Portal Berita Ekonomi Minggu, 29 November 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief

Ribut-Ribut Soal Omnibus Law, Eh Pak Ngabalin Malah Minta Waspada ISIS dan..

Ribut-Ribut Soal Omnibus Law, Eh Pak Ngabalin Malah Minta Waspada ISIS dan..
WE Online, Jakarta -

Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP), Ali Mochtar Ngabalin menyatakan pihaknya menduga-duga ada kelompok ISIS dan HTI yang masuk dalam isu penolakan Omnibus Law Cipta Kerja.

Karena itu, dalam akun Instagramnya, ia meminta masyarakat untuk waspada dan berkaca pada negara-negara timur tengah. Baca Juga: Ngabalin Disekolahin Orang MUI: Sampah Demokrasi Itu Penjilat Rezim, Salah Benar Jilat

Menurut dia, eksistensi negara-negara timur tengah hancur karena kelompok tersebut. “Belajar dari kegagalan negara-negara berpenduduk mayoritas muslim, maka jangan biarkan kita dihancurkan dan tercabik-cabik dengan paham radika ISIS, Hizbut Tahrir, aliran yang menolak pancasila dan demokrasi, kaum takfiri, kaum intoleran.” tulisnya, seperti dilihat, Seniin (19/10/2020). Baca Juga: Anggota KAMI Disikat Polisi, Novel 212 Teriak-Teriak Kriminalisasi

Lanjutya, ia mengatakan, kelompok Islam ini mengambil kesempatan dalam polemik Omnibus Law. Kemudian, tak luma ia juga menulis tagar sampah demokrasi.

“Mereka semua sedang bergentayangan atas nama penolakan UU Cipta Kerja. Waspada jangan lengah. POLRI kita sedang bekerja, berikan penguatan dengan doa dari kita semua. #SampahDemokrasi,” tulis Ngabalin.  

Baca Juga

Tag: Omnibus Law, Ali Mochtar Ngabalin, Islamic State of Iraq and Syria (ISIS), Hizbut Tahrir Indonesia (HTI)

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Vicky Fadil

Foto: Sufri Yuliardi

Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,790.36 3,752.54
British Pound GBP 1.00 18,989.37 18,799.02
China Yuan CNY 1.00 2,159.95 2,138.33
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,215.73 14,074.28
Dolar Australia AUD 1.00 10,461.36 10,354.45
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,834.03 1,815.73
Dolar Singapura SGD 1.00 10,619.85 10,510.25
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,938.04 16,763.87
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,492.81 3,452.96
Yen Jepang JPY 100.00 13,662.40 13,522.56
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5783.335 23.419 705
2 Agriculture 1288.611 57.286 24
3 Mining 1677.462 40.460 47
4 Basic Industry and Chemicals 892.075 -3.307 80
5 Miscellanous Industry 997.322 -11.719 53
6 Consumer Goods 1888.601 14.282 60
7 Cons., Property & Real Estate 378.502 9.885 95
8 Infrastruc., Utility & Trans. 994.695 7.522 79
9 Finance 1302.222 -4.926 93
10 Trade & Service 697.347 6.891 174
No Code Prev Close Change %
1 KICI 181 234 53 29.28
2 RELI 336 420 84 25.00
3 AIMS 123 153 30 24.39
4 SKLT 1,490 1,850 360 24.16
5 LPKR 166 206 40 24.10
6 AGRO 460 570 110 23.91
7 KONI 374 444 70 18.72
8 ATIC 590 690 100 16.95
9 INPP 650 760 110 16.92
10 PNSE 980 1,140 160 16.33
No Code Prev Close Change %
1 BALI 1,000 930 -70 -7.00
2 DAYA 488 454 -34 -6.97
3 PANR 160 149 -11 -6.88
4 EPAC 160 149 -11 -6.88
5 UANG 234 218 -16 -6.84
6 DYAN 59 55 -4 -6.78
7 ABDA 6,400 5,975 -425 -6.64
8 MTSM 212 198 -14 -6.60
9 BUMI 76 71 -5 -6.58
10 VIVA 61 57 -4 -6.56
No Code Prev Close Change %
1 TOWR 1,075 1,125 50 4.65
2 BRIS 1,375 1,470 95 6.91
3 PPRO 98 98 0 0.00
4 TLKM 3,470 3,460 -10 -0.29
5 AGRO 460 570 110 23.91
6 KBAG 51 50 -1 -1.96
7 APLN 170 180 10 5.88
8 ASII 5,650 5,550 -100 -1.77
9 ASRI 234 250 16 6.84
10 BBRI 4,290 4,270 -20 -0.47