Portal Berita Ekonomi Selasa, 01 Desember 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 15:03 WIB. IHSG - IHSG menguat 1,91% pada penutupan sesi II. 
  • 13:20 WIB. Oil - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 45,08 USD/barel.
  • 13:07 WIB. Oil - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 47,59 USD/barel.
  • 13:07 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,26% terhadap Euro pada level 1,1958 USD/EUR.
  • 13:06 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,33% terhadap Poundsterling pada level 1,3367 USD/GBP.
  • 13:05 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,06% terhadap Yen pada level 104,37 JPY/USD.
  • 13:03 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.787 USD/troy ounce. 

Menko Luhut, Otak di Balik Omnibus Law

Menko Luhut, Otak di Balik Omnibus Law

Teka-teki siapa otak di balik Omnibus Law Undang-Undang Cipta Kerja, akhirnya terkuak. Dia adalah Menko Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan. Jadi, kalau UU ini sukses mendatangkan banyak investasi, buka lapangan kerja, dan menaikkelaskan pengusaha UMKM, maka pialanya patut diberikat ke Luhut.

Luhut sebagai otak Omnibus Law ini diungkap dia sendiri saat menjadi pembicara di acara Outlook 2021: The Year of Opportunity yang digelar secara virtual, beberapa waktu lalu. Mantan Kepala Staf Kepresidenan ini menceritakan kisah Omnibus Law bermula saat ia menjabat sebagai Menko Polhukam. Saat itu, dia menyadari regulasi dan aturan yang ada di Tanah Air begitu semrawut.

Baca Juga: MK Resmi Gagalkan Omnibus Law, Faktanya...

"Satu sama lain saling tumpang tindih, saling mengunci, sehingga kita tidak bisa jalan dengan lancar. Akibatnya, korupsi tinggi dan tak efisien," kata Luhut.

Luhut lantas memanggil sejumlah pakar hukum tata negara, antara lain Mahfud MD dan Jimly Asshiddiqie. Turut dipanggil juga Sofyan Djalil yang ketika itu masih menjabat sebagai Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas.

Semua pihak sepakat, jika merevisi UU satu persatu membutuhkan waktu. Lantas, Sofyan Djalil mengusulkan ide Omnibus Law yang digunakan di Amerika Serikat. Omnibus Law, tak menghapus Undang-Undang. Tapi menyelaraskan isinya agar tidak tumpang tindih atau saling berkait, saling mengikat dengan yang lain. Namun, karena kesibukan Luhut, usulan tersebut tak bisa langsung dieksekusi.

"Baru mulai dibicarakan kembali oleh Presiden Jokowi, akhir tahun lalu," ungkap Luhut. "Buahnya sekarang. Jadi ini diproses panjang, bukan proses tiba-tiba," imbuhnya.

Luhut mengatakan substansi utama Omnibus Law adalah mengharmonisasikan 79 Undang-Undang dengan meminta masukan dari publik. Luhut pun memastikan draft final Omnibus Law UU Cipta Kerja akan segera diunggah ke website kementerian-kementerian. Dengan begitu, masyarakat bisa mengakses dan memberi masukan.

Dia tak menampik, proses pembahasan Omnibus Law kemarin masih minim masukan. Ia berharap, masukan dari publik itu dapat menjadi koreksi untuk menyusun aturan turunan berupa Peraturan Pemerintah (PP).

"Jadi, tidak ada sebenarnya yang kita buat itu akan merugikan," tuntasnya.

Partner Sindikasi Konten: Rakyat Merdeka

Baca Juga

Tag: Luhut Binsar Pandjaitan, Omnibus Law

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Cahyo Prayogo

Kredit Foto: Antara/Muhammad Iqbal

Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,799.20 3,761.09
British Pound GBP 1.00 19,030.82 18,834.40
China Yuan CNY 1.00 2,164.93 2,142.41
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,248.89 14,107.11
Dolar Australia AUD 1.00 10,485.76 10,378.60
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,838.02 1,819.71
Dolar Singapura SGD 1.00 10,643.83 10,533.98
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,034.55 16,863.64
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,494.09 3,455.08
Yen Jepang JPY 100.00 13,654.90 13,517.74
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5612.415 -170.920 705
2 Agriculture 1317.058 28.447 24
3 Mining 1674.088 -3.374 47
4 Basic Industry and Chemicals 863.286 -28.789 80
5 Miscellanous Industry 958.275 -39.047 53
6 Consumer Goods 1839.376 -49.225 60
7 Cons., Property & Real Estate 372.398 -6.104 95
8 Infrastruc., Utility & Trans. 945.008 -49.687 79
9 Finance 1259.171 -43.051 93
10 Trade & Service 681.109 -16.238 174
No Code Prev Close Change %
1 TOBA 400 494 94 23.50
2 HRUM 2,290 2,780 490 21.40
3 YPAS 396 462 66 16.67
4 CLAY 1,450 1,690 240 16.55
5 FIRE 386 448 62 16.06
6 DOID 354 410 56 15.82
7 ARGO 1,730 1,990 260 15.03
8 BOSS 143 163 20 13.99
9 HITS 448 510 62 13.84
10 LPKR 206 234 28 13.59
No Code Prev Close Change %
1 CSAP 372 346 -26 -6.99
2 LPPF 1,360 1,265 -95 -6.99
3 UNTR 24,725 23,000 -1,725 -6.98
4 INKP 9,325 8,675 -650 -6.97
5 BBSS 115 107 -8 -6.96
6 BMTR 288 268 -20 -6.94
7 MAPI 865 805 -60 -6.94
8 LINK 2,600 2,420 -180 -6.92
9 ADMG 159 148 -11 -6.92
10 ANTM 1,230 1,145 -85 -6.91
No Code Prev Close Change %
1 TLKM 3,460 3,230 -230 -6.65
2 ASII 5,550 5,300 -250 -4.50
3 BBRI 4,270 4,090 -180 -4.22
4 BRIS 1,470 1,430 -40 -2.72
5 DOID 354 410 56 15.82
6 TOWR 1,125 1,095 -30 -2.67
7 BBNI 6,350 6,000 -350 -5.51
8 PGAS 1,490 1,390 -100 -6.71
9 AGRO 570 540 -30 -5.26
10 ANTM 1,230 1,145 -85 -6.91