Portal Berita Ekonomi Sabtu, 05 Desember 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:41 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup menguat 0,40% pada level 26.835.
  • 16:40 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup positif 1,31% pada level 2.731.
  • 16:40 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup melemah 0,22% pada level 26.751.
  • 16:40 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup menguat 0,07% pada level 3.444.
  • 16:39 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup menguat 0,62% pada level 2.839.
  • 16:39 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka menguat 0,72% pada level 6.536.
  • 16:38 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,15% terhadap Yuan pada level 6,5331 CNY/USD.
  • 16:38 WIB. Valas - Rupiah ditutup menguat 0,25% terhadap Dollar AS pada level 14.105 IDR/USD.

Erick Nafsu Berat Buat Bank Syariah Besar, Gak Mau Kalah Sama Malaysia Ya?

Erick Nafsu Berat Buat Bank Syariah Besar, Gak Mau Kalah Sama Malaysia Ya?
WE Online, Jakarta -

Menteri BUMN, Erick Thohir tinggal selangkah lagi membuat Indonesia memiliki bank syariah terbesar. Namun, Erick mesti sabar, karena keingunannya tersebut masih harus menunggu selesainya proses penggabungan atau merger bank syariah BUMN yakni PT Bank BRISyariah Tbk (BRIS), PT Bank Syariah Mandiri (BSM) dan PT Bank BNI Syariah (BNIS). Proses merger ketiganya, ditargetkan akan rampung pada 1 Februari 2021 mendatang. Lalu apa mengapa Erick yang memiliki latar belakang sebagai pengusaha nafsu memiliki Bank Syariah?

Dalam prospektus ringkasan rancangan penggabungan antara BRISyariah, BSM dan BNIS yang diterbitkan diungkapkan bahwa hal tersebut dilatari oleh kondisi Indonesia yang merupakan negara dengan komposisi penduduk muslim yang cukup tinggi.

Sayangnya, tingkat penetrasi aset syariah dibandingkan dengan aset perbankan secara umum di Indonesia pada tahun 2019 masih tergolong rendah, yaitu dibawah 8%. Jika dibandingkan dengan penetrasi aset syariah pada tahun 2019 di negara-negara dengan jumlah penduduk muslim yang tinggi seperti Malaysia, Kuwait, Bahrain, Brunei dan Saudi Arabia yang rata-rata diatas 20% dan bahkan ada yang mencapai diatas 50%, penetrasi di Indonesia tergolong rendah.

Baca Juga: Sah! Bank Mandiri Jadi Bapaknya Bank Syariah BUMN

Masih menurut prospektus, kemampuan bank syariah di Indonesia, khususnya Bank Peserta Penggabungan pada saat ini untuk mendapatkan pendanaan melalui Sukuk juga terbatas, dimana penerbitan sukuk dibandingkan surat utang konvensional di Malaysia, Saudi Arabia dan Uni Emirat Arab rata-rata diatas 20% per April 2020, sedangkan penerbitan sukuk dibandingkan surat utang konvensional di Indonesia masih dibawah 5% per April 2020.

Hal ini salah satunya disebabkan oleh belum adanya suatu bank syariah yang memiliki kemampuan, baik dari sisi finansial maupun teknologi untuk dapatmemenuhi kebutuhan nasabah dan meraih pangsa pasar syariah yang saat ini belum terjamah, khususnya pangsa pasar yang dapat diraih hanya oleh bank yang memiliki skala besar.

Dengan adanya rencana Penggabungan, diharapkan Bank Hasil Penggabungan akan memiliki modal dan aser yang cukup, dari segi finansial, sumber daya manusia, sistem teknologi informasi maupun produk-produk untuk dapat memenuhi kebutuhan nasabah sesuai dengan prinsip syariah. Hal ini diharapkan akan dapat meningkatkan penetrasi aset syariah serta meningkatkan daya saing Bank Hasil Penggabungan sehingga dapat bersaing secara global dengan 10 bank syariah terbesar di dunia.

