Portal Berita Ekonomi Selasa, 24 November 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 17:10 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup menguat 0,13% pada level 26.486.
  • 17:08 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup menguat 1,92% pada level 2.602.
  • 17:07 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup positif 1,09% pada level 3.414.
  • 17:06 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup menguat 1,27% pada level 2.848.
  • 17:05 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka menguat 0,25% pada level 6.367.
  • 17:04 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,04% terhadap Yuan pada level 6,5655 CNY/USD.
  • 17:03 WIB. Valas - Rupiah ditutup menguat 0,11% terhadap Dollar AS pada level 14.149 IDR/USD.

Ekspor Indonesia Naik 6,9% di September 2020

Ekspor Indonesia Naik 6,9% di September 2020
WE Online, Jakarta -

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, nilai ekspor Indonesia pada September 2020 adalah sebesar US$14,01 miliar.

Kepala BPS, Kecuk Suhariyanto, mengatakan bahwa angka ini mengalami kenaikan sebesar 6,97% dibandingkan Agustus 2020. Sementara secara tahunan, nilai ekspor Indonesia pada September 2020 mengalami penurunan yang sangat tipis sebesar 0,5%.

Baca Juga: Ada Pandemi, Neraca Dagang Indonesia Surplus Beruntun

"Nilai ekspor selama bulan September tahun 2020 mengalami kenaikan sebesar 6,97%. Disebabkan kenaikan ekspor migas sebesar 17,43% dan nonmigasnya juga naik 6,47%. Jadi, tentunya ini irama yang menggembirakan karena ekspornya naik, baik dari sisi migas maupun nonnonmigas," kata Suhariyanto dalam video konferensi, Kamis (15/10/2020).

Secara rinci, nilai ekspor migas pada September 2020 tercatat sebesar US$0,70 miliar. Sementara, nilai ekspor nonmigas sebesar US$13,31 miliar.

"Kalau kita bandingkan secara YoY (tahunan), nilai ekspor pada bulan September tahun 2020 ini memang masih mengalami penurunan, tetapi penggunaannya sangat tipis sekali karena hanya 0,5%. Posisi ekspor kita pada bulan September 2020 sudah hampir sama dengan posisi bulan September tahun 2019. Pada bulan September 2020 total nilai ekspor kita adalah US$14,01 miliar pada bulan September tahun 2019 adalah US$14,08 miliar," ujar Kecuk.

Lebih lanjut, secara tahunan, ekspor migas tercatat mengalami penurunan sebesar 12,44%. Sementara, untuk ekspor nonmigas mengalami kenaikan sebesar 0,21%.

Badan Pusat Statistik (BPS) juga mencatat neraca perdagangan pada September 2020 surplus sebesar US$2,44 miliar. Surplus tersebut terjadi akibat nilai ekspor tercatat lebih tinggi sebesar US$14,01 miliar dari posisi nilai impor sebesar US$11,57 miliar.

Suhariyanto mengatakan, surplus ini jauh lebih besar dibandingkan surplus bulan Agustus 2020 sebesar US$2,35 miliar. Juga jauh lebih besar dibandingkan dengan posisi bulan September 2019 di mana pada waktu itu mengalami defisit US$183,3 juta.

"Pada bulan September kita mengalami surplus US$2,44 miliar. Selama 5 bulan berturut-turut sejak bulan Mei, Indonesia mengalami surplus dan surplus pada bulan September ini lebih besar dibandingkan surplus pada bulan Agustus," ujarnya dalam video conference, Kamis (15/10/2020).

Jika dirinci, surplus neraca perdagangan Indonesia menurut negara, pada posisi Juli 2020 Amerika Serikat (AS) menjadi terbesar, yakni surplus mencapai US$1,08 miliar. Saat itu, ekspor Indonesia ke AS mencapai US$1,6 miliar dan impor US$607 juta. Kemudian surplus lainnya juga terjadi dengan India yang mengalami surplus US$562,5 juta dan Filipina sebesar US$491,2 juta.

Sebaliknya, ada beberapa negara yang masih mengalami defisit pada Juli 2020. Di mana dengan Tiongkok mengalami defisit US$879,2 juta. Kemudian Ukraina mengalami defisit US$140,1 juta dan Brasil defisit US$119,3 juta.

Adapun secara keseuruhan BPS mencatat untuk neraca perdagangan dari Januari sampai September 2020 mengalami surplus US$13,51 miliar. Surplus ini jauh lebih bagus dibandingkan posisi pada bulan Januari sampai September 2019 yang pada waktu itu mengalami defisit.

Baca Juga

Tag: Ekonomi Indonesia, Ekspor, Badan Pusat Statistik (BPS)

Penulis: Mochamad Rizky Fauzan

Editor: Puri Mei Setyaningrum

Foto: Agus Aryanto

Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,795.45 3,757.58
British Pound GBP 1.00 18,966.47 18,774.93
China Yuan CNY 1.00 2,170.87 2,148.29
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,234.82 14,093.18
Dolar Australia AUD 1.00 10,422.74 10,311.98
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,836.06 1,817.75
Dolar Singapura SGD 1.00 10,607.96 10,500.06
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,903.85 16,734.24
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,482.95 3,444.92
Yen Jepang JPY 100.00 13,720.31 13,582.48
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5652.764 81.108 705
2 Agriculture 1242.319 3.909 24
3 Mining 1605.038 42.110 47
4 Basic Industry and Chemicals 863.060 26.748 80
5 Miscellanous Industry 1019.264 10.676 53
6 Consumer Goods 1867.172 10.917 60
7 Cons., Property & Real Estate 358.681 5.810 95
8 Infrastruc., Utility & Trans. 959.287 24.113 79
9 Finance 1285.741 12.086 93
10 Trade & Service 666.726 8.434 174
No Code Prev Close Change %
1 RELI 266 332 66 24.81
2 SMBR 645 795 150 23.26
3 MTSM 184 226 42 22.83
4 GGRP 342 420 78 22.81
5 SKLT 1,425 1,710 285 20.00
6 AKPI 314 370 56 17.83
7 ENRG 60 70 10 16.67
8 YPAS 350 408 58 16.57
9 FORU 98 114 16 16.33
10 INDY 1,170 1,360 190 16.24
No Code Prev Close Change %
1 PPGL 220 198 -22 -10.00
2 KMDS 492 458 -34 -6.91
3 BRAM 5,100 4,750 -350 -6.86
4 YULE 350 326 -24 -6.86
5 NICK 322 300 -22 -6.83
6 TAMA 179 167 -12 -6.70
7 PGLI 240 224 -16 -6.67
8 GLVA 394 368 -26 -6.60
9 RONY 274 256 -18 -6.57
10 CSMI 540 505 -35 -6.48
No Code Prev Close Change %
1 TOWR 1,030 1,070 40 3.88
2 TLKM 3,220 3,320 100 3.11
3 SMBR 645 795 150 23.26
4 PPRO 67 70 3 4.48
5 BRPT 955 1,045 90 9.42
6 BBNI 5,675 5,900 225 3.96
7 FREN 68 70 2 2.94
8 BBRI 4,020 4,080 60 1.49
9 ADHI 920 1,025 105 11.41
10 ANTM 1,210 1,255 45 3.72