Portal Berita Ekonomi Sabtu, 28 November 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief

Platform-platform Streaming Incar James Bond: No Time To Die karena...

Platform-platform Streaming Incar James Bond: No Time To Die karena...
WE Online, Jakarta -

Apple, Netflix, dan layanan streaming lain menjajaki kemungkinan memperoleh film James Bond: No Time to Die yang awalnya dijadwalkan rilis pada April lalu. Pemutaran perdananya telah ditunda beberapa kali hingga 2021, karena jumlah infeksi kasus virus corona terus bertambah di berbagai belahan dunia.

MGM, studio di balik film No Time To Die, dilaporkan mengalami kerugian antara 30 juta dolar AS hingga 50 juta dolar AS (sekitar Rp 439 miliar hingga Rp 732 miliar) karena penundaan tersebut. Media Bloomberg pertama kali melaporkan diskusi tersebut yang menjadi topik utama di Hollywood pada pekan ini.

Baca Juga: Gegara Corona, Ini Jadwal Perilisan 20 Film Terbaru dari James Bond hingga The Batman

Studio lain, seperti Paramount dan Sony, telah meraup puluhan juta dengan menjual film seperti Greyhound, Coming 2 America, dan Without Remorse ke layanan streaming saat bioskop terus berjuang tetap bertahan selama pandemi.

“Kami tidak mengomentari rumor. Film ini tidak untuk dijual. Perilisan film telah ditunda hingga April 2021 untuk mempertahankan pengalaman bagi penonton bioskop,” kata juru bicara MGM seperti dilansir dari Variety, Minggu (25/10/2020).

Namun, beberapa orang dalam di studio dan perusahaan saingan mengatakan bahwa kemungkinan penjualan obligasi dieksplorasi secara terbuka. Mereka  percaya bahwa MGM setidaknya terbuka untuk kemungkinan membongkar film unggulannya itu dengan harga yang sangat besar.

Studio tersebut dikatakan sedang mencari kesepakatan sekitar 600 juta dolar AS (sekitar Rp 8,7 triliun), label harga yang dianggap terlalu mahal untuk dua layanan streaming pembelanjaan gratis. Penjualan sebesar itu akan dipimpin secara eksklusif oleh Ketua dan CEO pemilik mayoritas MGM, Anchorage Capital Group, Kevin Ulrich.

Belum jelas apakah produser Barbara Broccoli dan Michael G. Wilson melalui perusahaan mereka, Eon, akan menandatangani kesepakatan itu. Universal Pictures yang memiliki hak distribusi asing untuk No Time to Die harus dibuat utuh dalam setiap kemungkinan penjualan dan diganti untuk semua biaya yang dikeluarkan studio.

Perlu dicatat bahwa pihak-pihak yang terlibat akan menjajaki penjualan streaming, mengingat bahwa No Time To Die adalah film pertama yang mengubah tanggal rilis sebelum virus corona menjadi pandemi global. Memindahkan No Time to Die ke layanan streaming menimbulkan beberapa tantangan logistik.

Biaya produksi film itu lebih dari 250 juta dolar AS (sekitar Rp 3,6 triliun) dan menjalin beberapa kemitraan promosi untuk membantu membiayai biaya tersebut, termasuk Land Rover, jam tangan Omega, dan Heineken. Perusahaan-perusahaan itu mungkin mengharapkan film tersebut diputar di bioskop dan mungkin tidak setuju dengan haluan streaming semata.

Penjualan Coming 2 America ke Amazon, misalnya, bergantung pada mitra promosinya/ McDonald's dan Crown Royal ikut serta dengan perubahan dalam rencana itu.

Partner Sindikasi Konten: Republika

Baca Juga

Tag: James Bond, Film, Film Hollywood

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Muhammad Syahrianto

Foto: 007 Official

Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,790.36 3,752.54
British Pound GBP 1.00 18,989.37 18,799.02
China Yuan CNY 1.00 2,159.95 2,138.33
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,215.73 14,074.28
Dolar Australia AUD 1.00 10,461.36 10,354.45
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,834.03 1,815.73
Dolar Singapura SGD 1.00 10,619.85 10,510.25
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,938.04 16,763.87
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,492.81 3,452.96
Yen Jepang JPY 100.00 13,662.40 13,522.56
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5783.335 23.419 705
2 Agriculture 1288.611 57.286 24
3 Mining 1677.462 40.460 47
4 Basic Industry and Chemicals 892.075 -3.307 80
5 Miscellanous Industry 997.322 -11.719 53
6 Consumer Goods 1888.601 14.282 60
7 Cons., Property & Real Estate 378.502 9.885 95
8 Infrastruc., Utility & Trans. 994.695 7.522 79
9 Finance 1302.222 -4.926 93
10 Trade & Service 697.347 6.891 174
No Code Prev Close Change %
1 KICI 181 234 53 29.28
2 RELI 336 420 84 25.00
3 AIMS 123 153 30 24.39
4 SKLT 1,490 1,850 360 24.16
5 LPKR 166 206 40 24.10
6 AGRO 460 570 110 23.91
7 KONI 374 444 70 18.72
8 ATIC 590 690 100 16.95
9 INPP 650 760 110 16.92
10 PNSE 980 1,140 160 16.33
No Code Prev Close Change %
1 BALI 1,000 930 -70 -7.00
2 DAYA 488 454 -34 -6.97
3 PANR 160 149 -11 -6.88
4 EPAC 160 149 -11 -6.88
5 UANG 234 218 -16 -6.84
6 DYAN 59 55 -4 -6.78
7 ABDA 6,400 5,975 -425 -6.64
8 MTSM 212 198 -14 -6.60
9 BUMI 76 71 -5 -6.58
10 VIVA 61 57 -4 -6.56
No Code Prev Close Change %
1 TOWR 1,075 1,125 50 4.65
2 BRIS 1,375 1,470 95 6.91
3 PPRO 98 98 0 0.00
4 TLKM 3,470 3,460 -10 -0.29
5 AGRO 460 570 110 23.91
6 KBAG 51 50 -1 -1.96
7 APLN 170 180 10 5.88
8 ASII 5,650 5,550 -100 -1.77
9 ASRI 234 250 16 6.84
10 BBRI 4,290 4,270 -20 -0.47