Portal Berita Ekonomi Selasa, 24 November 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 17:10 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup menguat 0,13% pada level 26.486.
  • 17:08 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup menguat 1,92% pada level 2.602.
  • 17:07 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup positif 1,09% pada level 3.414.
  • 17:06 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup menguat 1,27% pada level 2.848.
  • 17:05 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka menguat 0,25% pada level 6.367.
  • 17:04 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,04% terhadap Yuan pada level 6,5655 CNY/USD.
  • 17:03 WIB. Valas - Rupiah ditutup menguat 0,11% terhadap Dollar AS pada level 14.149 IDR/USD.

Atas Komando PM, Rakyat Armenia Harus Angkat Senjata Lawan Azerbaijan

Atas Komando PM, Rakyat Armenia Harus Angkat Senjata Lawan Azerbaijan
WE Online, Yerevan -

Perdana Menteri (PM) Armenia Nikol Pashinyan menyeru warganya berjuang di garis depan di Nagorno-Karabakh atau Karabakh Atas.

Wilayah konflik itu diduduki oleh Armenia tapi dunia internasional mengakuinya sebagai bagian dari Azerbaijan. Kini kedua negara bertempur sengit memperebutkan wilayah itu.

Baca Juga: Armenia Benarkan Angkatan Perangnya Habisi Nyawa 6.309 Tentara Azerbaijan

“Tak ada Armenia tanpa Artsakh (Karabakh Atas) dan juga, melindungi hak rakyat Artsakh berarti melindungi hak rakyat Armenia,” papar Nikol Pashinyan di Twitter dalam bahasa Inggris.

Dia menambahkan, "Dan hari ini, ini berarti mengangkat senjata dan memperjuangkan hak-hak ini."

Pashinyan juga mengatakan di Facebook bahwa masalah Nagorno-Karabakh tidak dapat diselesaikan secara diplomatis.

“Semua warga Armenia harus berjuang dengan senjata di tangan mereka sampai solusi diplomatik tercapai,” katanya.

Sejak bentrok baru meletus pada 27 September, Armenia terus menyerang warga sipil dan pasukan Azerbaijan, bahkan melanggar perjanjian gencatan senjata kemanusiaan.

Selama 10 hari terakhir, Armenia melanggar dua gencatan senjata kemanusiaan di Karabakh Atas. Gencatan senjata kemanusiaan baru mulai berlaku Sabtu lalu, tetapi orang-orang Armenia telah melanggarnya beberapa kali.

Hubungan antara dua bekas republik Soviet itu tegang sejak 1991, ketika militer Armenia menduduki Karabakh Atas.

Empat resolusi Dewan Keamanan PBB dan dua dari Sidang Umum PBB, serta organisasi internasional, menuntut penarikan segera lengkap dan tanpa syarat dari pasukan pendudukan dari wilayah Azerbaijan yang diduduki. 

Organisasi untuk Keamanan dan Kerja Sama di Eropa (OSCE) Minsk Group yang diketuai bersama oleh Prancis, Rusia, dan AS, dibentuk pada 1992 untuk menemukan solusi damai konflik tersebut, tetapi tidak berhasil. Gencatan senjata, bagaimanapun, disetujui pada 1994. 

Kekuatan dunia, termasuk Rusia, Prancis, dan AS, telah menyerukan gencatan senjata baru. Turki mendukung hak Azerbaijan untuk membela diri dan menuntut penarikan pasukan pendudukan Armenia.

Partner Sindikasi Konten: SINDOnews

Baca Juga

Tag: Nikol Pashinyan, Armenia, Azerbaijan, Militer

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Muhammad Syahrianto

Foto: AP Photo/UNTV

Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,795.45 3,757.58
British Pound GBP 1.00 18,966.47 18,774.93
China Yuan CNY 1.00 2,170.87 2,148.29
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,234.82 14,093.18
Dolar Australia AUD 1.00 10,422.74 10,311.98
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,836.06 1,817.75
Dolar Singapura SGD 1.00 10,607.96 10,500.06
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,903.85 16,734.24
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,482.95 3,444.92
Yen Jepang JPY 100.00 13,720.31 13,582.48
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5652.764 81.108 705
2 Agriculture 1242.319 3.909 24
3 Mining 1605.038 42.110 47
4 Basic Industry and Chemicals 863.060 26.748 80
5 Miscellanous Industry 1019.264 10.676 53
6 Consumer Goods 1867.172 10.917 60
7 Cons., Property & Real Estate 358.681 5.810 95
8 Infrastruc., Utility & Trans. 959.287 24.113 79
9 Finance 1285.741 12.086 93
10 Trade & Service 666.726 8.434 174
No Code Prev Close Change %
1 RELI 266 332 66 24.81
2 SMBR 645 795 150 23.26
3 MTSM 184 226 42 22.83
4 GGRP 342 420 78 22.81
5 SKLT 1,425 1,710 285 20.00
6 AKPI 314 370 56 17.83
7 ENRG 60 70 10 16.67
8 YPAS 350 408 58 16.57
9 FORU 98 114 16 16.33
10 INDY 1,170 1,360 190 16.24
No Code Prev Close Change %
1 PPGL 220 198 -22 -10.00
2 KMDS 492 458 -34 -6.91
3 BRAM 5,100 4,750 -350 -6.86
4 YULE 350 326 -24 -6.86
5 NICK 322 300 -22 -6.83
6 TAMA 179 167 -12 -6.70
7 PGLI 240 224 -16 -6.67
8 GLVA 394 368 -26 -6.60
9 RONY 274 256 -18 -6.57
10 CSMI 540 505 -35 -6.48
No Code Prev Close Change %
1 TOWR 1,030 1,070 40 3.88
2 TLKM 3,220 3,320 100 3.11
3 SMBR 645 795 150 23.26
4 PPRO 67 70 3 4.48
5 BRPT 955 1,045 90 9.42
6 BBNI 5,675 5,900 225 3.96
7 FREN 68 70 2 2.94
8 BBRI 4,020 4,080 60 1.49
9 ADHI 920 1,025 105 11.41
10 ANTM 1,210 1,255 45 3.72