Portal Berita Ekonomi Selasa, 20 Oktober 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 22:05 WIB. Bursa - Indeks Nasdaq dibuka negatif 0,06% pada level 11.664.
  • 22:04 WIB. Oil - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 40,97 USD/barel.
  • 22:03 WIB. Oil - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 42,90 USD/barel.
  • 22:02 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,53% terhadap Euro pada level 1,1780 USD/EUR.
  • 21:59 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,67% terhadap Poundsterling pada level 1,3001 USD/GBP.
  • 21:58 WIB. Bursa - Indeks Dow Jones dibuka melemah 0,11% pada level 28.574.
  • 21:56 WIB. Bursa - Indeks S&P 500 dibuka melemah 0,11% pada level 3.479.
  • 21:55 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,06% terhadap Yen pada level 105,46 JPY/USD.
  • 21:53 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.908 USD/troy ounce.
  • 16:07 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup menguat 0,64% pada level 24.542.
  • 16:06 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup menguat 0,22% pada level 2.346.
  • 16:06 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup menguat 1,11% pada level 23.671.
  • 16:05 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup melemah 0,71% pada level 3.312.
  • 16:05 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup menguat 0,50% pada level 2.545.
  • 16:04 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka menguat 0,10% pada level 5.925.

PLN Genjot Program 35.000 MW di Papua Barat

PLN Genjot Program 35.000 MW di Papua Barat
WE Online, Jakarta -

General Manager PLN Unit Induk Pembangunan (UIP) Papua, Riesal Rimtahi Hasoloan, mengatakan bahwa PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) atau PLN Unit Induk Pembangunan Papua menggenjot program listrik 35.000 Mega Watt di wilayah Provinsi Papua Barat.

"Di Papua Barat ada beberapa daerah yang menjadi target dalam program ini. Antara lain Manokwari, Raja Ampat, Sorong Fakfak Teluk Bintuni, serta Kaimana," kata Riesal dalam keterangan pers, Jumat (16/10/2020).

Baca Juga: Pimpinan Komisi VII: Listrik di Cianjur Selatan Harus Jadi Prioritas PLN

Riesal menuturkan, sebagai ibu kota provinsi, di Manokwari pihaknya sudah membangun pembangkit listrik tenaga mesin gas (PLTMG) dengan kapasitas 20 MW. Penambahan kapasitas 20 MW pun akan dilakukan sebelum membangun gardu induk serta transmisi hingga di wilayah Distrik Prafi.

"Untuk Sorong kami juga sudah membangun PLTMG. Di sana kapasitasnya lebih besar yakni 50 Mega Watt. Di Sorong juga akan kami bangun PLTU dengan kapasitas 4x7 MW," katanya.

Berikutnya, di Teluk Bintuni PLN akan membangun PLTMG berkapasitas 10 MW. Pembangunan yang sama akan dilakukan di Kaimana dan Fakfak masing-masing 10 MW.

"Termasuk Raja Ampat, tapi di Raja Ampat masih kita revisi mengingat beban daya di sana saat ini masih berada di bawah 10 MW. Untuk kebutuhan lahan pemerintah daerah sudah siapkan dan kita akan terus berkoordinasi," ujar Riesal.

Terkait persiapan lahan, di Kabupaten Kaimana pun sudah dibahas bersama pemerintah daerah setempat. Lahan telah siap dan dihibahkan kepada PLN.

"Lahan di Kaimana sebelumnya ada sedikit kendala karena masuk pada jalur penerbangan. Sudah kita selesaikan bersama, sudah disurvei dan dikaji. Masih aman karena jarak antara bandara dengan lokasi sekitar 30 km," katanya.

Riesal mengatakan, untuk memenuhi kebutuhan listrik di Teluk Bintuni, PLN selama ini bekerja sama dengan LNG Tangguh untuk kapasitas suplay 8MW. Dari kerja sama itu sudah dibangun jaringan 20 kilovolt dari LNG sampai ke Bintuni.

Pembangunan PLTMG kapasitas 10 MW akan dilakukan di lokasi yang berdekatan dengan area operasi LNG. Transmisinya ditingkatkan menjadi 70 Kv di jalur atas untuk memperkecil gangguan.

Baca Juga

Tag: PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) (PLN), Energi Listrik, Papua Barat

Penulis: Mochamad Rizky Fauzan

Editor: Puri Mei Setyaningrum

Foto: PLN

Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,949.64 3,910.24
British Pound GBP 1.00 19,165.79 18,973.62
China Yuan CNY 1.00 2,211.98 2,189.64
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,814.71 14,667.30
Dolar Australia AUD 1.00 10,509.56 10,403.52
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,911.58 1,892.53
Dolar Singapura SGD 1.00 10,919.67 10,807.03
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,355.43 17,176.88
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,575.84 3,535.99
Yen Jepang JPY 100.00 14,058.37 13,917.16
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5126.330 22.916 707
2 Agriculture 1166.383 -9.325 24
3 Mining 1442.328 20.278 47
4 Basic Industry and Chemicals 752.933 1.309 80
5 Miscellanous Industry 897.894 7.514 53
6 Consumer Goods 1850.009 -8.664 60
7 Cons., Property & Real Estate 321.298 2.587 95
8 Infrastruc., Utility & Trans. 827.207 -4.169 79
9 Finance 1137.505 12.096 94
10 Trade & Service 636.465 1.975 175
No Code Prev Close Change %
1 RUIS 270 320 50 18.52
2 BVIC 103 116 13 12.62
3 ANTM 940 1,055 115 12.23
4 KBAG 62 69 7 11.29
5 PAMG 90 98 8 8.89
6 PBSA 600 650 50 8.33
7 SMDR 270 290 20 7.41
8 TCPI 5,500 5,900 400 7.27
9 SINI 448 480 32 7.14
10 SIPD 1,120 1,200 80 7.14
No Code Prev Close Change %
1 PPGL 374 338 -36 -9.63
2 INRU 1,000 930 -70 -7.00
3 TFCO 488 454 -34 -6.97
4 PCAR 316 294 -22 -6.96
5 OPMS 202 188 -14 -6.93
6 AKSI 404 376 -28 -6.93
7 AMAN 318 296 -22 -6.92
8 BNLI 2,480 2,310 -170 -6.85
9 ESTI 73 68 -5 -6.85
10 YPAS 380 354 -26 -6.84
No Code Prev Close Change %
1 ANTM 940 1,055 115 12.23
2 BRIS 1,395 1,400 5 0.36
3 KBAG 62 69 7 11.29
4 TLKM 2,750 2,710 -40 -1.45
5 TOWR 1,025 1,005 -20 -1.95
6 BEST 179 182 3 1.68
7 AGRO 446 426 -20 -4.48
8 PURA 138 131 -7 -5.07
9 BBRI 3,250 3,280 30 0.92
10 ASII 4,930 5,000 70 1.42