Portal Berita Ekonomi Selasa, 27 Oktober 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:07 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup melemah 0,72% pada level 2.343.
  • 16:07 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup melemah 0,09% pada level 23.494.
  • 16:06 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup negatif 0,82% pada level 3.251.
  • 16:06 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup melemah 0,56% pada level 2.523.
  • 16:05 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,18% terhadap Yuan pada level 6,6991 CNY/USD.
  • 16:04 WIB. Valas - Rupiah ditutup menguat 0,07% terhadap Dollar AS pada level 14.650 IDR/USD.

Bom Bunuh Diri Filipina, Kemlu Belum Mendapat Kejelasan

Bom Bunuh Diri Filipina, Kemlu Belum Mendapat Kejelasan
WE Online, Jakarta -

Kementerian Luar Negeri RI mengatakan masih berusaha mengonfirmasi status kewarganegaraan seorang perempuan terduga warga Indonesia (WNI) tersangka serangan bom bunuh diri yang ditangkap militer Filipina pekan lalu.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, wanita Indonesia yang diidentifikasi sebagai Rezky Fantasya Rullie (RFR) atau Nana Isirani, ditangkap di sebuah rumah di Jolo, Sulu. Pasukan pemerintah menemukan rompi bunuh diri dan komponen bom di dalam rumah itu saat melakukan penangkapan.

Baca Juga: Tentara Filipina Jemput Paksa WNI Disangka Merancang Bom Bunuh Diri

Sebelumnya, pihak militer mengatakan bahwa Rullie yang sedang hamil telah mengajukan diri untuk melakukan serangan bunuh diri setelah melahirkan, "untuk membalas dendam" atas kematian suaminya, Andi Baso, seorang militan Indonesia yang dilaporkan tewas dalam bentrokan dengan suaminya. pasukan pemerintah pada 29 Agustus di Kota Patikul Sulu.

RFR ditangkap bersama dua wanita lain yang diyakini sebagai istri anggota Kelompok Abu Sayyaf.

Namun, menurut keterangan Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum WNI (PWNI-BHI) Kemlu RI, Judha Nugraha, sejauh ini kewarganegaraan RFR masih belum dapat dikonfirmasi.

Hal itu dikarenakan tim dari perwakilan RI di Konsulat Jenderal RI Davao City masih belum mendapatkan akses kekonsuleran untuk bertemu RFR.

“KJRI Davao telah mengirimkan dua surat kepada otoritas Filipina mengenai permintaan data dan akses kekonsuleran untuk bertemu dengan RFR, yang diduga seorang WNI. KJRI Davao masih menunggu diberikannya data dan akses kekonsuleran tersebut,” ujarnya dalam pesan singkat kepada media.

Judha menjelaskan bahwa data dan akses bertemu RFR sangat diperlukan untuk memverifikasi identitas dan kewarganegaraannya, mengingat RFR tidak mengaku sebagai seorang WNI ketika menjalani proses interogasi oleh aparat Filipina.

Sementara itu pihak berwenang Filipina pada Rabu (14/10/2020) mengatakan bahwa RFR akan dijadikan kasus uji undang-undang anti-teror (ATL) yang baru ditandatangani Manila.

"Ini adalah kasus besar pertama, saya pikir, di mana orang-orang tertentu yang dicurigai sebagai teroris asing dituduh melanggar undang-undang anti-terorisme baru kami," kata Menteri Kehakiman Menardo Guevarra kepada Arab News.

Dia menambahkan bahwa Dewan Anti-Terorisme telah menyetujui penerapan aturan dan regulasi (IRR) untuk Undang-Undang Anti-Terorisme 2020 (ATA) yang kontroversial, yang ditandatangani Presiden Rodrigo Duterte pada Juli.

Partner Sindikasi Konten: Okezone

Baca Juga

Tag: Filipina, Bom Bunuh Diri

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Muhammad Syahrianto

Foto: Ilustrasi shutter.

Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,938.48 3,899.09
British Pound GBP 1.00 19,256.29 19,063.22
China Yuan CNY 1.00 2,210.72 2,188.30
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,770.49 14,623.52
Dolar Australia AUD 1.00 10,523.97 10,417.80
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,905.87 1,886.88
Dolar Singapura SGD 1.00 10,876.65 10,767.63
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,494.17 17,318.63
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,553.16 3,512.74
Yen Jepang JPY 100.00 14,088.60 13,947.09
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5144.049 31.861 706
2 Agriculture 1187.661 25.506 24
3 Mining 1426.612 -8.887 47
4 Basic Industry and Chemicals 768.212 2.582 80
5 Miscellanous Industry 952.575 0.881 53
6 Consumer Goods 1811.574 -14.262 60
7 Cons., Property & Real Estate 333.793 10.037 95
8 Infrastruc., Utility & Trans. 814.770 2.009 79
9 Finance 1141.692 14.596 93
10 Trade & Service 642.239 5.726 175
No Code Prev Close Change %
1 JSKY 174 234 60 34.48
2 DEAL 132 173 41 31.06
3 CTBN 2,450 3,060 610 24.90
4 PURE 222 276 54 24.32
5 PALM 310 380 70 22.58
6 POLL 5,400 6,475 1,075 19.91
7 OKAS 96 115 19 19.79
8 ERTX 114 134 20 17.54
9 RAJA 122 141 19 15.57
10 TAMA 171 192 21 12.28
No Code Prev Close Change %
1 SINI 430 400 -30 -6.98
2 INOV 144 134 -10 -6.94
3 TDPM 130 121 -9 -6.92
4 APII 159 148 -11 -6.92
5 BOLA 160 149 -11 -6.88
6 BBHI 160 149 -11 -6.88
7 ARGO 1,750 1,630 -120 -6.86
8 FREN 73 68 -5 -6.85
9 SKBM 380 354 -26 -6.84
10 GLOB 117 109 -8 -6.84
No Code Prev Close Change %
1 BRIS 1,210 1,250 40 3.31
2 JSKY 174 234 60 34.48
3 ASRI 149 156 7 4.70
4 DEAL 132 173 41 31.06
5 BMRI 5,550 5,775 225 4.05
6 BBRI 3,290 3,340 50 1.52
7 ANTM 1,085 1,060 -25 -2.30
8 TLKM 2,630 2,650 20 0.76
9 SIDO 790 825 35 4.43
10 BMTR 226 240 14 6.19