Portal Berita Ekonomi Kamis, 29 Oktober 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:13 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup melemah 0,32% pada level 24.708.
  • 16:12 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup menguat 0,62% pada level 2.345.
  • 16:11 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup melemah 0,29% pada level 23.418.
  • 16:10 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup menguat 0,46% pada level 3.269.
  • 16:09 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup melemah 0,91% pada level 2.490.
  • 16:08 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka negatif 1,97% pada level 5.615.
  • 16:07 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,10% terhadap Yuan pada level 6,7120 CNY/USD.

Obesitas, Petaka Bagi Murid-murid Sekolah di China karena...

Obesitas, Petaka Bagi Murid-murid Sekolah di China karena...
WE Online, Jakarta -

Setiap sekolah biasanya memberikan peraturan yang ketat mengenai masalah kedisiplinan muridnya, seperti yang dilakukan oleh negara China. Namun kini negara yang dipimpin oleh Xi Jinping itu menerapkan aturan sekolah yang cukup aneh kepada para muridnya.

Sekolah-sekolah di China tak hanya menilai kedisiplinan dan hasil ujian pembelajaran, tetapi juga fisik dari murid-muridnya.

Baca Juga: Kisah Perusahaan Raksasa: Huawei, Taipan China yang Sukses Bikin AS Ketar-Ketir

Sekolah di China akan menilai muridnya dengan nilai yang rendah apabila memiliki rabun mata atau kelebihan berat badan.

Hal tersebut dilakukan dengan alasan untuk mendorong murid untuk menjadi lebih sehat.

Dikutip dari laman Express, Pejabat China mengatakan siswa yang tidak memenuhi standar 'normal' penglihatan dan berat badan akan diberi nilai lebih rendah untuk ujian masuk sekolah menengah mereka.

Rabun jauh di negara ini telah menjadi masalah utama di kalangan pelajar muda.

Menurut Daily Mail, Lebih dari setengah populasi China di bawah 18 tahun menderita kondisi miopia di mana objek yang lebih jauh tampak buram.

Dalam beberapa tahun terakhir, siswa sekolah menengan di China paling banyak memiliki kondisi penglihatan rabun.

Data yang dirilis oleh otoritas kesehatan di China tahun lalu menunjukkan bahwa 81 persen remaja berusia antara 16 dan 18 tahun menderita miopia.

Angka tersebut juga mengungkapkan bahwa 14,5 persen anak usia enam tahun di China harus memakai kacamata.

Kebijakan China akan diberlakukan mulai Juni 2021 mendatang sebagai bagian dari reformasi pendidikan kota Changzhi.

Media China melaporkan bahwa para murid akan dinilai dan ditandai pada tingkat 'kebugaran fisik' mereka yang meliputi tes penglihatan dan berat badan.

Partner Sindikasi Konten: Pikiran Rakyat

Baca Juga

Tag: China (Tiongkok), Sekolah

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Muhammad Syahrianto

Foto: @yunmai

Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,936.61 3,897.23
British Pound GBP 1.00 19,250.06 19,052.67
China Yuan CNY 1.00 2,203.01 2,179.79
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,763.45 14,616.55
Dolar Australia AUD 1.00 10,535.20 10,427.45
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,904.96 1,885.98
Dolar Singapura SGD 1.00 10,862.67 10,752.21
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,459.26 17,279.69
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,547.20 3,508.53
Yen Jepang JPY 100.00 14,099.37 13,955.08
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 href="Download_Data/" />Download_Data/ - Aug
2 href="Market_Summary/" />Market_Summary/ - Dec
3 href="MockTestReportingDRC/" />MockTestReportingDRC/ - Oct
4 href="PSPNDC/" />PSPNDC/ - Mar
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10