Portal Berita Ekonomi Rabu, 21 Oktober 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:13 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup menguat 0,11% pada level 24.569.
  • 16:13 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup positif 0,50% pada level 2.358.
  • 16:12 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup melemah 0,44% pada level 23.567.
  • 16:12 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup menguat 0,47% pada level 3.328.
  • 16:11 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup melemah 0,54% pada level 2.529.
  • 16:11 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka menguat 0,26% pada level 5.900.
  • 16:10 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,06% terhadap Yuan pada level 6,6791 CNY/USD.
  • 16:10 WIB. Valas - Rupiah ditutup menguat 0,34% terhadap Dollar AS pada level 14.658 IDR/USD.

Tetra Pak dan KARA Edukasikan Kebaikan Santan Kelapa Kemasan Lewat #WariskanResepJuara

Tetra Pak dan KARA Edukasikan Kebaikan Santan Kelapa Kemasan Lewat #WariskanResepJuara
WE Online, Jakarta -

Tetra Pak Indonesia bersama KARA dan dua pegiat kuliner nusantara, Ibu Sisca Soewitomo dan Chef Devina Hermawan, mengadakan virtual talkshow bertajuk "Wariskan Resep Juara Kuliner Nusantara" untuk menjawab sejumlah kebutuhan konsumen, khususnya ibu rumah tangga dalam mempersiapkan hidangan untuk keluarga pada situasi pandemi.

Acara ini juga mengajak konsumen, pegiat kuliner/chef, dan industri kuliner rumah untuk berpartisipasi dalam kompetisi KARA Cook from Home #WariskanResepJuara dengan mengunggah resep favorit keluarga dan fotonya di media sosial Instagram yang memanfaatkan produk santan kelapa kemasan.

Baca Juga: Kecap Sedaap Adakan Kompetisi Masak Virtual untuk Pasangan Menantu-Mertua

Acara virtual talkshow membahas bagaimana kondisi pandemi saat ini juga telah mengubah perilaku konsumen dalam bidang makanan dan minuman. Data Nielsen menyebutkan sebesar 49% konsumen saat ini makin giat dalam memasak dan menyiapkan masakan dari rumah. Selain itu, konsumen juga kerap membeli produk makanan minuman yang sehat dan bernutrisi sebagai persediaan dan pasokan selama situasi pandemi. Pada skala nasional, konsumen juga mulai beralih dari pasar tradisional ke pasar modern untuk mengurangi risiko penyebaran pandemi Covid-19.

Acara virtual talkshow tersebut juga menjelaskan bagaimana teknologi Ultra High Temperature (UHT) dan enam lapisan kemasan aseptik dari Tetra Pak dapat memastikan produk santan kelapa kemasan higienis, mudah dipakai, dan bernutrisi. Teknologi UHT memastikan bahwa produk santan kemasan telah dipanaskan 140? dalam waktu 8-15 detik untuk mencapai kondisi sterilitas komersial telah tercapai (Fo? 3 menit).

Hal itu dilakukan untuk membunuh bakteri jahat dan mikroba Clostridum botulinum, serta mikroorganisme. Selain itu, enam lapisan kemasan memastikan umur simpannya tetap terjaga tanpa kehilangan rasa, nutrisi, dan tekstur dari santan kelapa secara alami. 

Panji Cakrasantana, Marketing Manager Tetra Pak Indonesia, memaparkan bahwa Tetra Pak ingin menjawab kebutuhan konsumen yang saat ini tengah mencari produk yang dapat digunakan secara praktis dan higienis sembari melakukan beragam aktivitas di rumah saja.

"Lewat solusi keamanan pangan kami, ibu rumah tangga dan pegiat kuliner tidak perlu lagi ragu untuk memanfaatkan produk ini sebagai bahan dasar dan pelengkap makanan dan minumannya," kata Panji dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat (16/10/2020). Dirinya menambahkan, kehadiran solusi keamanan pangan Tetra Pak juga telah terbukti di beragam produk makanan minuman lainnya, seperti susu, teh, kopi, jus, air kelapa, yoghurt, dan lainnya.

Sebagai legenda dan pengamat kuliner nusantara, Sisca Soewitomo, menceritakan bagaimana perjalanan konsumen, khususnya ibu rumah tangga, dalam memanfaatkan produk santan kelapa. 

"Dulu tentu kita harus memotong, memarut, dan memeras kelapa untuk mempersiapkan dan memasak santan. Sekarang, zaman dan kebutuhan kita telah berubah, tentunya kita membutuhkan produk dan bahan masakan yang mudah dipakai dan tetap higienis terutama pada kondisi pandemi saat ini," jelasnya.

