Portal Berita Ekonomi Rabu, 21 Oktober 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:08 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup menguat 0,75% pada level 24.754.
  • 16:07 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup menguat 0,53% pada level 2.370.
  • 16:07 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup menguat 0,31% pada level 23.639.
  • 16:06 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup melemah 0,09% pada level 3.325.
  • 16:06 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup melemah 0,07% pada level 2.526.
  • 16:05 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka melemah 1,57% pada level 5.797.
  • 16:04 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,30% terhadap Yuan pada level 6,6569 CNY/USD.
  • 16:04 WIB. Valas - Rupiah ditutup menguat 0,17% terhadap Dollar AS pada level 14.632 IDR/USD.

Jihad Islam Palestina yang Disponsori Iran Ancam Israel...

Jihad Islam Palestina yang Disponsori Iran Ancam Israel...
WE Online, Jakarta -

Faksi militan yang didukung Iran, Jihad Islam Palestina (JIP), mengancam Israel dengan konflik jika Maher al-Akhras, seorang anggota JIP dalam penahanan administrasi, meninggal dalam tahanan otoritas Israel. Ini disampaikan melalui video yang diterbitkan JIP pada 10 Oktober.

Dilansir di laman Long War Journal, Rabu (14/10/2020), ancaman dari JIP dan faksi militan lainnya di Jalur Gaza, datang setelah memburuknya kesehatan Maher al-Akhras akibat mogok makan yang dimulai lebih dari 75 hari lalu sebagai protes atas penahanan administratifnya.

Baca Juga: Banyak Warga Israel Ingin Buka Hubungan dengan Arab Saudi karena...

Penahanan administratif adalah kebijakan yang digunakan oleh pemerintah Israel yang memungkinkan untuk menahan seseorang yang dicurigai terlibat dalam kegiatan teroris tanpa dituntut secara formal atas kejahatan atau sidang pengadilan.

Al-Akhras ditahan pada Juli di Tepi Barat oleh Shin Bet berdasarkan bukti bahwa ia menimbulkan bahaya bagi keselamatan publik karena keanggotaannya di Saraya al-Quds, sayap militer JIP.

Dalam publikasi yang menampilkan beberapa persenjataan JIP dan berbagai gambar rumah Israel yang hancur, Sekretaris Jenderal JIP, Ziad Nakhala, menyebut al-Akhras sebagai mujahid berdasarkan pengakuan atas keanggotaan al-Akhras di Saraya al-Quds.

Lebih jauh, Nakahala memperingatkan Israel bahwa mereka memikul tanggung jawab atas kesejahteraan al-Akhras.

"Kami menganggap musuh bertanggung jawab atas kehidupan masing-masing tahanan, terutama saudara mujahid Maher al-Akhras," kata Nakhala. Selain itu, dalam sebuah wawancara dengan militan dari Saraya al-Quds, peringatan lain tentang konsekuensi dibuat jika al-Akhras menjadi martir.

"Musuh Zionis memikul tanggung jawab penuh atas setiap tahanan Palestina dan mereka harus mengharapkan reaksi apa pun yang akan datang dari perlawanan Palestina jika Maher al-Akhras yang menyerah menjadi martir. Kami selalu siap dan menunggu perintah pimpinan jika ada keputusan untuk menyatakan perang," kata militan itu.

Dalam laporan Long War Journal itu, aksi mogok makan anggota JIP memang diutamakan. Seorang pemimpin JIP di Tepi Barat, Khader Adnan Ghaith, pun sampai melakukan mogok makan selama 56 hari pada 2015 untuk memprotes penahanan administratifnya. Dia akhirnya dibebaskan  otoritas Israel tanpa dituntut.

Ancaman konflik dari JIP atas kesejahteraan narapidana jarang sekali menimbulkan konflik. Israel tidak berkepentingan membiarkan penyerang kelaparan itu mati karena konsekuensi hukum dan ancaman yang dapat memicu konflik.

Kecuali al-Akhras secara resmi didakwa melakukan kejahatan dalam beberapa hari atau minggu mendatang, diragukan dia akan tetap berada dalam penahanan administratif lebih lama mengingat sejarah aksi mogok makan yang sukses seperti kasus Khader Adnan Ghaith.

Partner Sindikasi Konten: Republika

Baca Juga

Tag: Palestina, Israel, Iran, Timur Tengah

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Muhammad Syahrianto

Foto: Antara/REUTERS/Mohammed Salem

Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,927.93 3,888.63
British Pound GBP 1.00 19,112.38 18,919.29
China Yuan CNY 1.00 2,210.74 2,188.52
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,731.29 14,584.71
Dolar Australia AUD 1.00 10,425.33 10,320.14
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,900.81 1,881.87
Dolar Singapura SGD 1.00 10,869.39 10,757.27
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,444.79 17,269.76
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,554.85 3,515.23
Yen Jepang JPY 100.00 13,980.54 13,837.49
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5096.446 -3.394 707
2 Agriculture 1163.989 1.570 24
3 Mining 1444.949 11.076 47
4 Basic Industry and Chemicals 759.889 4.898 80
5 Miscellanous Industry 930.858 11.455 53
6 Consumer Goods 1822.694 -3.494 60
7 Cons., Property & Real Estate 313.044 -2.121 95
8 Infrastruc., Utility & Trans. 820.850 1.847 79
9 Finance 1123.950 -7.834 94
10 Trade & Service 639.715 3.932 175
No Code Prev Close Change %
1 JAYA 96 114 18 18.75
2 LION 238 270 32 13.45
3 PTIS 137 155 18 13.14
4 CNTX 200 226 26 13.00
5 TRIN 234 262 28 11.97
6 SAME 134 150 16 11.94
7 WAPO 70 78 8 11.43
8 INTD 142 156 14 9.86
9 INKP 8,650 9,475 825 9.54
10 PORT 440 480 40 9.09
No Code Prev Close Change %
1 PPGL 306 276 -30 -9.80
2 BRIS 1,500 1,395 -105 -7.00
3 OKAS 115 107 -8 -6.96
4 POLL 4,890 4,550 -340 -6.95
5 BNLI 2,590 2,410 -180 -6.95
6 LCKM 346 322 -24 -6.94
7 JSKY 188 175 -13 -6.91
8 APEX 160 149 -11 -6.88
9 CTBN 2,930 2,730 -200 -6.83
10 PCAR 294 274 -20 -6.80
No Code Prev Close Change %
1 BRIS 1,500 1,395 -105 -7.00
2 ANTM 1,035 1,100 65 6.28
3 SAME 134 150 16 11.94
4 WSKT 715 770 55 7.69
5 BBRI 3,250 3,240 -10 -0.31
6 TLKM 2,670 2,680 10 0.37
7 AGRO 424 396 -28 -6.60
8 BMRI 5,650 5,525 -125 -2.21
9 PURA 134 125 -9 -6.72
10 BBCA 29,025 28,900 -125 -0.43