Portal Berita Ekonomi Sabtu, 24 Oktober 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief

Kementan: Pendidikan Vokasi Jadi Jawaban Tantangan Bisnis Kala Pandemi

Kementan: Pendidikan Vokasi Jadi Jawaban Tantangan Bisnis Kala Pandemi
WE Online, Sumbawa Barat, -

Menjawab tantangan peningkatan kualitas Sumberdaya Manusia (SDM) pertanian, Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo, mengatakan bahwa pendidikan vokasi menjadi sebuah jawaban ketika dihadapkan pada  persaingan dunia usaha yang serba digital terlebih ditengah pandemi Covid-19. 

"Pendidikan vokasi harus menjadi jawaban di tengah pandemi covid-19, terutama bagi generasi muda yang diharapkan selalu terbiasa dengan digital. Apalagi, pendidikan adalah sebuah proses dan tantangan baru yang harus kita hadapi," ujar Mentan Syahrul.

Baca Juga: Bersama Kopi Merapi, Pusdiktan Tumbuhkan Jiwa Kewirausahaan Kalangan Milenial

Untuk itu  Mentan Syahrul mengharapkan generasi muda mampu terbiasa dengan sistem digital online dalam melakukan aktivitas kreator di bidang pangan pertanian. Terlebih ditengah pandemi ini, kegiatan belajar mengajar tidak dilakukan secara tatap muka melainkan melalui daring.

Baca Juga: Gandeng Perusahaan Kereta Swiss, Erick Thohir Boyong KAI Go International

Di sisi lain, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumberdaya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Dedi Nursyamsi menjelaskan bahwa di masa pandemi covid-19 saat ini untuk tetap menjaga kesehatan, seluruh kampus dan sekolah vokasi lingkup Kementan menerapkan  metode pembelajaran daring.  Walaupun pembelajaran dilakukan secara daring diharapkan tidak mengurangi kualitas pendidikan.

"Yang terpenting kita tetap mampu menciptakan sikap profesional, mandiri, dan berjiwa entrepeneur," pesan Dedi. 

Salah satu UPT Pendidikan Kementan yang melaksanakan pembelajaran secara daring adalah SMKPPN Sembawa. Pembelajaran daring yang ada di SMKPPN Sembawa diikuti setiap hari dengan jadwal yang sudah ditentukan oleh wali kelas dengan menggunakan aplikasi Google Meet. 

Kepala SMKPP Sembawa, Mattobi'i menjelaskan secara teknis proses pembelajaran berlangsung secara daring, "untuk teori yang kami menggunakan daring, sedangkan untuk praktik menggunakan tatap muka di sekolah dengan jadwal yang sudah diberikan per masing-masing siswa.  Jadwal untuk praktik per siswa dibuat berdasarkan surat pernyataan izin dari orangtua yang menyetujui, praktik yang seharusnya dilakukan per minggu sekaligus, dijadikan dua minggu karena setiap kelas dibagi dua untuk jumlah siswa yang ada sehingga pada saat siswa ke sekolah untuk praktik tidak terlalu ramai dan tetap melakukan jaga jarak," papar Mattobi'i.

Adanya kendala yang dihadapi siswa saat daring  seperti tidak adanya sinyal, habisnya kuota internet, listrik yg sering mati sehingga daya baterai yang ada di gawai tidak menghalangi semangat siswa untuk belajar serta mengerjakan tugas. 

"Kami berharap semua siswa SMKPPN Sembawa  bisa mengikuti pembelajaran secara online dan bisa tepat waktu dalam mengikuti ujian dan mengumpulkan tugas yang diberikan oleh guru. Sehingga tujuan pendidikan vokasi untuk melahirkan petani serta wirausaha muda yang kreatif, maju, mandiri dan modern tetap terwujud", ungkap Mattobi'i.

Baca Juga

Tag: Syahrul Yasin Limpo, Program Vokasi, Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP)

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Lestari Ningsih

Foto: Istimewa

Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,949.47 3,909.96
British Pound GBP 1.00 19,360.36 19,166.25
China Yuan CNY 1.00 2,215.33 2,193.09
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,811.69 14,664.31
Dolar Australia AUD 1.00 10,554.81 10,442.46
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,911.19 1,892.14
Dolar Singapura SGD 1.00 10,912.61 10,800.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,485.20 17,305.35
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,574.25 3,534.42
Yen Jepang JPY 100.00 14,145.44 14,000.68
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5112.188 20.372 706
2 Agriculture 1162.155 9.913 24
3 Mining 1435.499 5.179 47
4 Basic Industry and Chemicals 765.630 -1.582 80
5 Miscellanous Industry 951.694 22.664 53
6 Consumer Goods 1825.836 15.501 60
7 Cons., Property & Real Estate 323.756 11.438 95
8 Infrastruc., Utility & Trans. 812.761 -9.712 79
9 Finance 1127.096 1.833 93
10 Trade & Service 636.513 -0.535 175
No Code Prev Close Change %
1 RONY 376 470 94 25.00
2 BOLT 505 630 125 24.75
3 POLL 4,330 5,400 1,070 24.71
4 JSPT 920 1,135 215 23.37
5 PDES 202 244 42 20.79
6 JAWA 82 99 17 20.73
7 BBTN 1,260 1,430 170 13.49
8 SMSM 1,260 1,400 140 11.11
9 PALM 280 310 30 10.71
10 GEMA 308 338 30 9.74
No Code Prev Close Change %
1 TGRA 100 93 -7 -7.00
2 AIMS 129 120 -9 -6.98
3 BAJA 101 94 -7 -6.93
4 PBSA 650 605 -45 -6.92
5 TIRA 260 242 -18 -6.92
6 BRIS 1,300 1,210 -90 -6.92
7 DMMX 188 175 -13 -6.91
8 YPAS 290 270 -20 -6.90
9 ESIP 117 109 -8 -6.84
10 OKAS 103 96 -7 -6.80
No Code Prev Close Change %
1 BRIS 1,300 1,210 -90 -6.92
2 BBTN 1,260 1,430 170 13.49
3 TLKM 2,700 2,630 -70 -2.59
4 ANTM 1,085 1,085 0 0.00
5 ASRI 151 149 -2 -1.32
6 AGRO 370 350 -20 -5.41
7 BRPT 945 925 -20 -2.12
8 BBRI 3,300 3,290 -10 -0.30
9 BEST 179 182 3 1.68
10 PWON 404 416 12 2.97