Menurut Sisca, produk santan kelapa kemasan juga bisa dipakai dalam sebagai bahan pokok atau tambahan beragam kuliner nusantara, mulai dari sajian utama keluarga hingga jajanan tradisional. 

Data dan perilaku konsumen di era pandemi juga yang melatarbelakangi KARA, merek asli Indonesia yang dimiliki oleh Sambu Group, mengadakan KARA Cook from Home Challenge #WariskanResepJuara supaya mendukung konsumen, khususnya para ibu rumah tangga, berkreasi menciptakan resep dan bahkan memulai industri kuliner rumahan dengan memanfaatkan santan kelapa kemasan.

Kenedy Hermawan, Brand Manager, PT Kara Santan Pertama, menceritakan, "Dengan tema wariskan resep juara, kami berharap para ibu rumah tangga bisa membagikan resep juara keluarganya atau resep turun-temurun kuliner nusantara agar tetap dilestarikan secara kreatif."

Ia menambahkan, kompetisi ini telah berlangsung secara rutin di media sosial Instagram dan mendapatkan pemenang utama, pemenang favorit, dan pemenang terpilih dengan hadiah jutaan rupiah.

Sementara itu, sebagai pegiat kuliner sekaligus ibu rumah tangga modern, Devina Hermawan, membagikan pengalamannya untuk terus beraktivitas dan menjalankan sejumlah peran.

"Sebagai seorang ibu dan pegiat kuliner, tentunya saya ingin berkreasi menciptakan beragam resep juara yang praktis, higienis, dan tetap disukai untuk anak–anak dan keluarga. Menurut saya, santan kelapa kemasan merupakan salah satu produk yang harus saya sediakan di dapur untuk memperkuat cita rasa tanpa perlu repot memarut dan memeras santan secara manual," tutupnya. 

Acara kemudian ditutup dengan pengumuman periode kompetisi KARA Cook from Home Challenge berikutnya sampai November 2020. Pemenang akan diumumkan lewat media sosial Sisca Soewitomo, Devina Hermawan, dan KARA.

Baca Juga

Tag: makanan-minuman, Tetra Pak Indonesia

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Puri Mei Setyaningrum

Foto: Tetra Pak Indonesia

Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,946.95 3,907.47
British Pound GBP 1.00 19,159.07 18,965.50
China Yuan CNY 1.00 2,213.75 2,191.49
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,802.65 14,655.36
Dolar Australia AUD 1.00 10,428.47 10,323.24
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,910.02 1,890.99
Dolar Singapura SGD 1.00 10,903.54 10,794.25
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,422.72 17,243.50
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,572.07 3,533.11
Yen Jepang JPY 100.00 14,025.63 13,884.76
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5099.840 -26.490 707
2 Agriculture 1162.419 -3.964 24
3 Mining 1433.873 -8.455 47
4 Basic Industry and Chemicals 754.991 2.058 80
5 Miscellanous Industry 919.403 21.509 53
6 Consumer Goods 1826.188 -23.821 60
7 Cons., Property & Real Estate 315.165 -6.133 95
8 Infrastruc., Utility & Trans. 819.003 -8.204 79
9 Finance 1131.784 -5.721 94
10 Trade & Service 635.783 -0.682 175
No Code Prev Close Change %
1 TIRA 220 270 50 22.73
2 HITS 440 500 60 13.64
3 SIPD 1,200 1,350 150 12.50
4 BNLI 2,310 2,590 280 12.12
5 HRUM 1,730 1,905 175 10.12
6 KPAS 66 71 5 7.58
7 KIOS 160 172 12 7.50
8 BRIS 1,400 1,500 100 7.14
9 BOSS 113 121 8 7.08
10 MBTO 80 85 5 6.25
No Code Prev Close Change %
1 PPGL 338 306 -32 -9.47
2 CTBN 3,150 2,930 -220 -6.98
3 MTPS 344 320 -24 -6.98
4 JSKY 202 188 -14 -6.93
5 OPMS 188 175 -13 -6.91
6 NFCX 1,880 1,750 -130 -6.91
7 NZIA 232 216 -16 -6.90
8 BBHI 174 162 -12 -6.90
9 POLL 5,250 4,890 -360 -6.86
10 BBYB 380 354 -26 -6.84
No Code Prev Close Change %
1 BRIS 1,400 1,500 100 7.14
2 ANTM 1,055 1,035 -20 -1.90
3 HMSP 1,500 1,415 -85 -5.67
4 TLKM 2,710 2,670 -40 -1.48
5 BBRI 3,280 3,250 -30 -0.91
6 AGRO 426 424 -2 -0.47
7 GGRM 43,075 40,550 -2,525 -5.86
8 BNLI 2,310 2,590 280 12.12
9 TOWR 1,005 1,005 0 0.00
10 IRRA 875 880 5 0.57