Portal Berita Ekonomi Selasa, 27 Oktober 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:12 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,04% terhadap Yuan pada level 6,7149 CNY/USD.
  • 16:09 WIB. Oil - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 38,90 USD/barel.
  • 16:09 WIB. Oil - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 40,80 USD/barel.
  • 16:08 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,03% terhadap Euro pada level 1,1806 USD/EUR.
  • 16:08 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,08% terhadap Poundsterling pada level 1,3013 USD/GBP.
  • 16:07 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup negatif 0,53% pada level 24.787.
  • 16:07 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup melemah 0,56% pada level 2.330.
  • 16:06 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup melemah 0,04% pada level 23.485.
  • 16:05 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup menguat 0,10% pada level 3.254.
  • 16:05 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup melemah 0,28% pada level 2.516.
  • 16:04 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka melemah 0,21% pada level 5.779.
  • 16:03 WIB. Valas - Rupiah ditutup menguat 0,17% terhadap Dollar AS pada level 14.625 IDR/USD.
  • 16:02 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,10% terhadap Yen pada level 104,73 JPY/USD.
  • 16:02 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.901 USD/troy ounce.
  • 15:01 WIB. IHSG - IHSG melemah 0,31% pada penutupan sesi II.

Kerugian Akibat Virus Corona Bisa Tembus Rp28 Triliun

Kerugian Akibat Virus Corona Bisa Tembus Rp28 Triliun
WE Online, Jakarta -

Dana Moneter International (International Monetary Fund/IMF) mengungkapkan dampak pandemi Covid-19 bisa berlanjut hingga 2025 yang menyebabkan kerugian hingga Rp28 triliun.

"Kerugian kumulatif diproyeksikan tumbuh dari Rp11 triliun selama 2020–2021 menjadi Rp28 triliun selama 2020–2025. Ini merupakan kemunduran yang parah terhadap peningkatan standar hidup rata-rata di semua kelompok negara," kata Kepala Ekonomi dan Direktur Departemen Riset IMF, Gita Gopinath, pada Rabu (13/10/2020).

Baca Juga: IMF Naikkan Proyeksi Pertumbuhan Global 2020

Gita menegaskan bahwa krisis akibat pandemi ini kemungkinan besar akan meninggalkan bekas luka dalam jangka menengah di antaranya pemulihan pasar tenaga kerja yang membutuhkan waktu; investasi terhambat oleh ketidakpastian dan masalah neraca; dan kehilangan sekolah yang merusak modal manusia.

"Setelah rebound pada tahun 2021, pertumbuhan global diperkirakan akan melambat secara bertahap menjadi sekitar 3,5% dalam jangka menengah," tegasnya.

IMF menilai ketidakpastian yang luar biasa di sekitar prospek dengan risiko turun dan naik masih akan terus terjadi. Virus ini bangkit kembali dengan penguncian lokal diberlakukan kembali. "Jika hal ini memburuk dan prospek perawatan dan vaksin memburuk, dampak pada kegiatan ekonomi akan makin parah, dan kemungkinan besar diperburuk oleh gejolak pasar keuangan yang parah," tambahnya.

Gita menilai dengan meningkatnya pembatasan perdagangan dan investasi serta meningkatnya ketidakpastian geopolitik dapat mengganggu pemulihan. Namun di sisi baiknya, ketersediaan tes, perawatan, vaksin, dan stimulus kebijakan tambahan yang lebih cepat dan lebih luas dapat secara signifikan meningkatkan hasil.

"Dukungan fiskal global yang cukup besar mendekati US$12 triliun dan pemotongan suku bunga yang ekstensif, suntikan likuiditas, dan pembelian aset oleh bank sentral membantu menyelamatkan nyawa dan mata pencaharian serta mencegah bencana keuangan," pungkasnya.

Baca Juga

Tag: Ekonomi Global, International Monetary Fund (IMF), Virus Corona

Penulis: Boyke P. Siregar

Editor: Puri Mei Setyaningrum

Foto: Sufri Yuliardi

Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,936.61 3,897.23
British Pound GBP 1.00 19,250.06 19,052.67
China Yuan CNY 1.00 2,203.01 2,179.79
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,763.45 14,616.55
Dolar Australia AUD 1.00 10,535.20 10,427.45
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,904.96 1,885.98
Dolar Singapura SGD 1.00 10,862.67 10,752.21
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,459.26 17,279.69
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,547.20 3,508.53
Yen Jepang JPY 100.00 14,099.37 13,955.08
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5144.049 31.861 706
2 Agriculture 1187.661 25.506 24
3 Mining 1426.612 -8.887 47
4 Basic Industry and Chemicals 768.212 2.582 80
5 Miscellanous Industry 952.575 0.881 53
6 Consumer Goods 1811.574 -14.262 60
7 Cons., Property & Real Estate 333.793 10.037 95
8 Infrastruc., Utility & Trans. 814.770 2.009 79
9 Finance 1141.692 14.596 93
10 Trade & Service 642.239 5.726 175
No Code Prev Close Change %
1 JSKY 174 234 60 34.48
2 DEAL 132 173 41 31.06
3 CTBN 2,450 3,060 610 24.90
4 PURE 222 276 54 24.32
5 PALM 310 380 70 22.58
6 POLL 5,400 6,475 1,075 19.91
7 OKAS 96 115 19 19.79
8 ERTX 114 134 20 17.54
9 RAJA 122 141 19 15.57
10 TAMA 171 192 21 12.28
No Code Prev Close Change %
1 SINI 430 400 -30 -6.98
2 INOV 144 134 -10 -6.94
3 TDPM 130 121 -9 -6.92
4 APII 159 148 -11 -6.92
5 BOLA 160 149 -11 -6.88
6 BBHI 160 149 -11 -6.88
7 ARGO 1,750 1,630 -120 -6.86
8 FREN 73 68 -5 -6.85
9 SKBM 380 354 -26 -6.84
10 GLOB 117 109 -8 -6.84
No Code Prev Close Change %
1 BRIS 1,210 1,250 40 3.31
2 JSKY 174 234 60 34.48
3 ASRI 149 156 7 4.70
4 DEAL 132 173 41 31.06
5 BMRI 5,550 5,775 225 4.05
6 BBRI 3,290 3,340 50 1.52
7 ANTM 1,085 1,060 -25 -2.30
8 TLKM 2,630 2,650 20 0.76
9 SIDO 790 825 35 4.43
10 BMTR 226 240 14 6.19