Portal Berita Ekonomi Sabtu, 24 Oktober 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:18 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup menguat 0,54% pada level 24.918.
  • 16:17 WIB. Bursa - Indeks KOSPI dibuka menguat 0,24% pada level 2.360.
  • 16:17 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup menguat 0,18% pada level 23.516.
  • 16:16 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup negatif 1,04% pada level 3.277.
  • 16:16 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup positif 0,29% pada level 2.535.
  • 16:15 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka menguat 1,07% pada level 5.847.
  • 16:13 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,19% terhadap Yuan pada level 6,6721 CNY/USD.
  • 16:08 WIB. Valas - Rupiah ditutup tertahan terhadap Dollar AS pada level 14.660 IDR/USD.

Mengupas Muslihat Licik Armenia Adu Domba Turki-Azerbaijan dengan Rusia

Mengupas Muslihat Licik Armenia Adu Domba Turki-Azerbaijan dengan Rusia
WE Online, Istanbul -

Setelah pernyataan Vagharshak Harutyunyan, giliran Kementerian Pertahanan Armenia yang memberikan keterangan kontroversial atas tudingannya terhadap Turki dan Azerbaijan. Turki dan Azerbaijan dianggap telah melakukan kerja sama untuk menggagalkan upaya perdamaian yang digalang oleh Rusia.

Dalam berita sebelumnya, Harutyunyan yang merupakan Kepala Penasihat Perdana Menteri Armenia, Nikol Pashinyan, menyatakan jika Turki dan Azerbaijan punya rencana sabotase terhadap perjanjian damai yang telah disepakati di Moskow, Sabtu (10/10/2020) lalu.

Baca Juga: Presiden Azerbaijan Benarkan Armenia Bertekuk Lutut di Negara Sendiri

Tuduhan Armenia terhadap Turki dan Azerbaijan semakin tajam. Pasalnya, Kementerian Pertahanan Armenia juga memberikan pernyataan resmi yang menyatakan jika Turki dan Azerbaijan memang ingin mengacaukan situasi dan menggalkan upaya perdamaian.

Pernyataan Kementerian Pertahanan Armenia menimbulkan risiko meningkatnya tensi konflik di Nagorno-Karabakh (Artsakh).

Tak hanya itu, para pengamat militer memperkirakan jika Armenia memang ingin mendapat dukungan dari Rusia sesuai dengan kesepakatan Pakta Pertahanan Kemanan Bersama (CSTO).

Sebab sebelumnya, Presiden Rusia, Vladimir Putin, sempat menyatakan jika pihaknya sama sekali tidak memiliki kewajiban untuk memberikan dukungan militer kepada Armenia. Pasalnya, konflik yang terjadi tidak berada di teritorial Armenia.

"Jelas bahwa Turki, dengan partisipasi yang telah direncanakan sebelumnya dan agresi militer Azerbaijan masih berlanjut terhadap Artsakh, tidak akan melepaskan posisinya yang semakin mengacaukan situasi dan merusak kesepakatan yang dicapai," bunyi pernyataan Kementerian Pertahanan Armenia.

"Bersamaan dengan memasok pejuang teroris asing dari Timur Tengah, peralatan militer dan para ahli kepada Azerbaijan, Turki juga telah mensponsori informasi dan kampanye politik Azerbaijan yang bertujuan untuk merongrong berbagai ketentuan kesepakatan penghentian permusuhan yang dicapai di tingkat Menteri Luar Negeri Armenia-Azerbaijan, atas prakarsa Presiden Rusia, Vladimir Putin," lanjut pernyataan Kementerian Pertahanan Armenia.

Kementerian Pertahanan Armenia juga meyakinkan Rusia, bahwa Turki hanya memanfaatkan Azerbaijan di balik dukungannya. Otoritas Armenia percaya jika Turki hanya ingin memuluskan misi ekspansinya ke wilayah Kaukasus Selatan.

"Semua ini menunjukkan bahwa aspirasi Turki untuk mengubah wilayah kami bersama dengan wilayah negara tetangga lainnya menjadi platform untuk ambisi ekspansonisnya," bunyi pernyataan Kementerian Pertahanan Armenia lainnya.

Partner Sindikasi Konten: Viva

Baca Juga

Tag: Armenia, Azerbaijan, Turki, Rusia, Militer

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Muhammad Syahrianto

Foto: DNA India

Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,949.47 3,909.96
British Pound GBP 1.00 19,360.36 19,166.25
China Yuan CNY 1.00 2,215.33 2,193.09
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,811.69 14,664.31
Dolar Australia AUD 1.00 10,554.81 10,442.46
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,911.19 1,892.14
Dolar Singapura SGD 1.00 10,912.61 10,800.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,485.20 17,305.35
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,574.25 3,534.42
Yen Jepang JPY 100.00 14,145.44 14,000.68
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5112.188 20.372 706
2 Agriculture 1162.155 9.913 24
3 Mining 1435.499 5.179 47
4 Basic Industry and Chemicals 765.630 -1.582 80
5 Miscellanous Industry 951.694 22.664 53
6 Consumer Goods 1825.836 15.501 60
7 Cons., Property & Real Estate 323.756 11.438 95
8 Infrastruc., Utility & Trans. 812.761 -9.712 79
9 Finance 1127.096 1.833 93
10 Trade & Service 636.513 -0.535 175
No Code Prev Close Change %
1 RONY 376 470 94 25.00
2 BOLT 505 630 125 24.75
3 POLL 4,330 5,400 1,070 24.71
4 JSPT 920 1,135 215 23.37
5 PDES 202 244 42 20.79
6 JAWA 82 99 17 20.73
7 BBTN 1,260 1,430 170 13.49
8 SMSM 1,260 1,400 140 11.11
9 PALM 280 310 30 10.71
10 GEMA 308 338 30 9.74
No Code Prev Close Change %
1 TGRA 100 93 -7 -7.00
2 AIMS 129 120 -9 -6.98
3 BAJA 101 94 -7 -6.93
4 PBSA 650 605 -45 -6.92
5 TIRA 260 242 -18 -6.92
6 BRIS 1,300 1,210 -90 -6.92
7 DMMX 188 175 -13 -6.91
8 YPAS 290 270 -20 -6.90
9 ESIP 117 109 -8 -6.84
10 OKAS 103 96 -7 -6.80
No Code Prev Close Change %
1 BRIS 1,300 1,210 -90 -6.92
2 BBTN 1,260 1,430 170 13.49
3 TLKM 2,700 2,630 -70 -2.59
4 ANTM 1,085 1,085 0 0.00
5 ASRI 151 149 -2 -1.32
6 AGRO 370 350 -20 -5.41
7 BRPT 945 925 -20 -2.12
8 BBRI 3,300 3,290 -10 -0.30
9 BEST 179 182 3 1.68
10 PWON 404 416 12 2.97