Transaksi Pengguna Baru ShopeePay Melambung Tinggi

Transaksi Pengguna Baru ShopeePay Melambung Tinggi Kredit Foto: Sufri Yuliardi

ShopeePay mengamati adanya peningkatan signifikan dalam transaksi kategori belanja yang terjadi di platformnya, dengan lebih dari 70% pengguna baru melakukan transaksi pertamanya di merchant kategori ini.

"Kategori belanja merupakan favorit kategori pengguna, terlebih di tengah pandemi di mana masyarakat lebih mengandalkan pembayaran non-tunai," kata Cindy Candiawan, Marketing Manager ShopeePay dalam siaran pers, Selasa (27/10/2020).

Selain itu, ShopeePay melihat pergeseran perilaku belanja, di mana frekuensi belanja juga meningkat hampir tiga kali lipat, namun menuju nilai transaksi yang lebih kecil. Hal ini sejalan dengan perilaku konsumen mengurangi transaksi dalam jumlah besar di masa pandemi.

Baca Juga: Tabungan Emas Pegadaian Kini Hadir di Aplikasi Shopee

Selama pandemi pula, aktivitas belanja masyarakat lebih banyak melibatkan pembayaran digital.

ShopeePay kembali menghadirkan kampanye ikonik Rp1 pada 1-11 November 2020 yang diklaim perusahaan sejalan dengan tingginya antusiasme masyarakat dalam bertransaksi digital, terutama di kategori belanja di momen euforia Shopee 11.11 Big Sale.

Selain kategori belanja, kampanye ShopeePay Deals Rp1 juga membawa tema Jajan dan Makan yang memfasilitasi transaksi contactless di merchant-merchant pilihan seperti  Burger King, Fore Coffee, Bakmi GM, Solaria, Janji Jiwa, Auntie Anne's, Gong Cha, dan lain-lain.

Program ini tersedia di fitur Deals Sekitarmu yang terintegrasi di aplikasi Shopee, fitur inovasi O2O (online-to-offline) ShopeePay yang memungkinkan para pengguna untuk mengakses voucer diskon dan cashback yang sesuai lokasi terdekat para pengguna.

"Kampanye ShopeePay Deals Rp1 merupakan salah satu inisiatif untuk mengedukasi manfaat transaksi non-tunai, dan di saat yang bersamaan membantu para merchant kami untuk menjangkau para pelanggannya. Kami harap inisiatif ini dapat mendukung upaya memutuskan rantai penyebaran Covid-19 di Indonesia lewat peningkatan adopsi transaksi non-tunai," tutup Cindy. 

Faktanya, perbandingan antara jumlah penduduk di Indonesia dengan bahan bacaan belum seimbang. Dari 90 orang, akses bacaan yang tersedia hanya satu buku. Berantas hoaks dengan #BacaSampaiTuntas

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini