Portal Berita Ekonomi Jum'at, 23 Oktober 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 13:30 WIB. Oil - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 40,42 USD/barel.
  • 13:30 WIB. Oil - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 42,20 USD/barel.
  • 13:19 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,13% terhadap Yen pada level 104,72 JPY/USD.
  • 13:20 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,22% terhadap Poundsterling pada level 1,3054 USD/GBP.
  • 13:28 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,20% terhadap Euro pada level 1,1794 USD/EUR.
  • 13:14 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.903 USD/troy ounce.
  • 11:31 WIB. IHSG - IHSG menguat 0,20% pada penutupan sesi I.

Kolaborasi Kunci Keberhasilan UMKM Hadapi Pandemi

Kolaborasi Kunci Keberhasilan UMKM Hadapi Pandemi
WE Online, Jakarta -

Upaya memperkuat kolaborasi menjadi hal penting bagi Unit Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) agar bisa bertahan di masa pandemi. Ini disebabkan, UMKM menghadapi tantangan yang tak mudah mulai dari permodalan hingga pemasaran.

Berdasarkan survei Katadata Insight Center (KIC) di Jabodetabek, Juni lalu, 57% UMKM mengaku dalam kondisi buruk dan 25% hanya bisa bertahan hingga September. Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki memperkirakan, ada sekitar 47% yang terancam gulung tikar.

Baca Juga: Dorong Pertumbuhan UMKM, EKOMANDO Gelar Virtual Expo

Padahal, sektor ini menyumbang 60% PDB Indonesia dan menyerap lebih dari 90% tenaga kerja. Maka dari itu, Teten menekankan kolaborasi menjadi penting bagi UMKM untuk bisa terus menjalankan operasional hingga berkembang baik.

"Mendorong kemitraan (UMKM) dengan usaha besar. Ini sangat penting, bagaimana industri di Jepang dengan UMKM ambil contoh. Di Indonesia pun juga banyak (bentuk kolaborasi), di mana sektor UMKM lokal sudah banyak yang jadi pemasok Astra misalnya," ujar Teten dalam webinar daring Katadata dengan Prasetiya Mulya bertajuk "Bangun UMKM di Tengah Multikrisis", Kamis (15/10).

Di sisi lain, Teten menyebutkan, UMKM saat ini juga perlu untuk segera bertranformasi ke arah digital agar bisa mengoptimalkan usaha sehingga tak hanya meningkatkan pemasaran, tetapi juga memotong biaya produksi.

"Higt cost industri kita bukan hanya di manufaktur, tapi juga UMKM," kata dia.

Co-founder & CEO Tokopedia, William Tanuwidjaya, menjelaskan bahwa pihaknya saat ini terus menggiatkan UMKM agar makin terakomodasi dalam marketplace-nya. Apalagi di masa pandemi seperti saat ini yang menuntut digitalisasi. Hingga saat ini, setidaknya ada lebih dari 9,2 juta UMKM yang tergabung dalam ekosistemnya.

"Seakan pandemi ini justru menjadi (momen) Tokopedia memang disediakan untuk masa pandemi ini (serba digital). Maka dengan UMKM bertransformasi digital, kesempatan melayani pelanggan akan tetap ada," ujarnya.

Kolaborasi tak hanya terhadap para UMKM dan swasta, Rektor Universitas Prasetiya Mulya, Djisman S. Simandjuntak, mengingatkan pemerintah juga perlu mengambil peran aktif dalam upaya kolaborasi UMKM ini. Misalnya seperti, menjadikan kemajuan UKM indikator kinerja pemerintah pusat, provinsi, sampai kelurahan.

Selain itu, dunia pendidikan pun menurutnya juga mesti terlibat minimalnya program-program yang membantu UMKM. "Program UKM kolaboratif perguruan-perguruan tinggi yang berakreditasi baik yang terdiri dari layanan penyiapan rencana bisnis, layanan pelatihan, layanan pendampingan dalam berbagai urusan," pungkasnya.

Baca Juga

Tag: Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), Katadata Insight Center (KIC), Universitas Prasetiya Mulya, Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Kemenkop-UKM)

Penulis: Boyke P. Siregar

Editor: Puri Mei Setyaningrum

Foto: Katadata Insight Center

Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,949.47 3,909.96
British Pound GBP 1.00 19,360.36 19,166.25
China Yuan CNY 1.00 2,215.33 2,193.09
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,811.69 14,664.31
Dolar Australia AUD 1.00 10,554.81 10,442.46
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,911.19 1,892.14
Dolar Singapura SGD 1.00 10,912.61 10,800.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,485.20 17,305.35
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,574.25 3,534.42
Yen Jepang JPY 100.00 14,145.44 14,000.68
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5091.816 -4.630 707
2 Agriculture 1152.242 -11.747 24
3 Mining 1430.320 -14.629 47
4 Basic Industry and Chemicals 767.212 7.323 80
5 Miscellanous Industry 929.030 -1.828 53
6 Consumer Goods 1810.335 -12.359 60
7 Cons., Property & Real Estate 312.318 -0.726 95
8 Infrastruc., Utility & Trans. 822.473 1.623 79
9 Finance 1125.263 1.313 94
10 Trade & Service 637.048 -2.667 175
No Code Prev Close Change %
1 JAWA 61 82 21 34.43
2 ITIC 715 890 175 24.48
3 ASRI 123 151 28 22.76
4 NZIA 202 244 42 20.79
5 ATIC 550 625 75 13.64
6 PGLI 155 175 20 12.90
7 ROCK 1,065 1,195 130 12.21
8 MIDI 1,250 1,400 150 12.00
9 DPNS 216 240 24 11.11
10 APLN 103 114 11 10.68
No Code Prev Close Change %
1 KOTA 320 298 -22 -6.88
2 MTPS 320 298 -22 -6.88
3 JSKY 175 163 -12 -6.86
4 PURE 234 218 -16 -6.84
5 GSMF 88 82 -6 -6.82
6 AGRS 176 164 -12 -6.82
7 BRIS 1,395 1,300 -95 -6.81
8 SIPD 1,260 1,175 -85 -6.75
9 MPRO 890 830 -60 -6.74
10 DFAM 330 308 -22 -6.67
No Code Prev Close Change %
1 ASRI 123 151 28 22.76
2 ANTM 1,100 1,085 -15 -1.36
3 SAME 150 164 14 9.33
4 WSKT 770 765 -5 -0.65
5 BBRI 3,240 3,300 60 1.85
6 APLN 103 114 11 10.68
7 BRPT 885 945 60 6.78
8 TOWR 1,000 1,000 0 0.00
9 TLKM 2,680 2,700 20 0.75
10 BBKP 244 254 10 4.10