Portal Berita Ekonomi Sabtu, 28 November 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief

Ada Dilema pada Mandatori B30?

Ada Dilema pada Mandatori B30?
WE Online, Jakarta -

Sejak diimplementasikan pada 1 Januari 2020 lalu, perjalanan B30 tidak semulus yang diharapkan. Berbagai pro dan kontra yang dilakukan oleh sejumlah pihak masih menghiasi penggunaan bahan bakar solar dengan 30 persen minyak sawit tersebut.

Ketua Harian Asosiasi Produsen Biofuel Indonesia (Aprobi), Paulus Tjakrawan mengatakan, implementasi mandatori B30 diperkirakan akan menyerap 9,6 juta kiloliter atau setara 60 juta barel atau 77 hari hasil minyak fosil. Tidak hanya itu, penggunaan B30 ini juga akan mengurangi emisi karbon ekuivalen 25 juta Ton CO2 eq.

Namun demikian, target mandatori B30 di 2020 saat ini menghadapi kendala akibat adanya pandemi Covid-19 yang telah menurunkan aktivitas masyarakat dan memperlambat serapan biodiesel sawit.

Baca Juga: Setahun Menjabat, Begini Tapak Jokowi-Ma’ruf Amin untuk Kelapa Sawit

Dari catatan Aprobi, produksi biodiesel pada April tercatat menurun menjadi 841 ribu kiloliter atau menurun sekitar 8 persen pada m-o-m yang mencapai 910 ribu kiloliter. Demikian juga serapan biodiesel sawit untuk domestik, tercatat menurun menjadi 643 ribu kiloliter atau melemah sekitar 22 persen pada m-o-m yang mencapai 784 ribu kiloliter.

Berdasarkan pengamatannya, Paulus mengatakan, penerapan program biodiesel sawit selama ini dianggap mampu menjaga harga minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO) tidak merosot lebih dalam. Alasannya, dilihat dari pergerakannya, harga CPO global yang pada akhir 2019 lalu cenderung meningkat.

Berbanding terbalik dengan hal tersebut, Sekjen Serikat Petani Kelapa Sawit (SPKS), Mansuetus Darto menilai, terdapat kesalahan anggapan apabila program mandatori mampu menyelamatkan harga TBS sawit ditingkat petani lantaran selama ini harga TBS sawit berpatokan pada harga CPO global yang tetap berfluktuatif.

Lebih lanjut Darto menganggap, masalah penurunan harga CPO tersebut terletak dari produksi CPO yang terus melonjak setiap tahunnya. Apabila pemerintah Indonesia tidak mampu menjaga produksi, maka stok CPO akan terus menggunung. Sementara pasar ekspor mengalami pertumbuhan yang lamban.

"Penerapan mandatori B30 akan bisa menstabilkan harga CPO, hanya saja dengan catatan tidak ada over supply produksi CPO di Indonesia," katanya.

Baca Juga

Tag: B30, Minyak Kelapa Sawit Mentah (Crude Palm Oil/CPO)

Penulis: Ellisa Agri Elfadina

Editor: Rosmayanti

Foto: Antara/Aprillio Akbar

Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,790.36 3,752.54
British Pound GBP 1.00 18,989.37 18,799.02
China Yuan CNY 1.00 2,159.95 2,138.33
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,215.73 14,074.28
Dolar Australia AUD 1.00 10,461.36 10,354.45
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,834.03 1,815.73
Dolar Singapura SGD 1.00 10,619.85 10,510.25
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,938.04 16,763.87
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,492.81 3,452.96
Yen Jepang JPY 100.00 13,662.40 13,522.56
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5783.335 23.419 705
2 Agriculture 1288.611 57.286 24
3 Mining 1677.462 40.460 47
4 Basic Industry and Chemicals 892.075 -3.307 80
5 Miscellanous Industry 997.322 -11.719 53
6 Consumer Goods 1888.601 14.282 60
7 Cons., Property & Real Estate 378.502 9.885 95
8 Infrastruc., Utility & Trans. 994.695 7.522 79
9 Finance 1302.222 -4.926 93
10 Trade & Service 697.347 6.891 174
No Code Prev Close Change %
1 KICI 181 234 53 29.28
2 RELI 336 420 84 25.00
3 AIMS 123 153 30 24.39
4 SKLT 1,490 1,850 360 24.16
5 LPKR 166 206 40 24.10
6 AGRO 460 570 110 23.91
7 KONI 374 444 70 18.72
8 ATIC 590 690 100 16.95
9 INPP 650 760 110 16.92
10 PNSE 980 1,140 160 16.33
No Code Prev Close Change %
1 BALI 1,000 930 -70 -7.00
2 DAYA 488 454 -34 -6.97
3 PANR 160 149 -11 -6.88
4 EPAC 160 149 -11 -6.88
5 UANG 234 218 -16 -6.84
6 DYAN 59 55 -4 -6.78
7 ABDA 6,400 5,975 -425 -6.64
8 MTSM 212 198 -14 -6.60
9 BUMI 76 71 -5 -6.58
10 VIVA 61 57 -4 -6.56
No Code Prev Close Change %
1 TOWR 1,075 1,125 50 4.65
2 BRIS 1,375 1,470 95 6.91
3 PPRO 98 98 0 0.00
4 TLKM 3,470 3,460 -10 -0.29
5 AGRO 460 570 110 23.91
6 KBAG 51 50 -1 -1.96
7 APLN 170 180 10 5.88
8 ASII 5,650 5,550 -100 -1.77
9 ASRI 234 250 16 6.84
10 BBRI 4,290 4,270 -20 -0.47