Baca Juga: Merger Bank Syariah BUMN, Erick Thohir: Ini Adalah Amanah

Selain itu, Bank Hasil Penggabungan juga sejalan dengan upaya Pemerintah dalam mewujudkan ekosistem halal, dimana dengan adanya bank syariah dengan skala yang besar akan dapat menjadi pilar penting dalam mensukseskan integrasi keuangan syariah di Indonesia.

Dalam 5 tahun terakhir, pertumbuhan pembiayaan dan dana pihak ketiga bank syariah mengalami peningkatan yang lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan bank konvensional, dengan pertumbuhan berkisar antara 12-14% per tahun.

Didukung dengan pertumbuhan yang baik ini serta jaringan distribusi yang

semakin besar yang dapat meraih nasabah di seluruh Indonesia, kami yakin bahwa Bank Hasil Penggabungan di masa yang akan datang akan dapat berhasil menjadi bank syariah terbaik yang dapat memenuhi semua kebutuhan nasabah sesuai dengan visi dan misinya

Baca Juga

Tag: Erick Thohir, Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Ekonomi Syariah, Perbankan Syariah, PT Bank BRISyariah (BRI Syariah), PT Bank BNI Syariah, PT Bank Syariah Mandiri (BSM)

Penulis/Editor: Annisa Nurfitriyani

Kredit Foto: Sufri Yuliardi

Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,800.27 3,762.36
British Pound GBP 1.00 19,180.14 18,985.06
China Yuan CNY 1.00 2,176.95 2,154.30
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,252.91 14,111.09
Dolar Australia AUD 1.00 10,591.34 10,484.54
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,838.73 1,820.41
Dolar Singapura SGD 1.00 10,686.74 10,574.07
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,308.73 17,133.69
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,505.39 3,466.25
Yen Jepang JPY 100.00 13,729.80 13,586.65
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5810.483 -12.459 705
2 Agriculture 1349.078 -33.127 24
3 Mining 1757.336 10.549 47
4 Basic Industry and Chemicals 905.302 0.979 80
5 Miscellanous Industry 1017.388 9.189 53
6 Consumer Goods 1875.745 -1.791 60
7 Cons., Property & Real Estate 381.217 -4.442 95
8 Infrastruc., Utility & Trans. 963.016 -5.222 79
9 Finance 1308.754 -5.995 93
10 Trade & Service 705.473 1.953 174
No Code Prev Close Change %
1 POLA 75 101 26 34.67
2 SMMT 90 121 31 34.44
3 ICON 54 72 18 33.33
4 FIRE 820 1,025 205 25.00
5 IRRA 925 1,155 230 24.86
6 PCAR 390 486 96 24.62
7 CASS 222 276 54 24.32
8 ARTO 3,300 4,050 750 22.73
9 FITT 58 70 12 20.69
10 SOCI 145 174 29 20.00
No Code Prev Close Change %
1 KOTA 186 173 -13 -6.99
2 BOLT 790 735 -55 -6.96
3 RELI 434 404 -30 -6.91
4 JSKY 264 246 -18 -6.82
5 PTIS 162 151 -11 -6.79
6 DIVA 2,210 2,060 -150 -6.79
7 ARII 444 414 -30 -6.76
8 DFAM 240 224 -16 -6.67
9 ARGO 1,800 1,680 -120 -6.67
10 CBMF 600 560 -40 -6.67
No Code Prev Close Change %
1 ADRO 1,375 1,435 60 4.36
2 BBRI 4,400 4,300 -100 -2.27
3 TLKM 3,300 3,250 -50 -1.52
4 ELSA 364 370 6 1.65
5 TRIN 212 222 10 4.72
6 KAEF 3,500 3,550 50 1.43
7 IRRA 925 1,155 230 24.86
8 PPRO 108 105 -3 -2.78
9 BBKP 332 332 0 0.00
10 BUMI 71 68 -3 -4.23