Portal Berita Ekonomi Minggu, 29 November 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief

Sri Mulyani Tegaskan Utang Indonesia Masih Kecil Dibandingkan...

Sri Mulyani Tegaskan Utang Indonesia Masih Kecil Dibandingkan...

Pemerintah meyakinkan pengelolaan utang luar negeri dilakukan dengan prudent dan akuntabel. Alhasil, rasio utang Indonesia masih dalam batas aman.

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani juga menegaskan bahwa utang Indonesia masih relatif kecil apabila dibandingkan dengan sejumlah negara anggota maju atau G-20. Menurutnya, Indonesia masuk dalam daftar 10 negara dengan utang terbesar karena laporan perbandingan tidak menyertakan negara-negara maju.

"Pengelolaan utang dilakukan prudent dan akuntabel. Mengutamakan sumber pembiayaan dalam negeri dengan tingkat bunga tetap untuk menjaga risiko utang yang terkendali," katanya di Jakarta, belum lama ini.

Baca Juga: Gatot Nurmantyo: Saya Masih Punya Utang ke Negara 

Seperti diketahui, Bank Dunia merilis daftar negara dengan utang terbesar. Indonesia masuk dalam jajaran 10 negara berpendapatan kecil dan menengah yang memiliki utang terbesar di dunia.

Dalam laporan tersebut, Indonesia berada pada posisi ketujuh setelah China, Brasil, India, Rusia, Meksiko, dan Turki, dengan total Utang Luar Negeri (ULN) mencapai 402,08 miliar dolar Amerika Serikat (AS) atau setara Rp5.910 triliun (kurs Rp 14.700 per dolar AS) pada tahun 2019.

Sementara, data Bank Indonesia (BI) Agustus 2020, ULN Indonesia tercatat sebesar 413,4 miliar dolar AS atau setara dengan Rp 6.076,9 triliun (kurs Rp14.700).

Staf Khusus Menkeu Bidang Kebijakan Fiskal dan Makroekonomi, Masyita Crystallin, menjelaskan data Bank Dunia merupakan data total utang luar negeri, termasuk swasta.

"Artinya, kalau kita melihat dari sisi porsi utang pemerintah saja, dalam jangka panjang risiko fiskal kita masih terjaga," ujar Masyita.

Ia merincikan, porsi utang valas (29 persen per 31 Agustus 2020) artinya masih terjaga sehingga risiko nilai tukar lebih bisa dikelola dengan baik. Selain itu, profil jatuh tempo utang Indonesia juga cukup aman dengan average time maturity atau ATM 8,6 tahun (per Augstus 2020) dari 8,4 tahun dan 8,5 tahun di tahun 2018 dan 2019.

"Rata-rata utang pemerintah merupakan utang jangka panjang," ungkap Masyita.

Partner Sindikasi Konten: Rakyat Merdeka

Baca Juga

Tag: Utang Luar Negeri (ULN), Sri Mulyani Indrawati

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Cahyo Prayogo

Foto: Antara/M Risyal Hidayat

Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,790.36 3,752.54
British Pound GBP 1.00 18,989.37 18,799.02
China Yuan CNY 1.00 2,159.95 2,138.33
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,215.73 14,074.28
Dolar Australia AUD 1.00 10,461.36 10,354.45
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,834.03 1,815.73
Dolar Singapura SGD 1.00 10,619.85 10,510.25
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,938.04 16,763.87
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,492.81 3,452.96
Yen Jepang JPY 100.00 13,662.40 13,522.56
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5783.335 23.419 705
2 Agriculture 1288.611 57.286 24
3 Mining 1677.462 40.460 47
4 Basic Industry and Chemicals 892.075 -3.307 80
5 Miscellanous Industry 997.322 -11.719 53
6 Consumer Goods 1888.601 14.282 60
7 Cons., Property & Real Estate 378.502 9.885 95
8 Infrastruc., Utility & Trans. 994.695 7.522 79
9 Finance 1302.222 -4.926 93
10 Trade & Service 697.347 6.891 174
No Code Prev Close Change %
1 KICI 181 234 53 29.28
2 RELI 336 420 84 25.00
3 AIMS 123 153 30 24.39
4 SKLT 1,490 1,850 360 24.16
5 LPKR 166 206 40 24.10
6 AGRO 460 570 110 23.91
7 KONI 374 444 70 18.72
8 ATIC 590 690 100 16.95
9 INPP 650 760 110 16.92
10 PNSE 980 1,140 160 16.33
No Code Prev Close Change %
1 BALI 1,000 930 -70 -7.00
2 DAYA 488 454 -34 -6.97
3 PANR 160 149 -11 -6.88
4 EPAC 160 149 -11 -6.88
5 UANG 234 218 -16 -6.84
6 DYAN 59 55 -4 -6.78
7 ABDA 6,400 5,975 -425 -6.64
8 MTSM 212 198 -14 -6.60
9 BUMI 76 71 -5 -6.58
10 VIVA 61 57 -4 -6.56
No Code Prev Close Change %
1 TOWR 1,075 1,125 50 4.65
2 BRIS 1,375 1,470 95 6.91
3 PPRO 98 98 0 0.00
4 TLKM 3,470 3,460 -10 -0.29
5 AGRO 460 570 110 23.91
6 KBAG 51 50 -1 -1.96
7 APLN 170 180 10 5.88
8 ASII 5,650 5,550 -100 -1.77
9 ASRI 234 250 16 6.84
10 BBRI 4,290 4,270 -20 -0.47