Portal Berita Ekonomi Rabu, 21 Oktober 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:13 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup menguat 0,11% pada level 24.569.
  • 16:13 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup positif 0,50% pada level 2.358.
  • 16:12 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup melemah 0,44% pada level 23.567.
  • 16:12 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup menguat 0,47% pada level 3.328.
  • 16:11 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup melemah 0,54% pada level 2.529.
  • 16:11 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka menguat 0,26% pada level 5.900.
  • 16:10 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,06% terhadap Yuan pada level 6,6791 CNY/USD.
  • 16:10 WIB. Valas - Rupiah ditutup menguat 0,34% terhadap Dollar AS pada level 14.658 IDR/USD.

Lima Hal Penting Transformasi Digital Bank Mandiri

Lima Hal Penting Transformasi Digital Bank Mandiri
WE Online, Jakarta -

Digitalisasi telah merubah seluruh sektor dan sendi kehidupan masyarakat, bahkan hingga hal terkecil sekalipun. Kalau dulu bila ingin belanja harus ke pasar, kini dengan digitalisasi, mereka cukup santai di rumah pesan lewat handphone dan belanjaan pun datang ke rumah.

Begitupun di sektor perbankan, digitalisasi telah merubah segala layanan dan transaksi perbankan. Sebut saja PT Bank Mandiri (persero) Tbk. Tingginya kebutuhan masyarakat akan layanan dan transaksi digital perbankan menuntut bank harus segera melakukan transformasi. Bila tidak, siap-siap saja bakal ditinggal nasabah.

Terkait hal ini, Direktur Information Technology Bank Mandiri, Rico Usthavia Frans menceritakan bagaimana Bank Mandiri melakukan transformasi layanan di era digital. Menurutnya, ada lima pelajaran penting yang bisa dipetik.

Baca Juga: Bank Mandiri Catat Transaksi Digital Naik 20% Bernilai Rp5.800 T pada Agustus

"Yang pertama adalah paradigma kita, kita sering kali masih berpikir sebagai bank padahal mungkin kita harus sdh berpikir IT company yang kebetulan memiliki bank license," ujar Rico saat webinar bertajuk "Leading in Transformation with Service Improvement" di Jakarta, kemarin.

Menurutnya, saat ini keberadaan bank sudah tidak diperlukan lagi tapi cukup layanan perbankan. Jadi selama perusahaan baik bank atau bukan bank menyediakan layanan perbankan mereka akan diterima masyarakat selama kredibel.

"Oleh karena itu perlu sekali digital leadership di dalam company atau bank. Berapa banyak direksi yang ngerti digital, ini yang menentukan digital leadership-nya kemudian bagaimana menuangkannya dalam strategi. Dan yang terakhir adalah culture, bagaimana kita membangun culture tiap ada masalah pemikirannya bagaimana menyelesaikannya secara digital," ungkapnya.

Yang kedua, yakni customer experience. Dia menuturkan, Bank Mandiri telah menerap tiga hal yakni Design For Skill (DFS), dimana skill yang dimiliki harus didesain dengan baik.

Kedua, Design For No Operation (DFNO), arti setiap fitur yang diluncurkan sebisa mungkin tidak ada pekerjaan manual di belakangnya atau automasi. Dan terakhir adalah Design For Human Interaction (DFHI) dimana kalau ingin mau membangun sesuatu harus riset dahulu apakah sesuai kebutuhan nasabah atau tidak.

"Ketiga, understanding our customer. Keempat, sistem kita harus open system. Gojek, Grab nggak punya inventory yang seharusnya mereka punya di traditional. Nah bank gimana caranya bisa benar-benar tanpa perlu cabang tapi dia bisa create value," paparnya

Kemudian yang terakhir adalah people karena people merupakan bagian dari service. "Dan kenyataannya 50% pekerjaan perbankan akan hilang 10 tahun kedepan. Perbankan akan mengalami ini, ini keniscayaan," tuturnya.

Baca Juga

Tag: PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, Digital Banking

Penulis/Editor: Fajar Sulaiman

Foto: Sufri Yuliardi

Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,946.95 3,907.47
British Pound GBP 1.00 19,159.07 18,965.50
China Yuan CNY 1.00 2,213.75 2,191.49
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,802.65 14,655.36
Dolar Australia AUD 1.00 10,428.47 10,323.24
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,910.02 1,890.99
Dolar Singapura SGD 1.00 10,903.54 10,794.25
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,422.72 17,243.50
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,572.07 3,533.11
Yen Jepang JPY 100.00 14,025.63 13,884.76
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5099.840 -26.490 707
2 Agriculture 1162.419 -3.964 24
3 Mining 1433.873 -8.455 47
4 Basic Industry and Chemicals 754.991 2.058 80
5 Miscellanous Industry 919.403 21.509 53
6 Consumer Goods 1826.188 -23.821 60
7 Cons., Property & Real Estate 315.165 -6.133 95
8 Infrastruc., Utility & Trans. 819.003 -8.204 79
9 Finance 1131.784 -5.721 94
10 Trade & Service 635.783 -0.682 175
No Code Prev Close Change %
1 TIRA 220 270 50 22.73
2 HITS 440 500 60 13.64
3 SIPD 1,200 1,350 150 12.50
4 BNLI 2,310 2,590 280 12.12
5 HRUM 1,730 1,905 175 10.12
6 KPAS 66 71 5 7.58
7 KIOS 160 172 12 7.50
8 BRIS 1,400 1,500 100 7.14
9 BOSS 113 121 8 7.08
10 MBTO 80 85 5 6.25
No Code Prev Close Change %
1 PPGL 338 306 -32 -9.47
2 CTBN 3,150 2,930 -220 -6.98
3 MTPS 344 320 -24 -6.98
4 JSKY 202 188 -14 -6.93
5 OPMS 188 175 -13 -6.91
6 NFCX 1,880 1,750 -130 -6.91
7 NZIA 232 216 -16 -6.90
8 BBHI 174 162 -12 -6.90
9 POLL 5,250 4,890 -360 -6.86
10 BBYB 380 354 -26 -6.84
No Code Prev Close Change %
1 BRIS 1,400 1,500 100 7.14
2 ANTM 1,055 1,035 -20 -1.90
3 HMSP 1,500 1,415 -85 -5.67
4 TLKM 2,710 2,670 -40 -1.48
5 BBRI 3,280 3,250 -30 -0.91
6 AGRO 426 424 -2 -0.47
7 GGRM 43,075 40,550 -2,525 -5.86
8 BNLI 2,310 2,590 280 12.12
9 TOWR 1,005 1,005 0 0.00
10 IRRA 875 880 5 0.57