Portal Berita Ekonomi Kamis, 22 Oktober 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:08 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup menguat 0,75% pada level 24.754.
  • 16:07 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup menguat 0,53% pada level 2.370.
  • 16:07 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup menguat 0,31% pada level 23.639.
  • 16:06 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup melemah 0,09% pada level 3.325.
  • 16:06 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup melemah 0,07% pada level 2.526.
  • 16:05 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka melemah 1,57% pada level 5.797.
  • 16:04 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,30% terhadap Yuan pada level 6,6569 CNY/USD.
  • 16:04 WIB. Valas - Rupiah ditutup menguat 0,17% terhadap Dollar AS pada level 14.632 IDR/USD.

Teken MOU dengan Pemprov Jateng, Wamendag Jerry UMKM Punya Daya Saing Internasional

Teken MOU dengan Pemprov Jateng, Wamendag Jerry UMKM Punya Daya Saing Internasional
WE Online, Jakarta -

UMKM menjadi salah satu prioritas fasilitasi Kementerian Perdagangan. Pasalnya UMKM sudah terbukti memberikan kontribusi signifikan dalam perekonomian Indonesia. Jumlah UMKM Indonesia saat ini menurut Kemenkop UMKM adalah 64 juta. Jumlah tenaga kerja yang terserap mencapai lebih dari 90 persen tenaga kerja nasional.

"Dari angka tersebut jelas UMKM strategis bagi ekonomi masyarakat. Oleh karena itu UMKM harus diberikan fasilitas agar mampu mempertahankan dan meningkatkan fungsinya tersebut." Kata Wamendag Jerry Sambuaga saat ditanya mengenai MoU antara Kemendag dan Pemprov Jateng yang ditandatangani Kamis (15/10/2020) Siang. Baca Juga: Kolaborasi Kunci Keberhasilan UMKM Hadapi Pandemi

MoU Pengembangan UMKM antara Kemendag dan Pemprov Jateng ditandatangani oleh Mendag Agus Suparmanto didampingi Wamendag Jerry Sambuaga dengan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. MoU itu merupakan respon atas pandemi Covid-19 yang berpengaruh besar dalam kegiatan ekonomi dan perdagangan, termasuk pada pelaku UMKM di seluruh Indonesia.  Baca Juga: Dongkrak Inklusi Keuangan Nasional, Akulaku Edukasi Para Pelaku UMKM

Lebih lanjut Wamendag menekankan bahwa pembinaan UMKM harus punya paradigma baru, yaitu paradigma berdaya saing internasional. Pasalnya, menurut Jerry, keterbukaan ekonomi tidak bisa terhindarkan lagi. Arus perdagangan antar negara akan makin intens. Oleh karena itu produk barang dan jasa yang dihasilkan UMKM juga harus berdaya saing tinggi.

"Ini adalah konteks yang kita hadapi sekarang. Kita harus memandangnya dengan positif dan optimistis. Pertama, paradigma kita adalah harus menganggap ini sebagai akselerator agar produk-produk UMKM makin meningkat kualitasnya. Kedua, kita justru harus melihat ini sebagai peluang UMKM untuk Go Internasional." kata Mantan Anggota Komisi I tersebut. 

Jerry sendiri mencatat ada dua hal yang perlu diperhatikan dalam pengembangan UMKM agar bisa Go-Internasional. Pertama, kemendag akan makin meningkatkan dukungan kepada UMKM dengan produl dengan keunggulan komparatif agar keunggulan kompetitifnya meningkat. Kedua, bahwa UMKM Indonesia harus makin berbasis digital dan teknologi tinggi baik dalam operasi maupun produknya. 

Dukungan agar UMKM punya keunggulan kompetitif oleh Kemendag selama ini dilakukan dengan berbagai sisi antara lain dalam sisi perdagangan yang mendukung penyediaan bahan baku, desain produk, sistem logistik dan lain-lain.

"Jangan lupa perjanjian internasional juga merupakan fasilitasi tak langsung kepada UMKM. adanya perjanjian perdagangan dan ekonomi sangat membantu mendapatkan tarif preferensi dan fasilitas untuk mencapai standar-standar yang lebih tinggi. Artinya UMKM akan bisa menjual barang dengan harga lebih rendah dan punya standar yang bisa diterima di negara mitra dagang Indonesia." kata Wamendag.

Baca Juga

Tag: Kementerian Perdagangan (Kemendag), Jawa Tengah, Jerry Sambuaga, Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM)

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Vicky Fadil

Foto: Kemendag

Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,927.93 3,888.63
British Pound GBP 1.00 19,112.38 18,919.29
China Yuan CNY 1.00 2,210.74 2,188.52
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,731.29 14,584.71
Dolar Australia AUD 1.00 10,425.33 10,320.14
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,900.81 1,881.87
Dolar Singapura SGD 1.00 10,869.39 10,757.27
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,444.79 17,269.76
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,554.85 3,515.23
Yen Jepang JPY 100.00 13,980.54 13,837.49
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5096.446 -3.394 707
2 Agriculture 1163.989 1.570 24
3 Mining 1444.949 11.076 47
4 Basic Industry and Chemicals 759.889 4.898 80
5 Miscellanous Industry 930.858 11.455 53
6 Consumer Goods 1822.694 -3.494 60
7 Cons., Property & Real Estate 313.044 -2.121 95
8 Infrastruc., Utility & Trans. 820.850 1.847 79
9 Finance 1123.950 -7.834 94
10 Trade & Service 639.715 3.932 175
No Code Prev Close Change %
1 JAYA 96 114 18 18.75
2 LION 238 270 32 13.45
3 PTIS 137 155 18 13.14
4 CNTX 200 226 26 13.00
5 TRIN 234 262 28 11.97
6 SAME 134 150 16 11.94
7 WAPO 70 78 8 11.43
8 INTD 142 156 14 9.86
9 INKP 8,650 9,475 825 9.54
10 PORT 440 480 40 9.09
No Code Prev Close Change %
1 PPGL 306 276 -30 -9.80
2 BRIS 1,500 1,395 -105 -7.00
3 OKAS 115 107 -8 -6.96
4 POLL 4,890 4,550 -340 -6.95
5 BNLI 2,590 2,410 -180 -6.95
6 LCKM 346 322 -24 -6.94
7 JSKY 188 175 -13 -6.91
8 APEX 160 149 -11 -6.88
9 CTBN 2,930 2,730 -200 -6.83
10 PCAR 294 274 -20 -6.80
No Code Prev Close Change %
1 BRIS 1,500 1,395 -105 -7.00
2 ANTM 1,035 1,100 65 6.28
3 SAME 134 150 16 11.94
4 WSKT 715 770 55 7.69
5 BBRI 3,250 3,240 -10 -0.31
6 TLKM 2,670 2,680 10 0.37
7 AGRO 424 396 -28 -6.60
8 BMRI 5,650 5,525 -125 -2.21
9 PURA 134 125 -9 -6.72
10 BBCA 29,025 28,900 -125 -0.43