Portal Berita Ekonomi Rabu, 21 Oktober 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:10 WIB. Oil - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 41,01 USD/barel.
  • 16:09 WIB. Oil - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 42,45 USD/barel.
  • 16:09 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,28% terhadap Euro pada level 1,1855 USD/EUR.
  • 16:08 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,73% terhadap Poundsterling pada level 1,3043 USD/GBP.
  • 16:08 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup menguat 0,75% pada level 24.754.
  • 16:07 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup menguat 0,53% pada level 2.370.
  • 16:07 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup menguat 0,31% pada level 23.639.
  • 16:06 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup melemah 0,09% pada level 3.325.
  • 16:06 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup melemah 0,07% pada level 2.526.
  • 16:05 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka melemah 1,57% pada level 5.797.
  • 16:04 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,30% terhadap Yuan pada level 6,6569 CNY/USD.
  • 16:04 WIB. Valas - Rupiah ditutup menguat 0,17% terhadap Dollar AS pada level 14.632 IDR/USD.
  • 16:03 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,51% terhadap Yen pada level 104,96 JPY/USD.
  • 16:03 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.915 USD/troy ounce.

Amerika Serikat Tambah Tekanan ke Huawei, Kali Ini Incar Bisnis Cloud di Eropa

Amerika Serikat Tambah Tekanan ke Huawei, Kali Ini Incar Bisnis Cloud di Eropa
WE Online, Jakarta -

Setelah bisnis chip dan ponsel pintar, kini Amerika Serikat (AS) juga menekan lini bisnis komputasi awan milik Huawei.

Melansir Straits Times, Jumat (16/10/2020), pejabat AS telah melobi para anggota parlemen dan pemimpin industri Eropa untuk menggunakan teknologi perusahaan Barat--sekaligus menghindari Huawei--dalam membangun pusat data dan infrastruktur komputasi awan.

Dalam kunjungannya ke Eropa pekan lalu, Wakil Menteri Luar Negeri AS untuk Pertumbuhan Ekonomi, Energi, dan Lingkungan, Keith Krach mendesak Eropa meninggalkan peralatan Huawei. "Komputasi awan sangat penting, baik di layanan cloud atau pusat data itu sendiri. Ini masalah besar," ujarnya.

Baca Juga: Kisah Startup Esport: Induk Usaha EVOS Disuntik Modal Rp177 Miliar, Mau Buat Apa?

Baca Juga: Zoom Rilis Fitur OnZoom, Bisa Buat Raup Cuan dari Acara Virtual!

Asal tahu saja, Krach bertemu dengan sejumlah eksekutif operator telekomunikasi Eropa, seperti Deutshe Telekom dan MasMovil dari Spanyol.

Ia juga mengatakan, "pertimbangkanlah (larangan ini) sebagai perpanjangan dari (larangan) 5G."

Ia melanjutkan, pemain AS mendominasi pasar cloud Eropa, dari AWS milik Amazon, Microsoft, IBM, Google, hingga Oracle. Sementara itu, pemain China seperti Alibaba dan Tencent tak membuat terobosan besar di Eropa, tambah Arend.

"Nilai bisnis sektor infrastruktur cloud di Eropa mencapai 12,4 miliar dolar AS (sekitar Rp183 triliun), tumbuh 33% tahun ini daripada tahun lalu," menurut Peneliti IDC, Carla Arend.

Sekadar informasi, AS sebelumnya telah melobi para sekutu untuk mengecualikan Huawei dari pengembangan jaringan 5G. Hasilnya, bisnis telekomunikasi Huawei terkena dampak.

Lebih lanjut, Huawei lebih rentan terkena boikot daripada Alibaba Group Holding dan WeChat Tencent Holding yang juga bergerak di sektor komputasi awan. Mengapa? Sebab, pemerintahan Trump telah berhasil meyakinkan sejumlah negara sekutu di Eropa untuk memboikot Huawei dari infrastruktur jaringan 5G-nya.

Baca Juga

Tag: Huawei Technologies Co Ltd, Telekomunikasi, Cloud Computing, Amerika Serikat (AS)

Penulis/Editor: Tanayastri Dini Isna

Foto: Foto/Ilustrasi/Sindonews/Ian

Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,927.93 3,888.63
British Pound GBP 1.00 19,112.38 18,919.29
China Yuan CNY 1.00 2,210.74 2,188.52
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,731.29 14,584.71
Dolar Australia AUD 1.00 10,425.33 10,320.14
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,900.81 1,881.87
Dolar Singapura SGD 1.00 10,869.39 10,757.27
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,444.79 17,269.76
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,554.85 3,515.23
Yen Jepang JPY 100.00 13,980.54 13,837.49
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5096.446 -3.394 707
2 Agriculture 1163.989 1.570 24
3 Mining 1444.949 11.076 47
4 Basic Industry and Chemicals 759.889 4.898 80
5 Miscellanous Industry 930.858 11.455 53
6 Consumer Goods 1822.694 -3.494 60
7 Cons., Property & Real Estate 313.044 -2.121 95
8 Infrastruc., Utility & Trans. 820.850 1.847 79
9 Finance 1123.950 -7.834 94
10 Trade & Service 639.715 3.932 175
No Code Prev Close Change %
1 JAYA 96 114 18 18.75
2 LION 238 270 32 13.45
3 PTIS 137 155 18 13.14
4 CNTX 200 226 26 13.00
5 TRIN 234 262 28 11.97
6 SAME 134 150 16 11.94
7 WAPO 70 78 8 11.43
8 INTD 142 156 14 9.86
9 INKP 8,650 9,475 825 9.54
10 PORT 440 480 40 9.09
No Code Prev Close Change %
1 PPGL 306 276 -30 -9.80
2 BRIS 1,500 1,395 -105 -7.00
3 OKAS 115 107 -8 -6.96
4 POLL 4,890 4,550 -340 -6.95
5 BNLI 2,590 2,410 -180 -6.95
6 LCKM 346 322 -24 -6.94
7 JSKY 188 175 -13 -6.91
8 APEX 160 149 -11 -6.88
9 CTBN 2,930 2,730 -200 -6.83
10 PCAR 294 274 -20 -6.80
No Code Prev Close Change %
1 BRIS 1,500 1,395 -105 -7.00
2 ANTM 1,035 1,100 65 6.28
3 SAME 134 150 16 11.94
4 WSKT 715 770 55 7.69
5 BBRI 3,250 3,240 -10 -0.31
6 TLKM 2,670 2,680 10 0.37
7 AGRO 424 396 -28 -6.60
8 BMRI 5,650 5,525 -125 -2.21
9 PURA 134 125 -9 -6.72
10 BBCA 29,025 28,900 -125 -0.43