Portal Berita Ekonomi Minggu, 29 November 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief

Prabowo Mau Beli Jet Bekas Austria, DPR: Anda Kan Jenderal Cerdas

Prabowo Mau Beli Jet Bekas Austria, DPR: Anda Kan Jenderal Cerdas
WE Online, Jakarta -

Anggota Komisi I DPR Willy Aditya mengomentari terkait rencana Menteri Pertahanan Prabowo Subianto membeli pesawat tempur Eurofighter Typhoon. Ia mengimbau agar Prabowo mempertimbangkan kembali terkait rencana pembelian pesawat tempur asal Austria tersebut.

"Dalam setiap keputusan pembelian alutsista perlu adanya pertimbangan alih teknologi dan asistensi industri yang juga disertakan dalam kontrak kerja sama. Jika tidak disertai hal demikian sebaiknya pembelian Typhoon dibatalkan saja," kata Willy dilansir Republika.co.id, Jumat (23/10/2020).

Willy memandang pembelian Typhoon dengan model Government to Government (G to G) atau antarpemerintah akan menambah risiko potensi negara digugat oleh korporasi. Hal tersebut menurutnya perlu dihindari dalam hubungan transaksi yang melibatkan swasta asing.

Baca Juga: AS Kasih Lampu Hijau ke Prabowo? Elite Gerindra Jawab Tegas

"Sebaiknya kalau pembelian tetap akan dilakukan, maka kontrak yang dibuat adalah antara industri pertahanan dalam negeri dengan penyedia," ujarnya.

Selain itu, dirinya berpendapat bahwa pembelian Typhoon dinilai kurang efektif lantaran dalam jenis alat tempur yang sama, Indonesia sudah memiliki Sukhoi 35 (SU-35) yang juga diikuti dengan pembelanjaan suku cadang dan pendukungnya. Menurutnya, pembelian alutsista jenis pesawat tempur tersebut merupakan belanja strategis yang harus sejalan dengan doktrin pertahanan kita. 

"Penerjemahan 'Poros Maritim Dunia' dalam doktrin pertahanan sampai hari ini kita belum melihat pengejawantahannya. Ini penting untuk didahulukan sebelum belanja strategis. Apakah kita sudah mengubah strategi pertahanan defensif aktif menjadi ofensif sehingga butuh alat perang demikian?" ungkapnya.

Belum lagi, ia menambahkan, adanya media yang memberitakan dugaan korupsi dari produsen Typhoon kepada tentara Austria yang melakukan pembelian. Apabila Prabowo jadi membeli Typhoon, ia berharap hal tersebut harus benar-benar sudah diperjelas.

Partner Sindikasi Konten: Republika

Baca Juga

Tag: Prabowo Subianto Djojohadikusumo

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Rosmayanti

Foto: Antara/Irfan Maulana

Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,790.36 3,752.54
British Pound GBP 1.00 18,989.37 18,799.02
China Yuan CNY 1.00 2,159.95 2,138.33
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,215.73 14,074.28
Dolar Australia AUD 1.00 10,461.36 10,354.45
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,834.03 1,815.73
Dolar Singapura SGD 1.00 10,619.85 10,510.25
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,938.04 16,763.87
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,492.81 3,452.96
Yen Jepang JPY 100.00 13,662.40 13,522.56
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5783.335 23.419 705
2 Agriculture 1288.611 57.286 24
3 Mining 1677.462 40.460 47
4 Basic Industry and Chemicals 892.075 -3.307 80
5 Miscellanous Industry 997.322 -11.719 53
6 Consumer Goods 1888.601 14.282 60
7 Cons., Property & Real Estate 378.502 9.885 95
8 Infrastruc., Utility & Trans. 994.695 7.522 79
9 Finance 1302.222 -4.926 93
10 Trade & Service 697.347 6.891 174
No Code Prev Close Change %
1 KICI 181 234 53 29.28
2 RELI 336 420 84 25.00
3 AIMS 123 153 30 24.39
4 SKLT 1,490 1,850 360 24.16
5 LPKR 166 206 40 24.10
6 AGRO 460 570 110 23.91
7 KONI 374 444 70 18.72
8 ATIC 590 690 100 16.95
9 INPP 650 760 110 16.92
10 PNSE 980 1,140 160 16.33
No Code Prev Close Change %
1 BALI 1,000 930 -70 -7.00
2 DAYA 488 454 -34 -6.97
3 PANR 160 149 -11 -6.88
4 EPAC 160 149 -11 -6.88
5 UANG 234 218 -16 -6.84
6 DYAN 59 55 -4 -6.78
7 ABDA 6,400 5,975 -425 -6.64
8 MTSM 212 198 -14 -6.60
9 BUMI 76 71 -5 -6.58
10 VIVA 61 57 -4 -6.56
No Code Prev Close Change %
1 TOWR 1,075 1,125 50 4.65
2 BRIS 1,375 1,470 95 6.91
3 PPRO 98 98 0 0.00
4 TLKM 3,470 3,460 -10 -0.29
5 AGRO 460 570 110 23.91
6 KBAG 51 50 -1 -1.96
7 APLN 170 180 10 5.88
8 ASII 5,650 5,550 -100 -1.77
9 ASRI 234 250 16 6.84
10 BBRI 4,290 4,270 -20 -0.47