Portal Berita Ekonomi Selasa, 01 Desember 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 15:03 WIB. IHSG - IHSG menguat 1,91% pada penutupan sesi II. 
  • 13:20 WIB. Oil - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 45,08 USD/barel.
  • 13:07 WIB. Oil - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 47,59 USD/barel.
  • 13:07 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,26% terhadap Euro pada level 1,1958 USD/EUR.
  • 13:06 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,33% terhadap Poundsterling pada level 1,3367 USD/GBP.
  • 13:05 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,06% terhadap Yen pada level 104,37 JPY/USD.
  • 13:03 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.787 USD/troy ounce. 

Mengenal Sistem Electoral College yang Digunakan di Pilpres AS

Mengenal Sistem Electoral College yang Digunakan di Pilpres AS
WE Online, Washington -

Pemilihan umum Presiden Amerika Serikat akan digelar pada 3 November 2020. Dalam hitungan hari Pilpres AS, warga AS akan memilih apakah Donald Trump akan kembali menduduki kursi presiden, atau digantikan oleh penantangnya dari Partai Demokrat, Joe Biden.

Berbeda dengan sistem pemilu di Indonesia, dalam pemilu AS salah satu yang harus dipahami adalah sebuah sistem yang dikenal sebagai Electoral College.

Baca Juga: Jelang Pilpres, Dukungan Menguat Bikin Biden Makin Tinggalkan Trump

Di Amerika, presiden dan wakil presiden tidak diputuskan oleh kandidat mana yang mendapatkan suara terbanyak secara keseluruhan di negara tersebut. Meskipun para pemilih di AS akan secara langsung menentukan pilihan kandidat yang mereka dukung melalui surat suara.

Dilansir dari Al Jazeera, di bawah sistem ini setiap negara bagian memiliki sekelompok elector yang sebagian besar dipilih oleh partai politik di negara bagian tersebut. Di 48 negara bagian AS, para elector ini berjanji untuk memilih capres dan cawapres yang memperoleh suara terbanyak di negara bagian masing-masing.

Meski pilpres digelar pada 3 November, namun elector dari Electoral College akan memberikan suara mereka pada 14 Desember mendatang.

Jumlah elector yang dimiliki suatu negara bagian dalam siklus pemilihan presiden, sebanding dengan berapa banyak pejabat terpilih yang mewakili negara bagian tersebut di Dewan Perwakilan Rakyat dan Senat, yang secara kolektif dikenal sebagai Kongres AS.

Kursi Kongres pun dibagi dengan cara tertentu. Dewan Perwakilan Rakyat AS memiliki 435 kursi, yang dialokasikan untuk 50 negara bagian. Kursi dibagi berdasarkan populasi masing-masing negara bagian yang ditentukan melalui sensus penduduk setiap 10 tahun.

Setiap negara bagian, bahkan yang berpenduduk sedikit, dijamin setidaknya memiliki satu kursi di DPR. Sementara itu setiap negara bagian, terlepas dari populasinya, memiliki dua senator untuk Senat AS.

Distrik Federal Columbia, selaku rumah bagi ibu kota AS, juga mendapat tiga elector. Jadi total elector yang akan memilih presiden dan wakil presiden pada pilpres tahun ini adalah 538 elector.

Untuk memenangkan pemilu, seorang kandidat harus memenangkan cukup banyak negara bagian untuk memenangkan suara dari setidaknya 270 elector, terlepas dari apakah mereka memenangkan suara populer secara keseluruhan atau tidak.

Contohnya pada pemilu 2016 lalu, Trump kalah suara populer nasional dari Hillary Clinton. Dia mendapatkan 46,1 persen dari total suara (atau 62.979.879 suara individu), dibandingkan dengan Clinton yang memperoleh 48,2 persen (atau 65.844.954 suara individu).

Namun karena Trump mendapatkan dukungan dari lebih banyak negara bagian sehingga memenangkan lebih banyak suara elector, dia menjadi yang teratas. Trump mendapat 304 suara di Electoral College, dibandingkan Clinton yang mendapatkan 232 suara.

Dengan demikian, Trump memenangkan pilpres pada tahun 2016 yang lalu.

Partner Sindikasi Konten: Viva

Baca Juga

Tag: Pilpres AS, Amerika Serikat (AS), Joe Biden, Donald Trump

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Muhammad Syahrianto

Kredit Foto: Reuters

Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,799.20 3,761.09
British Pound GBP 1.00 19,030.82 18,834.40
China Yuan CNY 1.00 2,164.93 2,142.41
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,248.89 14,107.11
Dolar Australia AUD 1.00 10,485.76 10,378.60
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,838.02 1,819.71
Dolar Singapura SGD 1.00 10,643.83 10,533.98
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,034.55 16,863.64
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,494.09 3,455.08
Yen Jepang JPY 100.00 13,654.90 13,517.74
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5612.415 -170.920 705
2 Agriculture 1317.058 28.447 24
3 Mining 1674.088 -3.374 47
4 Basic Industry and Chemicals 863.286 -28.789 80
5 Miscellanous Industry 958.275 -39.047 53
6 Consumer Goods 1839.376 -49.225 60
7 Cons., Property & Real Estate 372.398 -6.104 95
8 Infrastruc., Utility & Trans. 945.008 -49.687 79
9 Finance 1259.171 -43.051 93
10 Trade & Service 681.109 -16.238 174
No Code Prev Close Change %
1 TOBA 400 494 94 23.50
2 HRUM 2,290 2,780 490 21.40
3 YPAS 396 462 66 16.67
4 CLAY 1,450 1,690 240 16.55
5 FIRE 386 448 62 16.06
6 DOID 354 410 56 15.82
7 ARGO 1,730 1,990 260 15.03
8 BOSS 143 163 20 13.99
9 HITS 448 510 62 13.84
10 LPKR 206 234 28 13.59
No Code Prev Close Change %
1 CSAP 372 346 -26 -6.99
2 LPPF 1,360 1,265 -95 -6.99
3 UNTR 24,725 23,000 -1,725 -6.98
4 INKP 9,325 8,675 -650 -6.97
5 BBSS 115 107 -8 -6.96
6 BMTR 288 268 -20 -6.94
7 MAPI 865 805 -60 -6.94
8 LINK 2,600 2,420 -180 -6.92
9 ADMG 159 148 -11 -6.92
10 ANTM 1,230 1,145 -85 -6.91
No Code Prev Close Change %
1 TLKM 3,460 3,230 -230 -6.65
2 ASII 5,550 5,300 -250 -4.50
3 BBRI 4,270 4,090 -180 -4.22
4 BRIS 1,470 1,430 -40 -2.72
5 DOID 354 410 56 15.82
6 TOWR 1,125 1,095 -30 -2.67
7 BBNI 6,350 6,000 -350 -5.51
8 PGAS 1,490 1,390 -100 -6.71
9 AGRO 570 540 -30 -5.26
10 ANTM 1,230 1,145 -85 -6.91