau saya ikuti kembali, seperti yang saya alami pada 2016 dulu, saya dituduh, difitnah, menunggangi, menggerakkan, membiayai, sama dengan sekarang, sebuah unjuk rasa besar waktu itu," kata SBY dalam video tersebut.

Presiden RI ke-6 ini menjelaskan, dirinya hanyalah orang tua yang pernah berjuang sebagai prajurit TNI selama 30 tahun dan pernah juga berada di pemerintahan selama 15 tahun. SBY mengerti pemerintahan itu mengalami banyak masalah yang harus dipecahkan karena dia pun mengalami hal yang sama kala itu.

"Jadi kalau tiba-tiba kemarin saya dituduh seperti itu, ndak baik, ndak baik kalau negeri kita makin subur fitnah, hoaks, tuduhan-tuduhan tidak berdasar," ujarnya.

Menurut mantan Menko Polhukam itu, andaikata punya kemampuan menggerakkan massa yang begitu luas di Tanah Air dan punya uang banyak untuk menggerakkan aksi-aksi seperti itu, SBY mengaku tidak punya niat.

"Saya tidak punya niat, tidak terpikir untuk melakukan sesuatu yang menurut saya tidak tepat saya lakukan. Begini, memfitnah itu kan sebenarnya menuduh seseorang, saya dalam hal ini, yang tidak mengandung kebenaran. Saya menjadi korban," ucap SBY.

Selain itu, SBY menambahkan, jangan lupa bahwa elemen masyarakat yang melakukan unjuk rasa di berbagai daerah itu dianggap ditunggangi oleh dirinya dan mereka digerakkan dan diberi uang, tentu masyarakat juga merasa terhina. "Mereka juga terhina, merasa dihina. Apalagi, memfitnah itu kan mempermainkan kebenaran," tegasnya.

SBY menuturkan, sebagai umat yang beriman, orang yang suka memfitnah dan mempermainkan kebenaran, sama halnya dengan mempermainkan Tuhan. Karena itu, dia prihatin bahwa fitnah makin berkembang seperti ini.

"Tapi yang jelas, saya harus bersabar seperti dulu, waktu almarhumah Ibu Ani masih ada, saya sering mengalami seperti ini. Tapi nampaknya, Allah masih meminta saya untuk terus bersabar. Mudah-mudahan negara kita makin baik dan tidak berkembang fitnah atau tuduhan-tuduhan yang tidak berdasar seperti itu," tuturnya.

Partner Sindikasi Konten: SINDOnews

Baca Juga

Tag: Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Demonstrasi

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Puri Mei Setyaningrum

Foto: Sufri Yuliardi

Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,936.61 3,897.23
British Pound GBP 1.00 19,250.06 19,052.67
China Yuan CNY 1.00 2,203.01 2,179.79
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,763.45 14,616.55
Dolar Australia AUD 1.00 10,535.20 10,427.45
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,904.96 1,885.98
Dolar Singapura SGD 1.00 10,862.67 10,752.21
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,459.26 17,279.69
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,547.20 3,508.53
Yen Jepang JPY 100.00 14,099.37 13,955.08
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5144.049 31.861 706
2 Agriculture 1187.661 25.506 24
3 Mining 1426.612 -8.887 47
4 Basic Industry and Chemicals 768.212 2.582 80
5 Miscellanous Industry 952.575 0.881 53
6 Consumer Goods 1811.574 -14.262 60
7 Cons., Property & Real Estate 333.793 10.037 95
8 Infrastruc., Utility & Trans. 814.770 2.009 79
9 Finance 1141.692 14.596 93
10 Trade & Service 642.239 5.726 175
No Code Prev Close Change %
1 JSKY 174 234 60 34.48
2 DEAL 132 173 41 31.06
3 CTBN 2,450 3,060 610 24.90
4 PURE 222 276 54 24.32
5 PALM 310 380 70 22.58
6 POLL 5,400 6,475 1,075 19.91
7 OKAS 96 115 19 19.79
8 ERTX 114 134 20 17.54
9 RAJA 122 141 19 15.57
10 TAMA 171 192 21 12.28
No Code Prev Close Change %
1 SINI 430 400 -30 -6.98
2 INOV 144 134 -10 -6.94
3 TDPM 130 121 -9 -6.92
4 APII 159 148 -11 -6.92
5 BOLA 160 149 -11 -6.88
6 BBHI 160 149 -11 -6.88
7 ARGO 1,750 1,630 -120 -6.86
8 FREN 73 68 -5 -6.85
9 SKBM 380 354 -26 -6.84
10 GLOB 117 109 -8 -6.84
No Code Prev Close Change %
1 BRIS 1,210 1,250 40 3.31
2 JSKY 174 234 60 34.48
3 ASRI 149 156 7 4.70
4 DEAL 132 173 41 31.06
5 BMRI 5,550 5,775 225 4.05
6 BBRI 3,290 3,340 50 1.52
7 ANTM 1,085 1,060 -25 -2.30
8 TLKM 2,630 2,650 20 0.76
9 SIDO 790 825 35 4.43
10 BMTR 226 240 14 6.19