Portal Berita Ekonomi Selasa, 01 Desember 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:17 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup negatif 2,06% pada level 26.341.
  • 16:16 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup negatif 1,60% pada level 2.591.
  • 16:16 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup melemah 0,79% pada level 26.433.
  • 16:15 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup melemah 0,49% pada level 3.391.
  • 16:15 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup melemah 1,96% pada level 2.799.
  • 16:14 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka menguat 0,29% pada level 6.385.
  • 16:14 WIB. Valas - Dollar AS tertahan terhadap Yuan pada level 6,5781 CNY/USD.
  • 16:14 WIB. Valas - Rupiah ditutup melemah 0,21% terhadap Dollar AS pada level 14.120 IDR/USD.

Ternyata, Kapasitas Produksi Bio Farma Cuma 17 Juta Dosis Per Bulan

Ternyata, Kapasitas Produksi Bio Farma Cuma 17 Juta Dosis Per Bulan
WE Online, Jakarta -

PT Bio Farma (Persero) bersama dengan anak usahanya PT Kimia Farma Tbk (KAEF) dan PT Indofarma Tbk (INAF) menyatakan bahwa dalam satu bulan bisa memproduksi sebanyak 16 juta hingga 17 juta dosis vaksin virus Corona atau Covid-19.

Sekretaris Perusahaan Bio Farma, Bambang Heriyanto mengatakan bahwa kapasitas tersebut akan sangat bergantung terhadap suplai bahan baku vaksin yang diberikan oleh Sinovac Biotech Ltd.

“Kira-kira sekitar 16-17 juta dosis per bulan yang bisa kita produksi. Tapi ini juga tergantung dari ketersediaan atau suplai dari sinovac itu sendiri,” katanya, dalam talkshow “Menjemput Asa Vaksin Covid-19” yang diselenggarakan oleh BNPB Inddonesia, di Jakarta, Senin (19/10/2020).

Baca Juga: Hati-hati! Meski Vaksin Sudah Ada Belum Berarti Aman

Menurutnya, hingga saat ini Sinovac berkomitmen untuk mensuplai sebanyak 260 juta dosis vaksin Covid-19 per tahun kepada Indonesia. Dimana, Bio Farma sendiri memiliki total kapasitas sebanyak 250 juta dosis per tahun.

“Kami punya kapasitas 250 juta per tahun, dan komitmen sementara saat ini vaksin yang akan disuplai Sinovac sebesar 260 juta dosis. Jadi nanti seluruhnya akan mulai kita produksi setelah kita dapatkan izin dari BPOM,” terangnya.

Ia mengungkapkan jika sambil menunggu suplai dari Sinovac danizin dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) saat ini pihaknya pun melakukan beberapa persiapan.

“Persiapan-persiapan mungkin bisa kita lakukan dari awal ya dari November dari Desember vaksin sudah coba kita datangkan, karena disana akan dilakukan uji-uji dulu sebelum dilakukan produksi, ada stability ada quality control,” ucapnya.

Baca Juga: Kemenkes Benarkan Hanya Usia 18-59 Tahun yang Bisa Divaksin

Namun, Ia menegaskan bahwa bahan yang digelontorkan oleh Sinovac tidak akan datang langsung sebanyak 260 juta dosis vaksin Covid-19. Bio Farma pun akan memproduksi vaksin secara bertahap setiap bulannya. .

“Kalau dari kapasitas kita, kan tidak mungkin semua datang kemudian diproses diproduksi. Ini datang secara bertahap kemudian kami lakukan secara bertahap per bulan,” pungkasnya.

Ingat, terus terapkan gerakan 3M: memakai masker, menjaga jarak dan menjauhi kerumunan, serta mencuci tangan.

#satgascovid19 #ingatpesanibu #ingatpesanibupakaimasker #ingatpesanibujagajarak #ingatpesanibucucitangan #pakaimasker #jagajarak #jagajarakhindarikerumunan #cucitangan #cucitangandengansabun

Baca Juga

Tag: PT Bio Farma (Persero), Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Vaksin Corona, Vaksin

Penulis/Editor: Annisa Nurfitriyani

Kredit Foto: PT Bio Farma (Persero)

Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,785.80 3,748.03
British Pound GBP 1.00 18,939.57 18,749.71
China Yuan CNY 1.00 2,156.80 2,135.08
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,198.64 14,057.36
Dolar Australia AUD 1.00 10,501.31 10,395.42
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,831.92 1,813.67
Dolar Singapura SGD 1.00 10,618.19 10,511.75
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,000.03 16,825.25
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,491.61 3,453.05
Yen Jepang JPY 100.00 13,670.94 13,531.00
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5612.415 -170.920 705
2 Agriculture 1317.058 28.447 24
3 Mining 1674.088 -3.374 47
4 Basic Industry and Chemicals 863.286 -28.789 80
5 Miscellanous Industry 958.275 -39.047 53
6 Consumer Goods 1839.376 -49.225 60
7 Cons., Property & Real Estate 372.398 -6.104 95
8 Infrastruc., Utility & Trans. 945.008 -49.687 79
9 Finance 1259.171 -43.051 93
10 Trade & Service 681.109 -16.238 174
No Code Prev Close Change %
1 TOBA 400 494 94 23.50
2 HRUM 2,290 2,780 490 21.40
3 YPAS 396 462 66 16.67
4 CLAY 1,450 1,690 240 16.55
5 FIRE 386 448 62 16.06
6 DOID 354 410 56 15.82
7 ARGO 1,730 1,990 260 15.03
8 BOSS 143 163 20 13.99
9 HITS 448 510 62 13.84
10 LPKR 206 234 28 13.59
No Code Prev Close Change %
1 CSAP 372 346 -26 -6.99
2 LPPF 1,360 1,265 -95 -6.99
3 UNTR 24,725 23,000 -1,725 -6.98
4 INKP 9,325 8,675 -650 -6.97
5 BBSS 115 107 -8 -6.96
6 BMTR 288 268 -20 -6.94
7 MAPI 865 805 -60 -6.94
8 LINK 2,600 2,420 -180 -6.92
9 ADMG 159 148 -11 -6.92
10 ANTM 1,230 1,145 -85 -6.91
No Code Prev Close Change %
1 TLKM 3,460 3,230 -230 -6.65
2 ASII 5,550 5,300 -250 -4.50
3 BBRI 4,270 4,090 -180 -4.22
4 BRIS 1,470 1,430 -40 -2.72
5 DOID 354 410 56 15.82
6 TOWR 1,125 1,095 -30 -2.67
7 BBNI 6,350 6,000 -350 -5.51
8 PGAS 1,490 1,390 -100 -6.71
9 AGRO 570 540 -30 -5.26
10 ANTM 1,230 1,145 -85 -6.91