Portal Berita Ekonomi Kamis, 22 Oktober 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 13:29 WIB. Oil - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 39,95 USD/barel.
  • 13:29 WIB. Oil - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 41,67 USD/barel.
  • 13:28 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,05% terhadap Euro pada level 1,1855 USD/barel.
  • 13:28 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,04% terhadap Poundsterling pada level 1,3144 USD/barel.
  • 13:27 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,04% terhadap Yen pada level 104,63 JPY/USD.
  • 13:27 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.915 USD/troy ounce.
  • 11:31 WIB. IHSG - IHSG melemah 0,32% pada penutupan sesi I.

Kantongi Kontrak Baru Rp3,2 Triliun, Saham Waskita Langsung Meroket

Kantongi Kontrak Baru Rp3,2 Triliun, Saham Waskita Langsung Meroket
WE Online, Jakarta -

PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT) kembali mendapatkan tambahan pundi-pundi nilai kontrak baru senilai Rp3,2 Triliun di bulan September. Director of Operation II Waskita, Bambang Rianto, menjelaskan bahwa sebagian besar proyek tersebut berasal dari pekerjaan infrastruktur Pemerintah.

“Kami dipercaya untuk membangun beberapa proyek infrastruktur pengairan, jalan dan jembatan, serta Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM),” terang Bambang, di Jakarta, Kamis (15/10/2020).

Bambang juga menerangkan, Waskita telah menandatangani beberapa kontrak pekerjaan proyek infrastruktur pengairan sepanjang bulan September antara lain pekerjaan pembangunan Bendungan Jragung paket I senilai Rp733 Miliar, Irigasi Tapin Kalimantan Selatan, dan proyek pembangunan Bendungan Leuwikeris Paket 5. “Di luar ketiga proyek tersebut, terdapat beberapa proyek dimana Waskita sudah ditetapkan sebagai pemenang tender”, jelas Bambang.

Baca Juga: Mantap! Waskita Karya Telah Bayar Tuntas Obligasi

Selain proyek infrastruktur pengairan, Waskita juga telah ditetapkan sebagai pemenang tender dari beberapa proyek pembangunan jalan antara lain Jalan Sofi – Wayabula di Maluku Utara, Jalan SP Blusuh di Kalimantan Tengah, dan Jalan Cerme – Gresik. Lebih lanjut, Waskita juga memperoleh tambahan kontrak baru dari proyek pembangunan Jalan Tol Kayu Agung – Palembang – Betung, dan Jalan Tol Jakarta – Cikampek Selatan Paket 3.

Dengan adanya tambahan kontrak tersebut, saat ini Waskita sudah mencatatkan perolehan Nilai Kontrak Baru sebesar Rp12,2 Triliun termasuk beberapa proyek infrastruktur besar lainnya seperti Jalan Tol Ciawi – Sukabumi, Tol Pasuruan – Probolinggo, Perkuatan Pantai DKI Jakarta, dan Jaringan Irigasi Rentang yang sudah didapatkan lebih dulu.

Waskita pun masih terus berupaya mengejar perolehan Nilai Kontrak Baru hingga akhir tahun dan optimis target dapat tercapai meskipun terkendala oleh Pandemi Covid-19. “Kami fokus pada proyek infrastruktur khususnya yang berasal dari pasar eksternal dan terus meningkatkan diversifikasi ke beberapa jenis proyek baru seperti pipanisasi maupun pengembangan kawasan”, Jelas Bambang.

Baca Juga: Bikin Tenang! Waskita Sudah Siapkan Dana Rp2,5 T Buat Lunasi Utang Jatuh Tempo

Pada Triwulan IV, Waskita menargetkan tambahan nilai kontrak baru dari proyek jalan tol di Sumatera, Kalimantan Timur, dan wilayah Jakarta. Disamping itu, Waskita juga tengah mengikuti proses tender pengembangan commercial center di salah satu negara di Asia Tenggara dengan nilai mencapai Rp1 Triliun.

Perolehan nilai kontrak baru tersebut menjadi “angin segar” bagi kinerja saham Waskita. Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia, pada penutupan perdagangan Selasa (13/10) saham Waskita mencapai level Rp705 per lembar atau naik 38% bila dibandingkan harga penutupan pada awal bulan Oktober yaitu Rp510 per lembar.

Beberapa analis, seperti Mandiri Sekuritas, CGS CIMB, dan UOB Kay Hian masih memberikan rekomendasi BUY untuk saham Waskita dengan target harga antara Rp820 hingga Rp1.100. Hal ini menunjukan Waskita masih memiliki prospek untuk tumbuh ke depan.

Baca Juga

Tag: PT Waskita Karya (Persero) Tbk, Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Infrastruktur

Penulis/Editor: Annisa Nurfitriyani

Foto: Ist

Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,938.38 3,898.98
British Pound GBP 1.00 19,395.13 19,194.83
China Yuan CNY 1.00 2,215.93 2,193.55
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,770.49 14,623.52
Dolar Australia AUD 1.00 10,479.66 10,373.93
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,905.87 1,886.88
Dolar Singapura SGD 1.00 10,895.91 10,781.13
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,495.65 17,315.71
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,562.59 3,521.19
Yen Jepang JPY 100.00 14,108.79 13,964.40
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5096.446 -3.394 707
2 Agriculture 1163.989 1.570 24
3 Mining 1444.949 11.076 47
4 Basic Industry and Chemicals 759.889 4.898 80
5 Miscellanous Industry 930.858 11.455 53
6 Consumer Goods 1822.694 -3.494 60
7 Cons., Property & Real Estate 313.044 -2.121 95
8 Infrastruc., Utility & Trans. 820.850 1.847 79
9 Finance 1123.950 -7.834 94
10 Trade & Service 639.715 3.932 175
No Code Prev Close Change %
1 JAYA 96 114 18 18.75
2 LION 238 270 32 13.45
3 PTIS 137 155 18 13.14
4 CNTX 200 226 26 13.00
5 TRIN 234 262 28 11.97
6 SAME 134 150 16 11.94
7 WAPO 70 78 8 11.43
8 INTD 142 156 14 9.86
9 INKP 8,650 9,475 825 9.54
10 PORT 440 480 40 9.09
No Code Prev Close Change %
1 PPGL 306 276 -30 -9.80
2 BRIS 1,500 1,395 -105 -7.00
3 OKAS 115 107 -8 -6.96
4 POLL 4,890 4,550 -340 -6.95
5 BNLI 2,590 2,410 -180 -6.95
6 LCKM 346 322 -24 -6.94
7 JSKY 188 175 -13 -6.91
8 APEX 160 149 -11 -6.88
9 CTBN 2,930 2,730 -200 -6.83
10 PCAR 294 274 -20 -6.80
No Code Prev Close Change %
1 BRIS 1,500 1,395 -105 -7.00
2 ANTM 1,035 1,100 65 6.28
3 SAME 134 150 16 11.94
4 WSKT 715 770 55 7.69
5 BBRI 3,250 3,240 -10 -0.31
6 TLKM 2,670 2,680 10 0.37
7 AGRO 424 396 -28 -6.60
8 BMRI 5,650 5,525 -125 -2.21
9 PURA 134 125 -9 -6.72
10 BBCA 29,025 28,900 -125 -0.43